Showing posts with label Tokoh. Show all posts
Showing posts with label Tokoh. Show all posts

Update Lengkap Tokoh yang Dipanggil Jokowi

Update Daftar Lengkap Tokoh yang Dipanggil Jokowi ke IstanaPresiden Jokowi memanggil para tokoh ke Istana. Sudah hampir 34 tokoh yang datang selama dua hari ini. Berikut daftar para tokoh yang sudah dipanggil Presiden Jokowi ke Istana dan kemungkinan bakal menjadi Menteri di Kabinet Kerja II Jokowi Ma'ruf 2019. Calon menteri Susunan kabinet kerja Jokowi periode 2 tahun 2019 sampai 2024 :

34. Dr Terawan Agus Putranto - Dokter kepresidenan RI
33. Agus Suparmanto - Ketua Umum PB Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi)
32. Teten Masduki - mantan Kepala Staf Kepresidenan Indonesia
31. Johnny G Plate - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat DPR RI Partai Nasdem
30. Bambang Brodjonegoro - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional
29. Tjahjo Kumolo - Menteri Dalam Negeri Indonesia
28. Moeldoko - Kepala staf TNI Angkatan Darat
27. Sofyan Djalil - Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia
26. Yasonna Laoly - mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
25. Budi Karya Sumadi - Menteri Perhubungan Indonesia
24. Bahlil Lahadalia - Ketua Umum BPP HIPMI periode 2015–2019
23. Zainudin Amali - Politikus senior Partai Golkar
22. Abdul Halim Iskandar - Politikus Kebangkitan Bangsa (PKB)
21. Fachrul Razi - mantan Wakil Panglima TNI
20. Ida Fauziyah - Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
19. Basuki Hadimuljono - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)
18. Suharso Monoarfa - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
17. Siti Nurbaya Bakar - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) 2014-2019
16. Juliari Batubara - Anggota DPR RI periode 2014-2019
15. Agus Gumiwang - Mantan Menteri Sosial
14. Syahrul Yasin Limpo - Mantan Gubernur Sulawesi Selatan
13. Sri Mulyani - Menteri Keuangan Periode 2014 - 2019
12. Edhy Prabowo - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra
11. Prabowo Subianto - Ketua Umum Partai Gerindra
10. Nico Harjanto - Ketua Populi Center mantan Staf Khusus Presiden
9. Fadjroel Rachman - Komisaris Utama Adhi Karya
8. Pratikno - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) periode 2014-2019
7. Airlangga Hartarto - Menteri Perindustrian periode 2014-2019
6. Tito Karnavian - Kapolri
5. Wishnutama - Komisaris Utama NET Mediatama Televisi
4. Erick Thohir - Bos Mahaka Group
3. Nadiem Makarim - CEO Founder Gojek
2. Tetty Paruntu - Bupati Minahasa Selatan
1. Mahfud MD - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK)
34. Dr Terawan Agus Putranto - Dokter kepresidenan RI
33. Teten Masduki - mantan Kepala Staf Kepresidenan Indonesia
32. Agus Suparmanto - Ketua Umum PB Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi)
31. Johnny G Plate - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat DPR RI Partai Nasdem
30. Bambang Brodjonegoro - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional
29. Tjahjo Kumolo - Menteri Dalam Negeri Indonesia
28. Moeldoko - Kepala staf TNI Angkatan Darat
27. Sofyan Djalil - Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia
26. Yasonna Laoly - mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
25. Budi Karya Sumadi - Menteri Perhubungan Indonesia
24. Bahlil Lahadalia - Ketua Umum BPP HIPMI periode 2015–2019
23. Zainudin Amali - Politikus senior Partai Golkar
22. Abdul Halim Iskandar - Politikus Kebangkitan Bangsa (PKB)
21. Fachrul Razi - mantan Wakil Panglima TNI
20. Ida Fauziyah - Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
19. Basuki Hadimuljono - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)
18. Suharso Monoarfa - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
17. Siti Nurbaya Bakar - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) 2014-2019
16. Juliari Batubara - Anggota DPR RI periode 2014-2019
15. Agus Gumiwang - Mantan Menteri Sosial
14. Syahrul Yasin Limpo - Mantan Gubernur Sulawesi Selatan
13. Sri Mulyani - Menteri Keuangan Periode 2014 - 2019
12. Edhy Prabowo - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra
11. Prabowo Subianto - Ketua Umum Partai Gerindra
10. Nico Harjanto - Ketua Populi Center mantan Staf Khusus Presiden
9. Fadjroel Rachman - Komisaris Utama Adhi Karya
8. Pratikno - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) periode 2014-2019
7. Airlangga Hartarto - Menteri Perindustrian periode 2014-2019
6. Tito Karnavian - Kapolri
5. Wishnutama - Komisaris Utama NET Mediatama Televisi
4. Erick Thohir - Bos Mahaka Group
3. Nadiem Makarim - CEO Founder Gojek
2. Tetty Paruntu - Bupati Minahasa Selatan
1. Mahfud MD - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK)

Selengkapnya

Mr Crack - Superhero Kebanggaan Indonesia

Mr Crack - Superhero Kebanggaan Indonesia
Sumber Gambar : GODZILLARGE
Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie, FREng (lahir di Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936 – meninggal di Jakarta, 11 September 2019 pada umur 83 tahun adalah Presiden Republik Indonesia yang ketiga. Dari sekian banyak presiden Indonesia, B. J. Habibie merupakan satu-satunya Presiden yang berasal dari etnis Gorontalo, Sulawesi dari garis keturunan Ayahnya yang berasal dari Kabila, Gorontalo dan etnis Jawa dari ibunya yang berasal dari Yogyakarta. Saat ini, Pemerintah Provinsi Gorontalo telah menginisiasi dibangunnya Monumen B.J. Habibie di depan pintu gerbang utama Bandar Udara Djalaluddin, di Kabupaten Gorontalo. Selain itu, masyarakat Provinsi Gorontalo pun sempat mengusulkan nama B.J. Habibie digunakan sebagai nama universitas negeri setempat, menggantikan nama Universitas Negeri Gorontalo yang masih digunakan.

