Review iPhone 7 - iPhone 6 Harga Rp 1,7 Juta

Review iPhone 7 Mirip iPhone 6 Harga Rp 1,7 JutaApple dikabarkah tengah memproduksi generasi iPhone 6 selanjutnya. Kini, foto salah satu komponen smartphone andalan Apple itu sedang diproduksi massal dan beredar di dunia maya. Ponsel yang digadang-gadang dinamai iPhone 6s ini akan menjadi penerus iPhone 6 dan 6 Plus yang sudah diluncurkan dan dipasarkan tahun lalu.

Terlihat foto produksi itu menampakkan komponen panel yang akan menjadi menempel di layar iPhone 6s dan sudah diproduksi sejak akhir Juni kemarin. Foto tersebut berhasil diungkap oleh situs asal Prancis, Nowhereelse.fr.

Dilansir Mac Rumors, Jumat, 24 Juli 2015, itu menjadi sekilas awal yang akan menjadi bagian dari smartphone terbaru Apple. Disebutkan, berdasarkan informan, bahwa bagian-bagian iPhone 6s lainnya sedang dalam diproduksi dan siap dikirim ke lini perakitan.

Dengan berebarnya foto casing ini, menunjukkan iPhone 6s desainnya tak akan jauh berbeda dengan pendahulunya, iPhone 6 dan 6 Plus. Namun, hal itu bisa saja berbeda, sebab belum terungkap desain lainnya yang akan disematkan pada iPhone 6s tersebut.

Situs Nowhereelse.fr menyebutkan, informannya itu belum bisa mengkonfirmasi, apakah panel tersebut akan terbuat dari kristal safir atau tetap menggunakan Gorilla Glass. Namun, rumor yang beredar, panel dimungkinkan dibalut dengan kristal safir untuk generasi terbaru iPhone itu.

Keluarga baru iPhone tersebut digadang-gadang akan memiliki kamera 12 megapiksel, prosesor A9, dukungan Touch ID, RAM 2GB, dan pilihan warna emas.

Belum dirilis, tapi iPhone 6 sudah banyak dinantikan para penggemarnya. Ditengah-tengah maraknya berita jelang perilisan iPhone 6, produsen asal Tiongkok, UMi, akan merilis smartphone yang diberi nama UMi Hammer S yang memiliki desain sangat mirip dengan iPhone 6.

Hammer S yang sekilas tampak mirip dengan iPhone 6 akan dijual dengan harga terjangkau, USD 129,9 atau sekitar Rp 1,7 jutaan. Seri Hammer S akan hadir dengan bentang layar berukuran 5,5 inci, serta didukung oleh prosesor MediaTek 6735, RAM 2 GB, memori internal 16 GB, dan port USB Type-C.

Smartphone ini memiliki frame berbahan logam dengan desain layar tanpa bezel. Rencananya, seri ini akan dirilis kali pertama pada Agustus depan.

UMi dikenal pernah memproduksi smartphone tiruan iPhone 6 bernama Blackview Ultra A6. Blackview Ultra A6 yang dibanderol dengan harga USD100 atau sekira Rp1,2 jutaan merupakan smartphone Android lain produksi China yang menjadi perangkat kloning bagi iPhone 6.
Selengkapnya

Daftar Sepuluh Gunung Tertinggi di Indonesia

Daftar 10 Gunung Tertinggi di IndonesiaDaftar 10 Gunung Tertinggi di Indonesia – Diantara Gunung-gunung yang terdapat di Indonesia, Gunung Puncak Jaya yang terletak di Pulau Papua merupakan Gunung Tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 4.884 meter dari permukaan laut. Puncak Jaya juga merupakan Gunung Tertinggi di Benua Osenia dan termasuk salah satu dari 7 Puncak Dunia (Seven Summits). Sedangkan Gunung Tertinggi kedua di Indonesia adalah Puncak Mandala yang juga terletak di Pulau Papua dengan ketinggian 4.760 meter.

Berikut ini adalah daftar 10 Gunung Tertinggi di Indonesia beserta ketinggiannya dan lokasi gunung yang bersangkutan.

