14 Pokok Perkara Dugaan Pelanggaran Etik KPU

Komisioner KPU disidang dugaaan pelanggaran etik oleh DKPP. - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang kode etik kedua dengan teradu Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu di kantor Kementerian Agama, Jalan Thamrin Nomor 6, Jakarta, Senin 11 Agustus 2014. Sidang dipimpin oleh Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie.

Pada sidang kali ini, petinggi kedua lembaga tersebut tampak hadir, yaitu Ketua KPU, Husni Kamil Manik, anggota KPU Sigit Pamungkas, Ferry Kurni Rizkiyansyah dan Hadar Nafis Gumay.

Sedangkan tiga anggota KPU lainnya, yakni Arief Budiman, Ida Budhiati, dan Juri Ardiantoro, menghadiri sidang di Mahkamah Konstitusi.

Kemudian, Ketua Bawaslu Muhammad, anggota Bawaslu Daniel Zuchron, Nasrullah, Endang Wihdaningtyas turut hadir di sidang DKPP. Sedangkan anggota Bawaslu lainnya, Nelson Simanjuntak, menghadiri sidang di Mahkamah Konstitusi.

Tak hanya itu, mereka juga menyertakan para komisioner di daerah yang berkompeten seperti DKI Jakarta Jawa Timur, Jawa Tengah, Maluku Utara, Papua, dan sejumlah kabupaten di wilayah tersebut.

Sementara itu, kubu Prabowo-Hatta diwakili oleh tim advokasi mereka, antara lain, Muhammad Mahendradata, Razman Nasution, dan Eggi Sudjana.

Sidang hari ini mengagendakan pendalaman terhadap aduan dari pengadu yakni pihak Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa. Sebanyak 14 materi aduan atau pokok perkara yang akan dibahas dalam persidangan.

Ditemui sebelum persidangan, Husni Kamil Manik menyatakan kesiapan lembaganya dalam menghadapi proses sidang baik di DKPP maupun di MK. Dia sudah menyiapkan jawaban atas pengadu.

"Majelis pemeriksa etik memberi kesempatan perbaikan. Kami mencermati apa pertambahan materi pengaduan," jelasnya.

Untuk sidang di MK, Husni mengatakan akan menghadirkan saksi yaitu para komisioner KPU di daerah. Terkait saksi ahli, dia belum mempersiapkan karena belum diagendakan.

"Ya 25, sebagaimana diatur oleh ketua majelis, kami diberi kesempatan mengajukan saksi," tuturnya. (ita) Sumber © VIVA.co.id

Read More..

Fakta 17 Agustus 1945 yang Tak Diajarkan di Sekolah

17 Agustus 1945 - Tujuh belas Agustus merupakan hari besar kemerdekaan bangsa Indonesia. Pada tanggal tersebut, hari paling bersejarah negeri ini karena di hari itulah merupakan awal dari kebangkitan rakyat Indonesia dalam melawan penjajahan sekaligus penanda awalnya revolusi. Namun, ada beberapa hal menarik seputar hari kemerdekaan negeri kita tercinta ini yang sayang jika belum Anda ketahui.

1. Soekarno Sakit Saat Proklamirkan Kemerdekaan
Pada 17 Agustus 1945 pukul 08.00 (2 jam sblm pembacaan teks Proklamasi), ternyata Bung Karno masih tidur nyenyak di kamarnya, di Jalan Pegangsaan Timur 56, Cikini. Dia terkena gejala malaria tertiana. Suhu badannya tinggi dan sangat lelah setelah begadang bersama para sahabatnya menyusun konsep naskah proklamasi di rumah Laksamana Maeda. Saat itu, tepat di tengah2 bulan puasa Ramadhan.

'Pating greges', keluh Bung Karno setelah dibangunkan dr Soeharto, dokter kesayangannya. Kemudian darahnya dialiri chinineurethan intramusculair dan menenggak pil brom chinine. Lalu ia tidur lagi. Pukul 09.00, Bung Karno terbangun. Berpakaian rapi putih-putih dan menemui sahabatnya, Bung Hatta.