Kisah dari julukan tersebut berawal ketika di tahun 1960an sering terjadi sebuah kecelakaan pesawat yang setelah diteliti. Ternyata hal tersebut terjadi karena kerusakan kontruksi pesawat yang belum bisa terdeteksi, dari sinilah kiprah dan karir BJ Habibie mulai terlihat. BJ Habibie mampu memecahkan permasalahan tersebut dengan menemukan teori dan menghitung rambatan titik kerusakan yang terjadi pada logam. Karena menurutnya sebuah logam tentu juga memiliki titik kelelahan sama seperti manusia. Dan titik yang paling rawan terkena kerusakan tersebut adalah pada sambungan antara badan dan juga sayap pesawat. Atau bisa juga terjadi di antara sayap pesawat dan dudukan mesin pesawat.

Saat kerusakan terjadi maka akan ada keretakan logam yang sering juga disebut dengan Crack. Dan pada saat itu belum ada satupun alat yang mampu mendeteksi adanya Crack tersebut. Dan hebatnya BJ Habibie mampu menemukan perhitungan mengenai hal tersebut dengan rinci dan hingga pada perhitungan atom logamnya. Sangat hebat bukan? Dengan adanya perhitungan yang ditemukan oleh BJ Habibie tersebut kini dunia penerbangan sudah bisa menghitung dengan rinci adanya Crack yang mungkin akan menyebabkan bahaya pada pesawat. Sehingga dengan adanya perhitungan tersebut kini pesawat-pesawat bisa terbang dengan lebih aman. Nah sejak saat itulah ia dijuluki dengan julukan Mr. Crack. Demikian prestasi BJ Habibie yang sangat dipandang di mata dunia karena ialah satu-satunya orang yang mampu menemukan teori Crack tersebut.
Selengkapnya

Daftar Publikasi dan Penghargaan Ridwan Kamil

Daftar Publikasi dan Penghargaan Ridwan KamilMochamad Ridwan Kamil, ST. MUD. (lahir di Bandung, 4 Oktober 1971; umur 43 tahun) adalah Wali Kota Bandung periode 2013-2018. Sebelum menjadi pejabat publik, pria yang akrab dipanggil Kang Emil ini memiliki karier sebagai seorang arsitek dan dosen tidak tetap di Institut Teknologi Bandung. Emil merupakan putra dari pasangan Dr. Atje Misbach, S.H (alm.) dan Dra. Tjutju Sukaesih. Pada tahun 2013 Emil yang dari kalangan profesional dicalonkan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai GERINDRA sebagai walikota Bandung dengan didampingi oleh Oded Muhammad Danial sebagai calon wakil walikota. Dalam Rapat Pleno Komisi Pemilihan Umum Kota Bandung pada 28 Juni 2013, pasangan ini unggul telak dari tujuh pasangan lainnya dengan meraih 45,24% suara sehingga Pasangan Ridwan Kamil - Oded Muhammad Danial (RIDO) ditetapkan menjadi pemenang dalam Pemilihan umum Wali Kota Bandung 2013.

Publikasi

Hasil-hasil karya Urbane:

Universitas Tarumanegara Kampus 1, Jakarta (2005)
Mesjid Agung Sumatra Barat, Mahligai Minang (2006)
Paramount Lakes Gading Serpong, (2006)
Gramedia Expo Surabaya (2006)
Masjid Cibubur, Bogor (2007)
Bintaro X-Change, Tangerang (2007)
Kota Jababeka Remasterplan, Cikarang (2007)
Kampus UMN, Serpong (2007)
Area 24, Jakarta (2007)
Hotel Santika Premiere, Medan (2007)
Jembatan Westdrain Ancol, Jakarta (2007)
Kuningan City, Jakarta (2007)
Bottle House (Rumah Botol), Bandung (2008)
Paramount Gateaway, Serpong (20078
Masjid Al-Irsyad Kota Baru Parahyangan, Kab. Bandung Barat (2008)
Springhill Royal Residences, Jakarta (2008)
Kantor BUMN, Jakarta (2008)
The Convergence, Jakarta (2008)
Rusunami Sentra Timur, Cakung (2008)
Pusat Kesenian dan Kebudayaan Universitas Indonesia, Depok (2009)
The Magix Box, Fakultas Seni Budaya Universitas Indonesia (2009)
Medan Focal Point, Medan (2009)
Museum Taufik Hidayat, Jakarta (2009)
Masjid Semarang, Semarang (2010)
Masjid Suramadu, Madura (2010)
Masjid Gegerkalong, Bandung (2010)
Museum Tsunami Aceh-Rumoh Aceh, NAD (2010)
Harris Hotel Bogor, Bogor (2011)
Masjid Antapani, Bandung (2011)
Heteropia Office Tower, Jakarta (2011)
Kantor Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Jakarta (2012)
Hotel Tangerang, Banten (2011)
Hotel Horison Ultima, Purwokerto (2011)
Hotel Tijili Seminyak, Bali (2011)
18 Office Park, Jakarta (2011)
Discovery World Taman Mini Indonesia Indah, Cibubur, Bogor (2011)
United Tractors office, Bekasi (2012)
LKPP Office, Jakarta (2012)
Bank Saudara Office, Bandung (2012)
Essence Apartment, Jakarta (2012)
Kirana Two, Jakarta (2012)
Senayan Aquatic Stadium, Jakarta (2012)
Masjid Al-Azhar, Summarecon, Bekasi (2013)
Masjid Emerald Bintaro, Tangerang (2013)

Sosial dan Komunitas.

Taman Bermain Babakan Asih Kopo Bandung. Ini adalah program perbaikan kampung dengan cara membeli sepetak tanah untuk menjadi taman bermain anak dan kegiatan lomba mewarnai dinding kampung dengan gambar-gambar kreatif.
Komunitas Bandung Berkebun. Kegiatan ini adalah cara warga Bandung memanfaatkan lahan-lahan kosong untuk dihijaukan oleh tanaman pertanian seperti sayur-sayuran. Lokasi kebun-kebun ini juga menjadi ruang sosial sebagai alternatif akhir pekan bagi anak-anak. Hasil panen sebagian di jual untuk penghasilan tambahan anggota komunitas.
Gerakan indonesia Bersepeda (Bike Bdg). Kegiatan ini memberikan pilihan kepada warga kota bandung untuk beraktifitas sehari-hari dengan sepeda sewa (Bike Sharing).
Deklarasi Babakan Siliwangi sebagai Hutan Kota Dunia PBB.

Arsitektur.