1. Puncak Jaya

Ketinggian : 4.884 meter
Pulau : Papua
Provinsi : Papua
Sebutan lain : Cartensz Pyramid
Penakluk Pertama : Anton Colijn, Jean Jacques Dozy dan Frits Wissel (Tahun 1936)

2. Puncak Mandala

Ketinggian : 4.760 meter
Pulau : Papua
Provinsi : Papua
Penakluk Pertama : Herman Verstappen, Arthur Escher, Max Tissing, Jan de Wijn dan Piet ter Laa (Tahun 1959)

3. Puncak Trikora

Ketinggian : 4.750 meter
Pulau : Papua
Provinsi : Papua
Sebutan lain : Wilhelmina Peak (digunakan hingga 1963)
Penakluk Pertama : Franssen Herderschee, Hubrecht and Versteeg (Tahun 1913)

4. Ngga Pilimsit

Ketinggian : 4.717 meter
Pulau : Papua
Provinsi : Papua
Sebutan lain : Mount Idenberg (nama yang digunakan oleh Kolonial Belanda)
Penakluk Pertama : Heinrich Harrer and Philip Temple (Tahun 1962)

5. Gunung Kerinci

Ketinggian : 3.805 meter
Pulau : Sumatera
Provinsi : Jambi
Sebutan lain : Peak of Indrapura/Indrapoera
Penakluk Pertama : Arend Ludolf van Hasselt en Daniël David Veth (Tahun 1877)
Keterangan : Gunung Berapi Tertinggi di Indonesia

6. Gunung Rinjani

Ketinggian : 3.726 meter
Pulau : Lombok
Provinsi : Nusa Tenggara Barat
Keterangan : Gunung Berapi

7. Gunung Semeru

Ketinggian : 3.676 meter
Pulau : Jawa
Provinsi : Jawa Timur
Penakluk Pertama : Clignet (Tahun 1838)
Keterangan : Gunung Berapi

8. Gunung Sanggar

Ketinggian : 3.564 meter
Pulau : Lombok
Provinsi : Nusa Tenggara Barat

9. Gunung Rantemario

Ketinggian : 3.478 meter
Pulau : Sulawesi
Provinsi : Sulawesi Selatan

10. Gunung Slamet

Ketinggian : 3.428 meter
Pulau : Jawa
Provinsi : Jawa Tengah
Keterangan : Gunung Berapi

Gunung adalah gundukan tanah yang sangat besar dan tinggi (lebih besar dan lebih tinggi dari bukit), yang biasanya digolongkan sebagai gunung adalah gundukan tanah atau bukit dengan ketinggian diatas 600 meter dari permukaan laut. Indonesia yang merupakan Negara kepulauan terbesar di Dunia ini tentunya memiliki banyak sekali gunung-gunung tinggi yang tersebar dari pulau Sumatera, pulau Jawa, pulau Kalimantan, pulau Sulawesi hingga pulau Papua.

Selengkapnya

Daftar Urutan Puncak Gunung Tertinggi Dunia

Daftar Puncak Gunung Tertinggi di DuniaGunung Everest (bahasa Inggris: Mount Everest) adalah gunung tertinggi di dunia (jika diukur dari paras laut). Rabung puncaknya menandakan perbatasan antara Nepal dan Tibet; puncaknya berada di Tibet. Di Nepal, gunung ini disebut Sagarmatha (सगरमाथा, bahasa Sanskerta untuk "Kepala Langit") dan dalam bahasa Tibet Chomolangma atau Qomolangma ("Bunda Semesta"), dilafalkan dalam bahasa Tionghoa 珠穆朗瑪峰 (pinyin: Zhūmùlǎngmǎ Fēng). Gunung ini mendapatkan nama bahasa Inggrisnya dari nama Sir George Everest. Nama ini diberikan oleh Sir Andrew Waugh, surveyor-general India berkebangsaan Inggris, penerus Everest. Puncak Everest merupakan salah satu dari tujuh puncak di dunia.