Tepat pukul 10.00, keduanya memproklamasikan kemerdekaan Indonesia dari serambi rumah. 'Demikianlah Saudara-saudara! Kita sekalian telah merdeka!', ujar Bung Karno di hadapan segelintir patriot-patriot sejati. Mereka lalu menyanyikan lagu kebangsaan sambil mengibarkan bendera pusaka Merah Putih. Setelah upacara yang singkat itu, Bung Karno kembali ke kamar tidurnya; masih meriang. Tapi sebuah revolusi telah dimulai...

2. Upacara Proklamasi Kemerdekaan Dibuat Sangat Sederhana
Upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ternyata berlangsung tanpa protokol, tak ada korps musik, tak ada konduktor, dan tak ada pancaragam. Tiang bendera pun dibuat dari batang bambu secara kasar, serta ditanam hanya beberapa menit menjelang upacara. Tetapi itulah, kenyataan yang yang terjadi pada sebuah upacara sakral yang dinanti-nanti selama lebih dari 300 tahun!

3. Bendera dari Seprai
Bendera Pusaka Sang Merah Putih adalah bendera resmi pertama bagi RI. Tetapi dari apakah bendera sakral itu dibuat? Warna putihnya dari kain sprei tempat tidur dan warna merahnya dari kain tukang soto!

4. Akbar Tanjung Jadi Menteri Pertama “Orang Indonesia Asli”
Setelah merdeka 43 tahun, Indonesia baru memiliki seorang menteri pertama yang benar-benar 'orang Indonesia asli'. Karena semua menteri sebelumnya lahir sebelum 17 Agustus 1945. Itu berarti, mereka pernah menjadi warga Hindia Belanda dan atau pendudukan Jepang, sebab negara hukum Republik Indonesia memang belum ada saat itu. 'Orang Indonesia asli' pertama yang menjadi menteri adalah Ir Akbar Tanjung (lahir di Sibolga, Sumatera Utara, 30 Agustus 1945), sebagai Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga pada Kabinet Pembangunan (1988-1993)

5. Kalimantan Dipimpin 3 Kepala Negara
Menurut Proklamasi 17 Agustus 1945, Kalimantan adalah bagian integral wilayah hukum Indonesia. Kenyataannya, pulau tersebut paling unik di dunia. Di pulau tersebut, ada 3 kepala negara yang memerintah! Presiden Soeharto (memerintah 4 wilayah provinsi), PM Mahathir Mohamad (Sabah dan Serawak) serta Sultan Hassanal Bolkiah (Brunei).

6. Setting Revolusi di Indonesia Diangkat Ke Film
Ada lagi hubungan erat antara 17 Agustus dan Hollywood. Judul pidato 17 Agustus 1964, 'Tahun Vivere Perilocoso' (Tahun yang Penuh Bahaya), telah dijadikan judul sebuah film - dalam bahasa Inggris; 'The Year of Living Dangerously'. Film tersebut menceritakan pegalaman seorang wartawan Australia yg ditugaskan di Indonesia pada 1960-an, pada detik2 menjelang peristiwa berdarah th 1965. Pada 1984, film yang dibintangi Mel Gibson itu mendapat Oscar untuk kategori film asing!

7. Naskah Asli Proklamasi Ditemukan di Tempat Sampah
Naskah asli teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang ditulis tangan oleh Bung Karno dan didikte oleh Bung Hatta, ternyata tidak pernah dimiliki dan disimpan oleh Pemerintah! Anehnya, naskah historis tersebut justru disimpan dengan baik oleh wartawan BM Diah. Diah menemukan draft proklamasi itu di keranjang sampah di rumah Laksamana Maeda, 17 Agustus 1945 dini hari, setelah disalin dan diketik oleh Sajuti Melik.Pada 29 Mei 1992, Diah menyerahkan draft tersebut kepada Presiden Soeharto, setelah menyimpannya selama 46 tahun 9 bulan 19 hari.