Bandung Creative Park Project : Taman Cikapayang Dago
Masjid Merapi, merupakan proyek sosial yang menggunakan abu letusan gunung merapi dikonversi menjadi batako.
Rumah Gempa Padang, Proyek sosial ini merupakan pembangunan rumah-rumah tahan gempa dengan material kayu dan bambu lokal.
Lampu Botol (Walking Brain).
Bottle House, rumah yang dirancang dengan konsep ‘courtyard house’ dibangun dengan lebih dari 30000 botol bekas.
Museum Tsunami Aceh. Museum ini merupakan hasil desain karya sayembara pada tahun 2007 untuk memperingati musibah Tsunami

Penghargaan

2013

Urban Leadership Award dari Univ Pensylvania, AS[3]

2012

Pikiran Rakyat Award 2012 untuk Tokoh Muda Kreatif
Winner International Young Design Entrepreneur of the Year from British Council Indonesia
Google Chrome l Web Heroes for Indonesia Berkebun
Indonesia Green Awards “Penghargaan Penginspirasi Bumi”, Penggagas Indonesia Berkebun
Indonesia Green Awards “Penghargaan Penginspirasi Bumi”, Green Building Rasuna Epicentrum

2011

Green Leadership Award for Al-Irsyad Mosque from BCI Asia
Top 5, Best Building of The Year 2010 from ArchDaily for Al-Irsyad Mosque

2010

BCI Asia Top Ten Architecture Business Award
Winner third prize : Design Competition Suramadu Mosque
The 6th Winner of The Best Design Architecture Consultant, Citradata Award

2009

Architect of the Year from Elle Décor Magazine.
BCI Asia Top Ten Architecture Business Award
Winner first prize : Design Competition University of Indonesia Cultural Center

2008

Winner first prize : Design competition for Tangerang Gateway, 2008
BCI Asia Top Ten Architecture Business Award 2007
Winner first prize : International Design competition for Aceh Tsunami Museum
Winner first prize : Design competition Bintaro CBD Master Plan, Jakarta
Winner first prize : Design competition Jakarta Stock Exchange, Jakarta

2007

Winner first prize : International Design competition for Aceh Tsunami Museum
Winner first prize : Design competition Bintaro CBD Master Plan, Jakarta
Winner first prize : Design competition Jakarta Stock Exchange, Jakarta

2006

Winner International Young Design Entrepreneur of the Year from British Council Indonesia
Winner Best Commercial/Superblock Project for Rasuna Epicentrum by Property&Bank Magazine
Winner Mowilex Design Awards (Al-Azhar International School)
Winner first prize : Design competition Kemayoran Urban Gateway
Winner second prize : National design competition - Penabur International School, Jakarta

2005

Winner first prize : International Design competition Waterfront Retail Masterplan, Suzhou, RRC
Winner first prize : International Design competition Kunming Tech Park, Kunming, RRC
Winner first prize : Design competition - IT-Center Pupuk Kaltim, Balikpapan
Winner first prize : National design competition – University of Tarumanagara
Winner second prize : National design competition - Agung Sedayu Club House, Jakarta
Winner third prize : National design competition Jatinegara District Revitalization, Jakarta

2004

Winner first prize : International Design competition - Islamic Center, Beijing, RRC,
Winner second prize : Design competition Senen District Revitalization
Urban Architecture di Universitas Tarumanegara, Rasuna Epicentrum, dan Area Expo Surabaya.
JSX Tower.
Gan and Oil Tower, Jakarta.
Sahid Twin Tower, Jakarta.
Beijing Finance Street superblock.
Masjid Al Irsyad Kota Baru parahyangan, Jawa barat.
Urban Design di Jedah Town, dan Al Noor Ecopolis di Syria.
Selengkapnya

Daftar 100 Orang Berpengaruh di Jateng

Daftar 100 Orang Berpengaruh di JatengSeiring kiprahnya sebagai peneliti sekaligus pimpinan perguruan tinggi yang dinilai penting bagi masyarakat, Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Dr Fathur Rokhman MHum masuk dalam daftar 100 tokoh berpengaruh di Jawa Tengah.

Seperti dilansir dari laman resmi Unnes, Prof Fathur Rokhman mengatakan bahwa namanya masuk daam daftar tersebut karena Unnes. Dia menyebut, tidak mungkin dia bisa masuk ke daftar ini tanpa Unnes. Jadi sebenarnya, yang masuk daftar ini adalah Universitas Negeri Semarang.

Adapun, daftar tersebut dapat dilihat dalam buku 100 Tokoh Jawa Tengah Edisi 2015 yang diluncurkan, di Hotel Santika Semarang belum lama ini. Selain akademisi, sejumlah nama dari bidang politik, pemerintahan, agama, bisnis, pendidikan, kesenian, kesehatan, dan hukum juga masuk dalam daftar ini.

Dari bidang pemerintahan dan politik, misalnya, terdapat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menteri dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat, dan Wakil Ketua MPR RI Taufik Kurniawan.

Editor Buku, Bambang Sadono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ke seratus tokoh ini adalah tokoh pilihan yang sudah dipilih dengan metode seobjektif mungkin. Daftar 100 tokoh tersebut disusun secara alfabetis sehingga tidak mencerminkan peringkat.

(Andika Primasiwi/ CN26 / SM Network)
Selengkapnya

Daftar 25 Tokoh Kuat Dunia 2014 Majalah Forbes

Daftar 25 Tokoh Kuat Dunia 2014 Majalah ForbesMajalah Forbes merilis daftar 72 orang paling berkuasa di dunia tahun 2014. Tak cuma tokoh-tokoh berusia di atas setengah abad, daftar ini juga memuat sepuluh pemuda yang berpengaruh besar bagi kehidupan warga dunia.

Majalah Forbes kembali menempatkan Presiden Rusia, Vladimir Putin sebagai tokoh pemimpin terkuat dunia. Putin mengalahkan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama yang ada di urutan kedua. Tahun lalu, majalah tersebut juga menempatkan sosok Putin di atas Obama sebagai pemimpin berpengaruh di dunia. Selain kedua tokoh itu, majalah itu secara lengkap merilis puluhan tokoh dunia, termasuk di antaranya beberapa miliarder muda.

Yang berbeda, pada tahun ini Perdana Menteri Australia, Tony Abbott dicoret dari daftar. Sebaliknya tokoh Australia seperti Rupert Murdoch, Gina Rinehart justru masuk. “Kekuatan telah mencakup banyak hal. Tidak cukup untuk salah satu dari mereka. Tidak ada yang akan memanggil Vladimir Putin orang baik,” kata editor senior Forbes, Caroline Howard, mengomentari penempatan sosok Putin di urutan pertama tokoh kuat dunia.