Berikut adalah daftar puncak gunung tertinggi di dunia dari permukaan laut:

Everest, pegunungan Himalaya, Nepal/Tibet, 29,035 ft / 8,850 m.
K2 (Godwin Austen), pegunungan Karakoram, Pakistan/Cina, 28,250 ft / 8,611 m.
Kangchenjunga, pegunungan Himalaya, India/Nepal, 28,169 ft / 8,586 m.
Lhotse I, pegunungan Himalaya, Nepal/Tibet, 27,940 ft / 8,516 m.
Makalu I, pegunungan Himalaya, Nepal/Tibet, 27,766 ft / 8,463 m.
Cho Oyu, pegunungan Himalaya, Nepal/Tibet, 26,864 ft / 8,188 m.
Dhaulagiri, pegunungan Himalaya, Nepal, 26,795 ft / 8,167 m.
Manaslu I, pegunungan Himalaya, Nepal, 26,781 ft / 8,163 m.
Nanga Parbat, pegunungan Himalaya, Pakistan, 26,660 ft / 8,125 m.
Annapurna, pegunungan Himalaya, Nepal, 26,545 ft / 8,091 m.
Gasherbrum I, pegunungan Karakoram, Pakistan/Cina, 26,470 ft / 8,068 m.
Puncak Broad, pegunungan Karakoram, Pakistan/Cina, 26,400 ft / 8,047 m.
Gasherbrum II, pegunungan Karakoram, Pakistan/Cina, 26,360 ft / 8,035 m.
Shishapangma (Gosainthan), pegunungan Himalaya, Tibet, 26,289 ft / 8,013 m.
Annapurna II, pegunungan Himalaya, Nepal, 26,041 ft / 7,937 m.
Gyachung Kang, pegunungan Himalaya, Nepal, 25,910 ft / 7,897 m.
Distaghil Sar, pegunungan Karakoram, Pakistan, 25,858 ft / 7,882 m.
Himalchuli, pegunungan Himalaya, Nepal, 25,801 ft / 7,864 m.
Nuptse, pegunungan Himalaya, Nepal, 25,726 ft / 7,841 m.
Nanda Devi, pegunungan Himalaya, India, 25,663 ft / 7,824 m.
Masherbrum, pegunungan Karakoram, Kashmir, 25,660 ft / 7,821 m.
Rakaposhi, pegunungan Karakoram, Pakistan, 25,551 ft / 7,788 m.
Kanjut Sar, pegunungan Karakoram, Pakistan, 25,461 ft / 7,761 m.
Kamet, pegunungan Himalaya, India/Tibet, 25,446 ft / 7,756 m.
Namcha Barwa, pegunungan Himalaya, Tibet, 25,445 ft / 7,756 m.
Gurla Mandhata, pegunungan Himalaya, Tibet, 25,355 ft / 7,728 m.
Ulugh Muztagh, Kunlun, Tibet, 25,340 ft / 7,723 m.
Kungur, Muztagh Ata, Cina, 25,325 ft / 7,719 m.
Tirich Mir, Hindu Kush, Pakistan, 25,230 ft / 7,690 m.
Saser Kangri, pegunungan Karakoram, India, 25,172 ft / 7,672 m.
Makalu II, pegunungan Himalaya, Nepal, 25,120 ft / 7,657 m.
Minya Konka (Gongga Shan), pegunungan Daxue, Cina, 24,900 ft / 7,590 m.
Kula Kangri, pegunungan Himalaya, Bhutan, 24,783 ft / 7,554 m.
Chang-tzu, pegunungan Himalaya, Tibet, 24,780 ft / 7,553 m.
Muztagh Ata, pegununganMuztagh Ata, Cina, 24,757 ft / 7,546 m.
Skyang Kangri, pegunungan Himalaya, Kashmir, 24,750 ft / 7,544 m.
Puncak Ismail Samani (dulu Puncak Stalin dan Puncak Komunis), pegunungan Pamir Tajikistan, 24,590 ft / 7,495 m.
Puncak Jongsong, pegunungan Himalaya, Nepal, 24,472 ft / 7,459 m.
Puncak Pobeda, Tien Shan, Kyrgyzstan, 24,406 ft/ 7,439 m.
Sia Kangri, pegunungan Himalaya, Kashmir, 24,350 ft / 7,422 m.
Puncak Haramosh, pegunungan Karakoram, Pakistan, 24,270 ft / 7,397 m.
Istoro Nal, pegunungan Hindu Kush, Pakistan, 24,240 ft / 7,388 m.
Puncak Tent, pegunungan Himalaya, Nepal, 24,165 ft / 7,365 m.
Chomo Lhari, pegunungan Himalaya, Tibet/Bhutan, 24,040 ft / 7,327 m.
Chamlang, pegunungan Himalaya, Nepal, 24,012 ft / 7,319 m.
Kabru, pegunungan Himalaya, Nepal, 24,002 ft / 7,316 m.
Alung Gangri, pegunungan Himalaya, Tibet, 24,000 ft / 7,315 m.
Baltoro Kangri, pegunungan Himalaya, Kashmir, 23,990 ft / 7,312 m.
Muztagh Ata (K-5), pegununganKunlun, Cina, 23,890 ft / 7,282 m.
Mana, pegunungan Himalaya, India, 23,860 ft / 7,273 m.
Baruntse, pegunungan Himalaya, Nepal, 23,688 ft / 7,220 m.
Puncak Nepal, pegunungan Himalaya, Nepal, 23,500 ft / 7,163 m.
Amne Machin, pegununganKunlun, Cina, 23,490 ft / 7,160 m.
Gauri Sankar, pegunungan Himalaya, Nepal/Tibet, 23,440 ft / 7,145 m.
Badrinath, pegunungan Himalaya, India, 23,420 ft / 7,138 m.
Nunkun, pegunungan Himalaya, Kashmir, 23,410 ft / 7,135 m.
Puncak Lenin, pegunungan Pamir, Tajikistan/Kyrgyzstan, 23,405 ft / 7,134 m.
Pyramid, pegunungan Himalaya, Nepal, 23,400 ft / 7,132 m.
Api, pegunungan Himalaya, Nepal, 23,399 ft / 7,132 m.
Pauhunri, pegunungan Himalaya, India/Cina, 23,385 ft / 7,128 m.