8. Soekarno Memandikan Penumpang Pesawat dengan Air Seni
Rasa-rasanya di dunia ini, hanya the founding fathers Indonesia yang pernah mandi air seni. Saat pulang dari Dalat (Cipanasnya Saigon), Vietnam, 13 Agustus 1945, Soekarno bersama Bung Hatta, dr Radjiman Wedyodiningrat dan dr Soeharto (dokter pribadi Bung Karno) menumpang pesawat fighter bomber bermotor ganda. Dalam perjalanan, Soekarno ingin sekali buang air kecil, tetapi tak ada tempat. Setelah dipikir, dicari jalan keluarnya untuk hasrat yang tak tertahan itu. Melihat lubang-lubang kecil di dinding pesawat, di situlah Bung Karno melepaskan hajat kecilnya. Karena angin begitu kencang sekali, bersemburlah air seni itu dan membasahi semua penumpang.

9. Negatif Film Foto Kemerdekaan Disimpan Di Bawah Pohon
Berkat kebohongan, peristiwa sakral Proklamasi 17 Agustus 1945 dapat didokumentasikan dan disaksikan oleh kita hingga kini. Saat tentara Jepang ingin merampas negatif foto yang mengabadikan peristiwa penting tersebut, Frans Mendoer, fotografer yang merekam detik-detik proklamasi, berbohong kepada mereka. Dia bilang tak punya negatif itu dan sudah diserahkan kepada Barisan Pelopor, sebuah gerakan perjuangan. Mendengar jawaban itu, Jepang pun marah besar. Padahal negatif film itu ditanam di bawah sebuah pohon di halaman Kantor harian Asia Raja. Setelah Jepang pergi, negatif itu diafdruk dan dipublikasi secara luas hingga bisa dinikmati sampai sekarang. Bagaimana kalau Mendoer bersikap jujur pada Jepang?

10. Bung Hatta Berbohong Demi Proklamasi
Kali ini, Bung Hatta yang berbohong demi proklamasi. Waktu masa revolusi, Bung Karno memerintahkan Bung Hatta untuk meminta bantuan senjata kepada Jawaharlal Nehru. Cara untuk pergi ke India pun dilakukan secara rahasia. Bung Hatta memakai paspor dengan nama 'Abdullah, co-pilot'. Lalu beliau berangkat dengan pesawat yang dikemudikan Biju Patnaik, seorang industrialis yang kemudian menjadi menteri pada kabinet PM Morarji Desai. Bung Hatta diperlakukan sangat hormat oleh Nehru dan diajak bertemu Mahatma Gandhi.

Nehru adalah kawan lama Hatta sejak 1920-an dan Dandhi mengetahui perjuangan Hatta. Setelah pertemuan, Gandhi diberi tahu oleh Nehru bahwa 'Abdullah' itu adalah Mohammad hatta. Apa reaksi Gandhi? Dia marah besar kepada Nehru, karena tidak diberi tahu yang sebenarnya.

Read More..

Perbedaan Fisik Uang 100.000 Baru dan Lama

Sektor moneter Indonesia memasuki babak baru. Untuk pertama kalinya, pemerintah berkolaborasi dengan Bank Indonesia (BI) menerbitkan uang baru.

Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan, penerbitan uang yang lantas disebut uang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini merupakan implementasi Undang-Undang nomor 7 tahun 2011 tentang Mata Uang.

"Karena itu, ada tanda tangan Gubernur BI dan Menkeu di uang baru yang akan diterbitkan mulai 17 Agustus nanti," ujarnya kemarin (14/8).

Sebagaimana diketahui, sebelum implementasi UU Mata Uang, penerbitan atau emisi uang dilakukan oleh BI. Karena itu, dalam cetakan uang kertas, selalu ada tanda tangan gubernur BI dan deputi gubernur BI.

Munculnya tanda tangan menteri keuangan di uang NKRI sama dengan skema uang dolar Amerika Serikat (USD) yang menggunakan tanda tangan treasury atau menteri keuangan.

Jika dilihat, fisik uang pecahan Rp 100.000 yang dirilis tahun 2014 ini mirip dengan pecahan yang dirilis tahun 2004, misalnya gambar utama proklamator Soekarno - Hatta di bagian depan dan gambar Gedung MPR/DPR/DPD di bagian belakang.