”Pada tahun 2014, ia menjadi tokoh kuat dengan ‘mencaplok’ Crimea dan mengobarkan perang proxy yang burukdi negara tetangganya, Ukraina, di mana puncaknya Rusia (dituduh) memasok rudal untuk menembak jatuh sebuah pesawat sipil,” lanjut dia mengacu pada tragedi jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 yang disebut-sebut ditembak jatuh separatis Ukraina pro-Moskow. ”Skor otokrat Rusia Vladimir Putin memiliki poin tertinggi pada 2014. Dia adalah pemimpin tak terbantahkan dari negara nuklir yang kaya energi,” tulis Howard, seperti dikutip news.com.au, Kamis (6/11/2014).

Dari puluhan tokoh kuat dunia versi Frobes, berikut 25 tokoh teratas:

1. Vladimir Putin, Presiden Rusia. [ Lihat Biografi ]
2. Barack Obama, Presiden Amerika Serikat.
3. Xi Jinping, Presiden China.
4. Paus Fransiskus, Pemimpin Vatikan.
5. Angela Merkel, Kanselir Jerman.
6. Janet Yellen, Kepala Bank Sentral Amerika Serikat
7. Bill Gates, Pendiri Bill & Melinda Gates Foundation [ Lihat Biografi ]
8. Mario Draghi, Presiden Bank Sentral Eropa.
9. Sergey Brin, salah satu pendiri Google. [ Lihat Biografi ]
9. Larry Page, salah satu perintis Google.. [ Lihat Biografi ]
10. David Cameron, Perdana Menteri Inggris.
11. Abdullah bin Abdul Aziz Al Saud, Raja Arab Saudi
12. Warren Buffett, miliarder Berkshire Hathaway.
13. Li Keqiang, Menteri China.
14. Carlos Slim Helu, bos ritel Amerika.
15. Narendra Modi, Perdana Menteri India.
16. Jeff Bezos, pendiri Amazon.com.
17. Francois Hollande, Presiden Prancis.
18. Jamie Dimon, bos JPMorgan Chase.
19. Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran.
20. Rex Tillerson, bos Exxon Mobil.
21. Jeffrey Immelt, bos General Electric.
22. Mark Zuckerberg, pendiri Facebook. [ Lihat Biografi ]
23. Michael Bloomberg, bos Bloomberg.
24. Charles dan David Koch, bos Koch Industri.
25. Timotius Cook, tokoh Apple.

Dalam daftar yang dirilis pada Rabu, 5 November 2014, waktu Amerika Serikat itu, Forbes menempatkan pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, sebagai tokoh muda yang paling powerful tahun ini. Menurut Forbes, pamor Zuckerberg terus bersinar seiring bertambahnya kekuatan perusahaan-perusahaan Internet semacam Facebook.

Zuckerberg yang kini berusia 30 tahun duduk di daftar puncak orang muda paling berkuasa lantaran memiliki aset di atas US$ 30 miliar. Selain itu, Facebook yang dibuat Zuckerberg saat masih kuliah dianggap mempengaruhi kehidupan separuh warga dunia. Apalagi banyak pemimpin dunia yang menggunakan Facebook sebagai media komunikasi.

Selain Zuckerberg, daftar pemuda paling berkuasa 2014 versi Forbes diisi oleh pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, dan bos Islamic State Irak and Syria (ISIS), Abu Bakr al-Baghdadi. Berikut ini daftarnya.

1. Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg. Usia 30 tahun. [ Lihat Biografi ]
2. Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un. Usia 31 tahun.
3. Pendiri Google, Sergey Brin. Usia 41 tahun.. [ Lihat Biografi ]
4. Cofounder Google, Larry Page. Usia 41 tahun.. [ Lihat Biografi ]
5. Bos Tesla dan Space Exploration Technologies Corp, Elon Musk. Usia 43 tahun.
6. Bos Tencent dan We Chat, Ma Huateng. Usia 43 tahun.
7. Pemimpin ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi. Usia 43 tahun.
8. Bos Baidu, Robin Li. Usia 45 tahun.
9. Bos Samsung, Jay Y. Lee. Usia 46 tahun.
10. CEO Microsoft, Satya Nadella. Usia 47 tahun.


Sumber: Forbes. - Biografi Tokoh Dunia
Selengkapnya

Daftar Para Wanita Peraih Nobel Dunia

All These Amazing Nobel Women

Alice Munro
Depicts difficult relationships and moral conflicts

Ellen Johnson Sirleaf
Contributes to securing peace in Liberia

Leymah Gbowee
Works to bring an end to war in Liberia

Tawakkol Karman
Struggles for women's rights in Yemen

Elinor Ostrom
Studied the management of common property

Herta Müller
Depicts corruption, intolerance and repression

Elizabeth Blackburn
Identified the enzyme telomerase

Carol Greider
Identified the enzyme telomerase

Ada Yonath
Showed what the ribosome looks like and how it functions at the atomic level

Françoise Barré-Sinoussi
Discovered the human immunodeficiency virus (HIV)

Doris Lessing
Wrote about how and why we live

Wangari Maathai
Founded the Green Belt Movement and mobilized poor women to plant trees in Africa

Linda Buck
Discovered how our sense of smell works

Elfriede Jelinek
Criticizes society in her writing

Shirin Ebadi
Works for human rights in Iran

Jody Williams
Works to ban and remove anti-personnel land mines

Wislawa Szymborska
Wrote poetry that links the past with the present

Christiane Nüsslein-Volhard
Discovered genetic mechanisms controlling early development

Toni Morrison
Writes about black women in a male dominated society

Rigoberta Menchú Tum
Campaigns for human rights in Guatemala

Nadine Gordimer
Depicts the consequences of apartheid

Aung San Suu Kyi
Works for democracy and human rights in Myanmar

Rosalyn Yalow
Developed a methodology for the determination of protein hormones in the blood

Gertrude B. Elion
Discovered important principles for drug treatment

Rita Levi-Montalcini
Investigated how the nervous system grows and develops

Barbara McClintock
Discovered mobile genetic elements, "jumping genes"

Alva Myrdal
Played a central role in the United Nations' disarmament negotiations

Mother Teresa
Worked for the poor in Calcutta through her order, the Missionaries of Charity