Trisul, pegunungan Himalaya, India, 23,360 ft / 7,120 m.
Puncak Korzhenevski, pegunungan Pamir, Tajikistan, 23,310 ft / 7,105 m.
Kangto, pegunungan Himalaya, Tibet, 23,260 ft / 7,090 m.
Nyainqentanglha, Nyainqentanglha Shan, Cina, 23,255 ft / 7,088 m.
Trisuli, pegunungan Himalaya, India, 23,210 ft / 7,074 m.
Dunagiri, pegunungan Himalaya, India, 23,184 ft / 7,066 m.
Puncak Revolution, pegunungan Pamir, Tajikistan, 22,880 ft / 6,974 m.
Aconcagua, pegunungan Andes, Argentina, 22,834 ft / 6,960 m.
Ojos del Salado, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 22,664 ft / 6,908 m.
Bonete, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 22,546 ft / 6,872 m.
Ama Dablam, pegunungan Himalaya, Nepal, 22,494 ft / 6,856 m.
Tupungato, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 22,310 ft / 6,800 m.
Puncak Moscow, pegunungan Pamir, Tajikistan, 22,260 ft / 6,785 m.
Pissis, pegunungan Andes, Argentina, 22,241 ft / 6,779 m.
Mercedario, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 22,211 ft / 6,770 m.
Huascarán, pegunungan Andes, Peru, 22,205 ft / 6,768 m.
Llullaillaco, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 22,057 ft / 6,723 m.
El Libertador, pegunungan Andes, Argentina, 22,047 ft / 6,720 m.
Cachi, pegunungan Andes, Argentina, 22,047 ft / 6,720 m.
Kailas, pegunungan Himalaya, Tibet, 22,027 ft / 6,714 m.
Incahuasi, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 21,720 ft / 6,620 m.
Yerupaja, pegunungan Andes, Peru, 21,709 ft / 6,617 m.
Kurumda, pegunungan Pamir, Tajikistan, 21,686 ft / 6,610 m.
Galan, pegunungan Andes, Argentina, 21,654 ft / 6,600 m.
El Muerto, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 21,463 ft / 6,542 m.
Sajama, pegunungan Andes, Bolivia, 21,391 ft / 6,520 m.
Nacimiento, pegunungan Andes, Argentina, 21,302 ft / 6,493 m.
Illampu, pegunungan Andes, Bolivia, 21,276 ft / 6,485 m.
Illimani, pegunungan Andes, Bolivia, 21,201 ft / 6,462 m.
Coropuna, pegunungan Andes, Peru, 21,083 ft / 6,426 m.
Laudo, pegunungan Andes, Argentina, 20,997 ft / 6,400 m.
Ancohuma, pegunungan Andes, Bolivia, 20,958 ft / 6,388 m.
Cuzco, pegunungan Andes, Peru, 20,945 ft / 6,384 m.
Ausangate (Toro), pegunungan Andes, Argentina/Chili, 20,932 ft / 6,380 m.
Tres Cruces, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 20,853 ft / 6,356 m.
Huandoy, pegunungan Andes, Peru, 20,852 ft / 6,356 m.
Parinacota, pegunungan Andes, Bolivia/Chili, 20,768 ft / 6,330 m.
Tortolas, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 20,745 ft / 6,323 m.
Chimborazo, pegunungan Andes, Ecuador, 20,702 ft / 6,310 m.
Ampato, pegunungan Andes, Peru, 20,702 ft 6,310 m.
El Condor, pegunungan Andes, Argentina, 20,669 ft / 6,300 m.
Salcantay, pegunungan Andes, Peru, 20,574 ft / 6,271 m.
Huancarhuas, pegunungan Andes, Peru, 20,531 ft / 6,258 m.
Famatina, pegunungan Andes, Argentina, 20,505 ft / 6,250 m.
Pumasillo, pegunungan Andes, Peru, 20,492 ft / 6,246 m.
Solo, pegunungan Andes, Argentina, 20,492 ft / 6,246 m.
Polleras, pegunungan Andes, Argentina, 20,456 ft / 6,235 m.
Pular, pegunungan Andes, Chili, 20,423 ft / 6,225 m.
Chañi, pegunungan Andes, Argentina, 20,341 ft / 6,200 m.
McKinley (Denali), pegununganAlaska, Alaska, 20,341 ft / 6,200 m.
Aucanquilcha, pegunungan Andes, Chili, 20,295 ft / 6,186 m.
Juncal, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 20,276 ft / 6,180 m.
Negro, pegunungan Andes, Argentina, 20,184 ft / 6,152 m.
Quela, pegunungan Andes, Argentina, 20,128 ft / 6,135 m.
Condoriri, pegunungan Andes, Bolivia, 20,095 ft / 6,125 m.
Palermo, pegunungan Andes, Argentina, 20,079 ft / 6,120 m.
Solimana, pegunungan Andes, Peru, 20,068 ft / 6,117 m.
San Juan, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 20,049 ft / 6,111 m.
Sierra Nevada, pegunungan Andes, Argentina, 20,023 ft / 6,103 m.
Antofalla, pegunungan Andes, Argentina, 20,013 ft / 6,100 m.
Marmolejo, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 20,013 ft / 6,100 m.
Selengkapnya