Namun, ada beberapa perbedaan yang kasat mata. Misalnya, frasa "NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA" di atas tulisan "SERATUS RIBU RUPIAH", menggantikan frasa "BANK INDONESIA" Pada uang edisi 2004.

Selain itu, nama duo proklamator kini juga ditulis lengkap sesuai Keputusan Presiden, yakni Dr (H.C) Ir. Soekarno dan Dr (H.C) Drs. Mohammad Hatta. Tanda lain yang cukup mencolok adalah perubahan blok warna dari merah ke kuning keemasan pada bagian samping kanan uang.

Direktur Departemen Pengelolaan Uang BI Lambok A. Siahaan mengatakan, uang NKRI memang dicetak mirip dengan uang lama agar masyarakat tidak bingung. Namun demikian, masyarakat tetap bisa mencermati beberapa perbedaan antara yang baru dan uang lama.

"Kalau misalnya diganti warna, nanti masyarakat malah bertanya-tanya," katanya.

Menurut Lambok, pada tahap awal, penerbitan uang NKRI saat ini hanya untuk pecahan uang terbesar, yakni Rp 100.000. Hal itu disebabkan karena keterbatasan kemampuan pencetakan uang oleh Peruri.

"Jadi, nanti secara bertahap uang NKRI akan ada untuk semua pecahan," ucapnya.

Frasa Negara Kesatuan Republik Indonesia dan hadirnya tanda tangan gubernur BI serta mentri keuangan, kata Lambok, memiliki makna filosofis bahwa Rupiah merupakan simbol kedaulatan negara yang harus dihormati dan dibanggakan oleh seluruh warga negara Indonesia.

"Dengan begitu, sudah menjadi kewajiban bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk menggunakan uang Rupiah dalam setiap transaksi di wilayah NKRI, termasuk di daerah terpencil dan daerah terluar Indonesia," jelasnya.

Sementara itu, Deputi Gubernur BI Ronald Waas meminta agar masyarakat tidak khawatir dengan beredarnya beberapa gambar mata uang redenominasi di media sosial. Menurut dia, gambar tersebut hanyalah bahan presentasi ketika BI melakukan sosialisasi tentang rencana redenominasi. "Jadi, uang baru nanti mirip dengan uang lama, belum ada uang redenominasi," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, sejak 2013 lalu, BI menggulirkan wacana redenominasi atau penyederhanaan penulisan uang. Misalnya, uang Rp 100.000 hanya ditulis Rp 100, atau Rp 50.000 hanya ditulis Rp 50, namun nilainya tetap sama.

Redenominasi hanya dimaksudkan untuk penyederhanaan penulisan saja, bukan pemotongan nilai uang.

"Redenominasi butuh waktu lama, banyak tahapan yang harus dilalui, termasuk syarat stabilitas politik dan ekonomi," katanya. (Tribun)

Read More..

Daftar Episode Serial Film Kartun Masha and the Bear

Masha and the Bear atau Маша и Медведь atau Masha and Michka adalah sebuah serial animasi Rusia yang diproduksi oleh Animaccord Studios. Serial animasi ini menceritakan pertualangan seorang gadis kecil yang bernama Masha dan seekor Beruang yang merupakan temannnya.

Serial ini diciptakan oleh Andrei Dobrunov, Oleg Kuzovkov dan Dmitry Loveiko. Serial ini pertama kali tayang di Rossiya 1 ("Russia 1" pada saat itu) pada tanggal 7 Januari 2009.

Masha merupakan karakter utama manusia yang ada di serial ini, selain Dasha, saudari kembarnya. Masha berbicara bahasa manusia. Pengisi suara oleh Alina Kukushkina. Masha sering mengenakan kerudung berwarna merah jambu dan memiliki rambut berwarna pirang, bola mata berwarna hijau, dan senang bertingkah laku.