Betty Williams
Founded a grassroots movement against violence in Northern Ireland

Mairead Corrigan
Founded a grassroots movement against violence in Northern Ireland

Nelly Sachs
Represents the tragedy of the Jewish people in her writing

Dorothy Crowfoot Hodgkin
Determined the crystal structures of penicillin and vitamin B12

Maria Goeppert Mayer
Made the first advanced model of nuclear structure

Gerty Cori
Worked on glycogen and glucose metabolism

Emily Greene Balch
Leader of the American peace movement

Gabriela Mistral
Wrote lyrical poetry

Pearl Buck
Wrote about peasant life in China

Jane Addams
Social worker active in the peace movement

Sigrid Undset
Wrote powerful descriptions of Northern life during the Middle Ages

Grazia Deledda
Portrayed the harsh life in Sardinia in her poetry

Irène Joliot-Curie
Discovered artificial radioactivity

Selma Lagerlöf
Depicted the life of Nordic peasants

Bertha von Suttner
Active in the peace movement

Marie Curie
Discovered the elements radium and polonium

Selengkapnya

Daftar Tokoh Pahlawan Nasional Indonesia

Pahlawan Nasional adalah gelar yang diberikan kepada Warga Negara Indonesia atau seseorang yang berjuang melawan penjajahan di wilayah yang sekarang menjadi wilayah Indonesia yang gugur atau meninggal dunia demi membela bangsa dan negara, atau yang semasa hidupnya melakukan tindakan kepahlawanan atau menghasilkan prestasi dan karya yang luar biasa bagi pembangunan dan kemajuan bangsa dan negara Indonesia.

Gelar Pahlawan Nasional ditetapkan oleh presiden. Sejak dilakukan pemberian gelar ini pada tahun 1959, nomenklaturnya berubah-ubah. Untuk menyelaraskannya, maka dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 disebutkan bahwa gelar Pahlawan Nasional mencakup semua jenis gelar yang pernah diberikan sebelumnya, yaitu:

Pahlawan Perintis Kemerdekaan
Pahlawan Kemerdekaan Nasional
Pahlawan Proklamator
Pahlawan Kebangkitan Nasional
Pahlawan Revolusi
Pahlawan Ampera

Berikut adalah daftar tokoh Pahlawan Nasional Indonesia. Daftar ini disusun berdasarkan huruf atau abjad :

A

Agustinus Adisoetjipto
Ageng Tirtayasa dari Banten
Ahmad Yani
Noer Alie
Pangeran Antasari
Zainul Arifin
Kusumah Atmaja
Bagindo Azizchan

B

Hasan Basry
Basuki Rahmat
Ali Haji bin Raja Haji Ahmad
T.B. Simatupang

C

Idham Chalid

D

Andi Sultan Daeng Radja
Daftar tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia
Ahmad Dahlan
Syarif Kasim II dari Siak
Katamso Darmokusumo
Pengguna:Dede2008/Contoh artikel
Ki Hadjar Dewantara
Cut Nyak Dhien
Teungku Chik di Tiro
Johannes Abraham Dimara
Oto Iskandar di Nata
Diponegoro
Djatikoesoemo
Andi Djemma
Izaak Huru Doko
Ernest Douwes Dekker

F

KH Fakhruddin
Fatmawati
Raja Haji Fisabilillah

G

Adenan Kapau Gani
Ida Anak Agung Gde Agung

H

Abdoel Halim
Abdul Halim (1887-1962)
Hamengkubuwana IX
Hamengkubuwana I
Haji Abdul Malik Karim Amrullah
Amir Hamzah
Mas Tirtodarmo Harjono
Sultan Hasanuddin
Hasjim Asy'ari
Wahid Hasjim
Mohammad Hatta
Hazairin
Ignatius Joseph Kasimo Hendrowahyono

I

I Gusti Ketut Pudja
Tuanku Imam Bonjol
Marthen Indey
Iskandar Muda dari Aceh
Iswahjoedi

J

Usman Janatin
Herman Johannes
Wilhelmus Zakaria Johannes


K

Frans Kaisiepo
Djoeanda Kartawidjaja
Kartini
I Gusti Ketut Jelantik
Yusuf Al-Makasari
Kiras Bangun
Iwa Koesoemasoemantri

L

Arie Frederik Lasut
Johannes Leimena
John Lie
Ferdinand Lumbantobing

M

La Madukelleng
Tan Malaka
Adam Malik
Gatot Mangkoepradja
Mangkunegara I
Tjipto Mangoenkoesoemo
Ki Sarmidi Mangunsarkoro
Mas Mansoer
Andi Mappanyukki
Maria Walanda Maramis
Raden Eddy Martadinata
Ismail Marzuki
Andi Abdullah Bau Massepe
Haji Misbach
Moestopo
Moewardi
Robert Wolter Monginsidi
Teuku Muhammad Hasan
Abdoel Moeis
Zainal Mustafa

N

Abdul Haris Nasution
Mohammad Natsir
Pajonga Daeng Ngalie Karaeng Polongbangkeng
I Gusti Ngurah Rai
Nuku Muhammad Amiruddin
Nyai Ahmad Dahlan
Teuku Nyak Arif
Cut Nyak Meutia

P

Templat:Pahlawan Nasional Indonesia
Pakubuwana VI
Pakubuwana X
L. N. Palar
D.I. Pandjaitan
Silas Papare
Siswondo Parman
Pattimura
Halim Perdanakusuma
Syafruddin Prawiranegara
Alimin

R

Radin Inten II
Pengguna:Rahmatdenas/Proyek/Hamka
Pengguna:Rahmatdenas/Proyek/Rahmah
Sam Ratulangi
Achmad Rifa'i
Slamet Rijadi
Opu Daeng Risadju


R samb.