Kepler 452b - Earth 2.0 Planet Kembaran Bumi

Kepler 452b Wikipedia Indonsia - Planet Kembaran BumiLembaga antariksa AS (NASA) menyebutkan pada hari Kamis bahwa pesawat ruang angkasa Kepler telah melihat "Bumi yang lebih besar, sepupu tua Bumi”. Planet tersebut merupakan planet pertama yang berukuran hampir sama dengan Bumi yang ditemukan di zona habitasi bintang yang mirip dengan zona habitasi planet tempat tinggal kita.

Meskipun NASA mengatakan tidak bisa menyebutkan dengan pasti apakah planet tersebut berbatu seperti Bumi atau memiliki air dan udara, planet tersebut yang paling mirip yang pernah ditemukan. "Sekarang Bumi sedikit berkurang kesepiannya," kata peneliti Kepler, Jon Jenkins dilansir dari CNN pada Jumat (24/7).

Planet tersebut, Kepler-452b, berjarak sekitar 1.400 tahun cahaya dari Bumi di konstelasi Cygnus. Ini sekitar 60% lebih besar dari Bumi, kata NASA, dan terletak di zona habitasi bintang ini - wilayah di mana zat cair yang mendukung kehidupan mungkin ada di permukaan planet.

Seorang pengunjung disana tidak akan mengalami gravitasi sekitar dua kali lipat dari Bumi, dan ilmuwan planet mengatakan kemungkinan planet tersebut memiliki permukaan berbatu "lebih baik malah."

Meskipun sedikit lebih jauh dari bintangnya dibandingkan dengan Bumi dari matahari, bintangnya lebih cerah, sehingga planet mendapat jumlah energi yang sama dari bintangnya seperti yang Bumi dapat dari matahari. Dan sinar mataharinya sangat mirip dengan Bumi, kata Jenkins.