Beruang (Misha) dahulunya merupakan pemain sirkus yang hebat, memiliki banyak penghargaan, diploma, dan piala. Dia selalu menjaga semuanya agar tetap bersih dan mengkilap. Ketika pensiun dari sirkus, dia memilih menetap di sebuah hutan dengan rumah yang dibangunnya.

Dia cinta damai, tenang, dan memiliki hobi memancing (ep. 8), juga memiliki beberapa sektor pertanian sendiri, seperti sarang lebah, kebun bunga, dan kebun sayuran. Dapat bermain gitar dan piano, serta mengendarai sepeda dan motor ski. Beruang tidak bisa berbicara bahasa manusia, tetapi dia mengerti dan dapat berkomunikasi dengan Masha. Pengisi suara oleh Boris Kutnevich.

Berikut daftar episode yang telah dibuat, disebar-luaskan dan ditayangkan di acara televisi di dunia:

1. How They Met
2. Don't Wake 'Till Spring
3. One, Two, Three! Light the Christmas Tree!
4. Tracks of Unknown Animals
5. Prances with Wolves
6. Jam Day
7. Springtime for Bear
8. Gone Fishing
9. Call Me Please!
10. Holiday on Ice
11. First Day of School
12. No Trespassing
13. Hide and Seek is not for the Weak
14. Watch Out!
15. Little Cousin
16. Get Well Soon
17. Recipe for Disaster
18. Laundry Day
19. The Grand Piano Lesson
20. Stripes and Whiskers
21. Home Alone
22. Breathe In, Breathe Out
23. The Foundling
24. Bon Appètit
25. Hocus-Pocus
26. Construction In Progress
27. Oil Painting
28Knight's Move
29. Hit of the Season
30. Growth Vitamin
31. A New Broom
32. When All the Houses
33. Sweet Life
34. Photo 9 of 12
35. It's Hard to be Small
36. Comedy of Errors
37. The Big Adventure
38. Today The Opposite is True
39. Bedtime Story
40. Beauty is Ugly Force
41. The Trick is Done
42. And Action!
43. Self-made Hero
44. Once a Year

#Tayang di Indonesia di Televisi ANTV

Read More..

Pesona 5 Gunung Tertinggi di Indonesia

Indonesia merupakan salah satu negara dengan koleksi gunung terbanyak di Dunia, diantara banyak gunung tersebut, ada beberapa Gunung yang masih aktif dan ada yang tidak.

1. Jaya Wijaya 5.030 mdpl ( Carstensz Piramyd ) Papua.

Puncak Jaya ialah sebuah puncak yang menjadi bagian dari Barisan Sudirman yang terdapat di Provinsi Papua, Indonesia. Puncak Jaya mempunyai ketinggian 5.030 m dan di sekitarnya terdapat gletser Carstensz, satu-satunya gletser tropika di Indonesia, yang kemungkinan besar segera akan lenyap akibat pemanasan global.

Puncak ini merupakan gunung yang tertinggi di Indonesia kawasan Oceania. Puncak Jaya adalah salah satu dari tujuh puncak dunia. Sementara Puncak Jaya masih sedikit tertutup es, ada beberapa gletser di lereng, termasuk Gletser Carstensz, Gletser Northwall Firn Barat, dan Gletser Northwall Firn Timur, baru-baru ini dikabarkan lenyap.

Gletser di Puncak Trikora di Pegunungan Maoke menghilang sama sekali dalam kurun waktu antara 1939 dan 1962. Sejak tahun 1970-an, bukti dari citra satelit menunjukkan gletser Puncak Jaya telah menyusut dengan cepat. 

Gletser Meren mencair antara tahun 1994 dan 2000. Sebuah ekspedisi yang dipimpin oleh Lonnie Thompson paleoclimatologist pada tahun 2010 menemukan bahwa gletser menghilang pada tingkat ketebalan 7 meter per tahun dan akan lenyap sama sekali pada tahun 2015.