Tjilik Riwut
Ranggong Daeng Romo

S

Saharjo
Rasuna Said
Abdulrahman Saleh (pahlawan)
Agus Salim
Samanhudi
Dewi Sartika
Nyi Ageng Serang
Tumenggung Setia Pahlawan
Sisingamangaraja XII
Sutoyo Siswomiharjo
Siti Hartinah
Gatot Soebroto
Soedirman
Albertus Soegijapranata
Soekarno
Maskoen Soemadiredja
Oerip Soemohardjo
Soepeno
Soepomo
Wage Rudolf Soepratman
Soerjo
Tirto Adhi Soerjo
Soerjopranoto
Soetomo
Achmad Soebardjo
Yos Sudarso
Wahidin Soedirohoesodo
Sugiono
Suharso
Sultan Agung dari Mataram
Sultan Mahmud Badaruddin II
R. Suprapto (pahlawan revolusi)
Suprijadi
Untung Suropati
Soeroso
Sutomo
Sutan Syahrir
Thaha Syaifuddin dari Jambi

T

Tuanku Tambusai
Pierre Tendean
Mohammad Husni Thamrin
Harun Thohir
Martha Christina Tiahahu
Pong Tiku
Oemar Said Tjokroaminoto
Karel Satsuit Tubun

U

Teuku Umar
Pati Unus

W

Nani Wartabone
Radjiman Wedyodiningrat
Sukarjo Wiryopranoto

Y

Ilyas Ya'kub
Mohammad Yamin
Yap Thiam Hien

Selengkapnya

Daftar Orang Terkaya Indonesia versi Forbes

Majalah ekonomi Forbes kembali melansir daftar orang terkaya Indonesia. Dari data yang dikeluarkan Forbes pada Kamis 28 November 2013, sebagian besar yang masuk jajaran miliarder ini merupakan muka lama.

1. R. Budi & Michael Hartono, nilai kekayaan US$ 15 miliar
2. Eka Tjipta Widjaja & family, nilai kekayaan US$ 7 miliar
3. Anthoni Salim & family, nilai kekayaan US$ 6,3 miliar
4. Susilo Wonowidjojo & family, nilai kekayaan U$ 5,3 miliar
5. Chairul Tanjung, nilai kekayaan US$ 4 miliar
6. Sri Prakash Lohia, nilai kekayaan US$ 3,7 miliar
7. Boenjamin Setiawan & family, nilai kekayaan US$ 3 miliar
8. Peter Sondakh, nilai kekayaan US$ 2,7 miliar
9. Mochtar Riady & family, nilai kekayaan US$ 2,5 miliar
10. Sukanto Tanoto, nilai kekayaan US$ 2,3 miliar
11. Putera Sampoerna & family, nilai kekayaan US$ 2,15 miliar
12. Tahir, nilai kekayaan US$ 2,05 miliar
13. Bachtiar Karim, nilai kekayaan US$ 2 miliar
14. Theodore Rachmat, nilai kekayaan US$ 1,9 miliar
15. Martua Sitorus, nilai kekayaan US$ 1,85 miliar
16. Murdaya Poo, nilai kekayaan US$ 1,75 miliar
17. Ciliandra Fangiono & family, nilai kekayaan US$ 1,7 miliar
18. Achmad Hamami & family, nilai kekayaan US$ 1,5 miliar
19. Kartini Muljadi & family, nilai kekayaan US$ 1,42 miliar
20. Eddy Katuari & family, nilai kekayaan US$ 1,4 miliar
21. Low Tuck Kwong, nilai kekayaan US$ 1,37 miliar
22. Hary Tanoesoedibjo, nilai kekayaan US$ 1,35 miliar
23. Ciputra & family, nilai kekayaan US$ 1,3 miliar
24. Edwin Soeryadjaya, nilai kekayaan US$ 1,2 miliar
25. Djoko Susanto, nilai kekayaan US$ 1,17 miliar
26. Eka Tjandranegara, nilai kekayaan US$ 1,15 miliar
27. Harjo Sutanto, nilai kekayaan US$ 1,14 miliar
28. Soegiarto Adikoesoemo, nilai kekayaan US$ 1,04 miliar
29. Kusnan & Rusdi Kirana, nilai kekayaan US$ 1 miliar
30. Garibaldi Thohir, nilai kekayaan US$ 960 juta
31. Sjamsul Nursalim, nilai kekayaan US$ 950 juta
32. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono, nilai kekayaan US$ 940 juta
33. Kuncoro Wibowo & family, nilai kekayaan US$ 910 juta
34. Husain Djojonegoro & family, nilai kekayaan US$ 875 juta
35. Sudhamek, nilai kekayaan US$ 830 juta
36. Eddy Kusnadi Sariaatmadja, nilai kekayaan US$ 820 juta
37. Benny Subianto, nilai kekayaan US$ 790 juta
38. Aksa Mahmud, nilai kekayaan US$ 780 juta
39. Jogi Hendra Atmadja, nilai kekayaan US$ 760 juta
40. Santosa Handojo, nilai kekayaan US$ 750 juta
41. Prajogo Pangestu, nilai kekayaan US$ 745 juta
42. Hashim Djojohadikusumo, nilai kekayaan US$ 700 juta
43. Kiki Barki, nilai kekayaan US$ 680 juta
44. Alexander Tedja, nilai kekayaan US$670 juta
45. The Nin King, nilai kekayaan US$ 650 juta
46. Winato Kartono, nilai kekayaan US$ 590 juta
47. Sandiaga Salahuddin Uno, nilai kekayaan US$ 460 juta
48. Trihatma Haliman, nilai kekayaan US$ 450 juta
49. Arifin Panigoro, nilai kekayaan US$ 420 juta
50. Sutjipto Nagaria, nilai kekayaan US$ 390 juta

Menyusul daftar orang terkaya di Indonesia, majalah ekonomi Forbes kembali melansir daftar orang terkaya dunia. Namun daftar lengkap mengenai taipan-taipan ini baru akan dirilis pada 16 Desember nanti. Ada empat pendatang baru yang menarik disimak profilnya berikut ini.

1. George H Bishop - Taipan minyak ini telah lama tinggal di ladang minyak miliknya, GeoSouthern di Texas. Ladang minyak ini didirikan Bishop pada 1981. Saat ini Devon Energy membeli ladang minyaknya senilai US$6 miliar. Dari jumlah itu, sebesar US$1,5 miliar digunakan untuk membayar Blackstone, yang sebelumnya telah membiayai pengeboran. Sisa hasil penjualan akan masuk ke kas Bishop. Jika perkiraan total produksi minyak akurat, kesepakatan dengan Devon Energy diklaim akan memberi keuntungan sebesar US$4 miliar setelah dipotong utang dan pajak.

2. Ginette Moulin - Dia merupakan pemilik Galeries Lafayette. Pria berusia 86 tahun ini memiliki jaringan toko ritel di Prancis. Ia memiliki kekayaan US$3 miliar dari kepemilikan Groupe Galeries Lafayette, deretan department store kelas atas yang berjajar di Galeries Lafayette, yang sebelumnya didirikan kakeknya pada 1893.