Jika asumsi ahli geologi planet benar, katanya, Kepler-452b bisa memiliki atmosfir yang lebih tebal dari bumi, serta gunung berapi aktif. Di tengah belantara alam semesta yang tak berbatas, Bumi menjadi satu-satunya rumah bagi manusia. Sejauh ini, baru planet biru yang diketahui bisa menopang kehidupan.

Namun, kita terus mencari "kembaran" Bumi. Baru-baru ini Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengungkapkan, pesawat antariksa Kepler berhasil menemukan "sepupu" planet kita yang lebih besar dan lebih tua.

Pada Kamis 23 Juli 2015 NASA mengumumkan penemukan Kepler-452b. "Hari ini, Bumi tak lagi kesepian," kata peneliti Kepler, Jon Jenkins, seperti Liputan6.com kutip dari CNN, Jumat (24/7/2015). Itu adalah planet seukuran Bumi pertama yang ditemukan di zona habitasi bintang yang mirip dengan Matahari.

Meski demikian, NASA belum bisa memastikan apakah dunia baru yang ditemukan itu memiliki permukaan berbatu seperti Bumi, atau benarkah ia memiliki air dan udara --pasangan pendukung kehidupan utama yang sejauh ini belum ditemukan di luar planet manusia.
Selengkapnya

Harga dan Deskripsi BBM Pertalite Pertamina

Apa itu BBM Pertalite PertaminaSejumlah Agen Pemegang Merek (APM) otomotif menyarankan para konsumen dan pemilik kendaraan yang menggunakan mesin berkompresi tinggi, atau di atas 10:1, tidak beralih ke bahan bakar minyak jenis baru Pertalite. Pasalnya penurunan oktan ini bakal mengganggu kinerja mesin.

General Manager Marketing & Product Planning Nissan Motors Budi Nur Mukmin, kepada Tempo, Rabu, 22 Juli 2015 mengatakan seluruh lini produk Nissan yang ada saat ini hanya cocok memakai BBM jenis Pertamax. Nilai oktan BBM jenis ini yang sebesar 92, dianggap ideal untuk mesin-mesin terbaru. "Performa mesin jadi optimal."

Tapi, Budi menambahkan, kalaupun pemilik kendaraan tetap memilih menggunakan BBM yang nilai oktannya lebih rendah, maka akan terjadi penurunan kinerja mesin. Pertalite yang diluncurkan Pertamina pekan ini memang memiliki RON 90, lebih rendah dari Pertamax yang 92, namun tetap lebih tinggi dari Premium yang 88.

"Yang paling terasa ketika pengguna Pertamax berganti ke BBM yang lebih rendah oktannya adalah mesin jadi tak bertenaga," kata Budi. Penurunan tenaga ini akibat pembakaran yang kurang sempurna.


Bensin terbaru dari Pertamina yakni Pertalite, hari ini resmi dijual di 101 SPBU di Jakarta, Bandung, hingga Surabaya. Bila satu liter premium bisa menempuh 10 km, bagaimana bensin Pertalite yang memiliki RON 90?

Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang mengatakan, dalam hitungan dan pengujian yang telah dilakukan peneliti, Pertalite terbukti lebih irit dibanding dengan Premium.

"Untuk 1 liter Premium itu bisa nempuh 10 km. Kalau pertalite itu bisa 11 km atau 11,6 km," tutur Bambang ditemui saat peluncuran Pertalite di SPBU Abdul Muis, Jakarta Pusat, Jumat (24/7/2015).

Bambang mengatakan, selain hemat, pertalite juga dinilai lebih ramah terhadap mesin karena mengandung oktan 90, sedangkan premium hanya RON 88.

Bahkan ia mengklaim, lebih dari 50% mobil di Indonesia spesifikasinya dikhususkan untuk mengkonsumsi bahan bakar berkadar RON 90.

"Spec (spesifikasi) mobil di Indonesia, 60% lebih membutuhkan minimum RON 90," tuturnya.

‎Dalam uji yang dilakukan Pertamina. Untuk dua jenis mobil yakni Toyota Avanza dan Toyota Camry‎ dilakukan uji menggunakan Premium dan Pertalite, didapat Avanza bisa menempuh 14,78 km/liter menggunakan Pertalite dan 13,9 km/liter menggunakan Premium. Sedangkan Camry 16,09 km/liter dengan pertalite dan 15,08 km/liter.
Selengkapnya