2. Gunung Kerinci Jambi. ( 3.805 mdpl )

Gunung Kerinci (juga dieja "Kerintji", dan dikenal sebagai Gunung Gadang, Berapi Kurinci, Kerinchi, Korinci, atau Puncak Indrapura) adalah gunung tertinggi di Sumatra, gunung berapi tertinggi di Indonesia, dan puncak tertinggi di Indonesia di luar Papua.

Gunung Kerinci terletak di Provinsi Jambi yang berbatasan dengan provinsi Sumatera Barat, di Pegunungan Bukit Barisan, dekat pantai barat, dan terletak sekitar 130 km sebelah selatan Padang. Gunung ini dikelilingi hutan lebat Taman Nasional Kerinci Seblat dan merupakan habitat harimau sumatra dan badak sumatra.

Puncak Gunung Kerinci berada pada ketinggian 3.805 mdpl, di sini pengunjung dapat melihat di kejauhan membentang pemandangan indah Kota Jambi, Padang, dan Bengkulu. Bahkan Samudera Hindia yang luas dapat terlihat dengan jelas.

Gunung Kerinci memiliki kawah seluas 400 x 120 meter dan berisi air yang berwarna hijau. Di sebelah timur terdapat danau Bento, rawa berair jernih tertinggi di Sumatera. Di belakangnya terdapat gunung tujuh dengan kawah yang sangat indah yang hampir tak tersentuh.

3. Gunung Rinjani Lombok NTB ( 3.726 mdpl )

Gunung Rinjani adalah gunung yang berlokasi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Gunung yang merupakan gunung berapi kedua tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.726 m dpl serta terletak pada lintang 8º25' LS dan 116º28' BT ini merupakan gunung favorit bagi pendaki Indonesia karena keindahan pemandangannya.

Gunung ini merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Rinjani yang memiliki luas sekitar 41.330 ha dan ini akan diusulkan penambahannya sehingga menjadi 76.000 ha ke arah barat dan timur.

Di sebelah barat kerucut Rinjani terdapat kaldera dengan luas sekitar 3.500 m × 4.800 m, memanjang kearah timur dan barat. Di kaldera ini terdapat Segara Anak (segara= laut, danau) seluas 11.000.000 m persegi dengan kedalaman 230 m.

Air yang mengalir dari danau ini membentuk air terjun yang sangat indah, mengalir melewati jurang yang curam. Di Segara Anak banyak terdapat ikan mas dan mujair sehingga sering digunakan untuk memancing. Bagian selatan danau ini disebut dengan Segara Endut.

4. Gunung Semeru (3.676 meter), Kab. Malang dan Lumajang.

Gunung Semeru atau Sumeru adalah gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa, dengan puncaknya Mahameru, 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl). Kawah di puncak Gunung Semeru dikenal dengan nama Jonggring Saloko.Semeru mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung.

Posisi gunung ini terletak di antara wilayah administrasi Kabupaten Malang dan Lumajang, dengan posisi geografis antara 8°06' LS dan 120°55' BT.

Pada tahun 1913 dan 1946 Kawah Jonggring Saloka memiliki kubah dengan ketinggian 3.744,8 m hingga akhir November 1973. Disebelah selatan, kubah ini mendobrak tepi kawah menyebabkan aliran lava mengarah ke sisi selatan meliputi daerah Pronojiwo dan Candipuro di Lumajang.

5. Gunung Slamet (3.432 meter), Jawa Tengah.

Gunung Slamet (3.428 meter dpl.) adalah gunung berapi yang terdapat di Pulau Jawa. Gunung ini berada di perbatasan Kabupaten Brebes, Banyumas, Purbalingga, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah, dan merupakan yang tertinggi di Jawa Tengah serta kedua tertinggi di Pulau Jawa.

Kawah IV merupakan kawah terakhir yang masih aktif sampai sekarang, dan terakhir aktif hingga pada level siaga Agustus 2014.

Gunung Slamet cukup populer sebagai sasaran pendakian meskipun medannya dikenal sulit. Di kaki gunung ini terletak kawasan wisata Baturraden yang menjadi andalan Kabupaten Banyumas karena hanya berjarak sekitar 15 km dari Purwokerto.

sumber: wikipedia

Read More..