3. Jane Lauder. - Dari namanya jelas ia adalah pemilik peruhasaan
kosmetik terkenal di dunia, Estee Lauder. Jane merupakan cucu pendiri perusahaan, Estee Lauder dan Ron Lauder. Ia masuk jajaran daftar orang terkaya dunia setelah bursa transfer besar-besaran. Wanita 40 tahun ini dan kakaknya, Aerin, 43 tahun, kini duduk di jajaran petinggi di Estee Lauder.

4. Philippe Cassegrain. - Pria ini pemilik perusahaan tas bermerek
Longchamp. Perusahaan tas asal Prancis ini didirikan orangtuanya pada 1948 mengalami pertumbuhan penjualan hingga 75 persen sejak 2009. Tahun lalu perusahaannya mencatatkan angka penjualan US$600 juta. Philippe dan ketiga anaknya saat ini mengendalikan bisnis perusahaan.

Selengkapnya

Daftar Peringkat Orang Terkaya indonesia 2013

Daftar Nama Orang Terkaya di indonesia 2013Daftar 150 orang terkaya Indonesia versi Majalah Globe Asia (2013) :

1. Robert Hartono & Michael Hartono, Djarum, USD 15,5 milyar
2. Eka Tjipta Widjaja, Sinar Mas, USD 13,1 milyar
3. Anthoni Salim, First Pacific, USD 10,1 milyar
4. Susilo Wonowidjojo, Gudang Garam, USD 6 milyar
5. Martua Sitorus, Wilmar International, USD 3,7 milyar
6. Aburizal Bakrie, Bakrie Group, USD 2,45 milyar
7. Putera Sampoerna, Sampoerna Strategic, USD 2,4 milyar
8. Peter Sondakh, Rajawali Group, USD 2,53 milyar
9. Mochtar Riady, Lippo Group, USD 2,15 milyar
10. Sukanto Tanoto, Royal Golden Eagle, USD 2,1 milyar
11. Sri Prakash Lohia, Indorama, USD 2,05 milyar
12. Chairul Tanjung, CT Corp, USD 2,05 milyar
13. T.P. Rachmat, Triputra & Adaro, USD 2 milyar
14. William Katuari, Wings Group, USD 1,8 milyar
15. Low Tuck Kwong, Bayan Resources, USD 1,7 milyar
16. Edwin Soeryadjaja, Saratoga, USD 1,7 milyar
17. Hary Tanoesoedibjo, MNC Group, USD 1,7 milyar
18. Tahir, Mayapada Group, USD 1,6 milyar
19. Sjamsul Nursalim, Gajah Tunggal Group, USD 1,6 milyar
20. Djoko Susanto, Sumber Alfaria Trijaya, USD 1,4 milyar
21. Suryadi Darmadi, Duta Palma Nusantara Group, USD 1,4 milyar
22. The Nin King, Manunggal Group, USD 1,38 milyar
23. Ciputra, Ciputra Group, USD 1,375 milyar
24. Kartini Muljadi & Handojo Slamet Muljadi, Tempo Group, USD 1,37 milyar
25. Trihatma K. Haliman, Agung Podomoro Group, USD 1,3 milyar
26. Jakob Oetama, Kompas-Gramedia Group, USD 1,3 milyar
27. Mu’min Ali Gunawan, Panin Group, USD 1,26 milyar
28. Boenjamin Setiawan, Kalbe Farma, USD 1,2 milyar
29. Teddy Thohir & Garibaldi Thohir, TNT Group, USD 1,2 milyar
30. Benjamin Jiaravanon, Charoen Pokphand Indonesia, USD 1,2 milyar
31. Hartadi & Husodo Angkosubroto, Gunung Sewu Group, USD 1,2 milyar
32. Prajogo Pangestu, Barito Pacific Group, USD 1,15 milyar
33. Kiki Barki, Harum Energy Group, USD 1,1 milyar
34. Murdaya Poo & Siti Hartati Murdaya, Central Cipta Murdaya, USD 1,1 milyar
35. Eddy Sariaatmadja & Fofo Sariaatmadja, SCTV, USD 1,1 milyar
36. Aksa Mahmud, Bosowa, USD 1,1 milyar
37. Hashim Djojohadikusumo, Arsari Group, USD 1,05 milyar
38. Martias & Tjiliandra Fangiano, First Resources, USD 1,05 milyar
39. Haryanto Adikoesoemo, AKR Corporindo, USD 1,05 milyar
40. A.H.K. Hamami, ABM Investment, USD 1 milyar
41. Benny Subianto, Persada Capital Group, USD 995 juta
42. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono, Harita Group, USD 990 juta
43. Soetjipto Nagaria, Summarecon, USD 925 juta
44. Rusdi Kirana, Lion Air Group, USD 920 juta
45. Sandiaga Uno, Saratoga & Recapital, USD 900 juta
46. Husein Djojonegoro, ABC & Orang Tua Group, USD 880 juta
47. Sugianto Kusuma, Agung Sedayu & Bank Artha Graha, USD 860 juta
48. Tomy Winata, Artha Graha Group, USD 820 juta
49. Luntungan Honoris, Modern Group, USD 805 juta
50. Alexander Tedja, Pakuwon Group, USD 765 juta
51. Kuncoro Wibowo, Ace Hardware, USD 728 juta
52. H.M. Lukminto, Sritex Group, USD 720 juta
53. Samin Tan, Borneo Lumbung Energy and Metal, USD 710 juta
54. Gunawan Jusuf, Sugar Group Companies, USD 710 juta
55. Osbert Lyman, Lyman Group, USD 695 juta
56. Johan Lensa, J Resources, USD 670 juta
57. Agus Sudwikatmono, Indika Energy, USD 665 juta
58. Handojo Santoso, Japfa Comfeed, USD 665 juta
59. Tan Siong Kie, Rodamas Group, USD 650 juta
60. Purnomo Prawiro, Blue Bird Group, USD 650 juta
61. Jan Darmadi, Jan Darmadi Group, USD 642 juta
62. Wiwoho B. Tjokronegoro, Indika Energy, USD 635 juta
63. Eka Tjandranegara, Mulia Group, USD 635 juta
64. George Tahija & Sjakon Tahija, Austindo Nusantara Jaya, USD 585 juta
65. Paulus Tumewu, Ramayana Group, USD 575 juta
66. Bachtiar Karim, Musim Mas, USD 575 juta
67. Rudolph Merukh & Lucky Merukh, Merukh Enterprises, USD 565 juta
68. Hendro Gondokusumo, Intiland, USD 555 juta
69. Hutomo Mandala Putra, Humpuss, USD 550 juta
70. Jusuf Kalla, Kalla Group, USD 550 juta
71. Amirsjah Risjad, Risjadson Group, USD 520 juta
72. Harjo Sutanto, Wings Group, USD 515 juta
73. Surjadinata Sumantri, Renaissance Capital, USD 510 juta
74. Arifin Panigoro & Hilmi Panigoro, Medco International, USD 510 juta
75. John Chuang, Ceres Indonesia & Petra Food, USD 505 juta
76. Subianto Tjandra, Ateja Group, USD 500 juta
77. Adyansyah Masrin & Jimmy Masrin, Lautan Luas Group, USD 495 juta
78. Tan Kian, Dua Mutiara, USD 490 juta
79. Sudhamek, Garuda Food, USD 475 juta
80. Sofjan Wanandi, Gemala Santini, USD 470 juta
81. Ginawan Tjondro, CNI Group, USD 465 juta
82. Henry Pribadi, Napan Group, USD 445 juta
83. Soegiharto Sosrodjoyo, Sosro Group, USD 445 juta
84. K. Gowindasamy, Mitra Jaya Group, USD 440 juta
85. Alim Markus, Maspion Group, USD 438 juta
86. Sutanto Djuhar, First Pacific, USD 420 juta
87. Iwan Budi Brasali & Aldo Brasali, Brasali Group, USD 420 juta
88. Mohammad Reza, Global Energy Resources, USD 415 juta
89. Rosan Roeslani, Recapital, USD 400 juta
90. Yos Sutomo, Sumber Mas, USD 390 juta
91. Surya Dharma Paloh, Media Group, USD 387 juta
92. Hendro Setiawan, Pikko Group, USD 380 juta
93. Dahlan Iskan, Jawa Pos Group, USD 370 juta
94. Sukamdani Sahid & Gitosardjono, Sahid Group, USD 367 juta
95. Jahja Santoso, Sanbe Farma, USD 360 juta
96. Dick Galael, Fast Food Indonesia, USD 350 juta
97. Muljadi Budiman, Honda Prospect Motor, USD 345 juta
98. Djoenaedi Joesoef, Konimex, USD 340 juta
99. Rudy Suliawan, Karang Mas Sejahtera, USD 335 juta
100. Oesman Sapta Odang, OSO Group, USD 330 juta
101. Kris Taenar Wiluan, Citra Mas Group, USD 325 juta
102. Didi Dawis, Ling Brothers, USD 320 juta
103. Tatang Hermawan, Fuju Palapa Textiles, USD 315 juta
104. Boyke Gozali, Mitra Adi Perkasa, USD 315 juta
105. Sugiono W. Sugialam, Trikomsel, USD 300 juta
106. Winarko Sulistyo, Fajar Surya Wisesa, USD 290 juta
107. Johny Widjaja, Sintesa Group, USD 290 juta
108. Benny Suherman, Studio 21 Group, USD 285 juta
109. Henry Onggo, Ratu Sayang Group, USD 270 juta
110. Mardjoeki Atmadiredja, Surya Toto Indonesia, USD 270 juta
111. Chandra Lie, Sriwijaya Air, USD 265 juta
112. Kaharudin Ongko, Ongko Group, USD 260 juta
113. Anton Setiawan, Tunas Group,USD 257 juta
114. Siswono Yudohusodo, Bangun Cipta Sarana, USD 255 juta
115. Pontjo Sutowo, Nugra Sentana Group, USD 245 juta
116. Karmaka Surjaudaja, OCBC, USD 240 juta
117. Johanes B. Kotjo, Apac Group, USD 240 juta
118. Sendi Bingei, Sumatra Tobacco Trading, USD 235 juta
119. Elizabeth Sindoro, Paramount Group, USD 235 juta
120. Tan Tjai Kie, Gunung Garuda Steel, USD 230 juta
121. Sri Sultan Hamengkubuwono X, USD 225 juta
122. Ilham Habibie & Thareq Habibie, Ilthabi Rekatama, USD 225 juta
123. Bambang Trihatmodjo, Asriland, USD 220 juta
124. Rachmat Gobel, Gobel International, USD 208 juta
125. Stanley S. Atmadja, Asco Automotive, USD 205 juta
126. Widarto, Sungai Budi Group, USD 205 juta
127. G.S. Margono, Gapura Prima, USD 205 juta
128. Tandean Rustandy, Arwana Citramulia, USD 202 juta
129. G. Lukman Pudjiadi, Jayakarta Group, USD 200 juta
130. Budi Purnomo Hadisurjo, Optik Melawai, USD 185 juta
131. Iskandar Widyadi, Bank Jasa Jakarta, USD 185 juta
132. Anna B. Manthovani, Kirana Tanker, USD 170 juta
133. Honggo Wendratno, Arsari Pratama, USD 155 juta
134. A. Tong, Roda Vivatex, USD 150 juta
135. Siti Hardijanti Rukmana, Citra Lamtoro Gung Persada, USD 150 juta
136. Sugianto, Metro Garmin Group, USD 145 juta
137. Rudy Unjoto, Deliatex Kusuma, USD 130 juta
138. Batihalim Stefanus, Nojorono Tobacco, USD 125 juta
139. Mintarjo Halim, Sandratex, USD 120 juta
140. Soedjono, Wira Sakti Adimulya, USD 117 juta
141. Setiawan Djody, Setdco Group, USD 117 juta
142. Fajar Suhendra, Sumatra Growth Group, USD 115 juta
143. Bambang Setijo, Pan Brothers, USD 110 juta
144. Jacobus Busono, Pura Group, USD 105 juta
145. Raam Punjabi, Multivision Plus, USD 101 juta
146. A. Siang Rusli, Kurnia Tetap Mulia, USD 99 juta
147. Marimutu Maniwanen, Busana Apparel Group, USD 98 juta
148. Ishak Charlie, Kurnia Tetap Mulia, USD 97 juta
149. Boedi Mranata, Adipurna Mranata Jaya, USD 96 juta
150. Tjandra Mindarta Gozali, Gozco Group, USD 93 juta

#Sumber : Majalah Globe Asia, edisi Juni 2013
Selengkapnya