10 Finalis Dian Pelangi Goes to New York

Setelah melalui tahap seleksi pada Jumat (28/8/2014) 50 semifinalis Dian Pelangi Goes to New York mengerucut menjadi 10 finalis‎. Penentuan pemenang pun akan dilakukan hari ini Sabtu (29/8/2014) setelah 10 finalis tersebut kembali berhadapan dengan para juri untuk tahap penilaian akhir.

Juri pada tahap akhir ini selain dari redaksi Wolipop, ada Dian Pelangi dan perwakilan dari Wardah. Mereka akan ikut menyeleksi mana dari 10 hijabers yang paling berhak mengikuti perjalanan Dian Pelangi di D.C. Fashion Week dan New York.

Setelah kemarin para semifinalis dinilai mengenai pengetahuan fashion dan bahasa Inggris, pada hari ini penilaian akan lebih difokuskan pada kemampuan berkomunikasi dan kepribadian 10 finalis. Dua hal tersebut penting karena seperti dikatakan Dian Pelangi sebelumnya, saat berada di Amerika Serikat nanti, pemenang akan menjadi duta muslimah yang mewakili Indonesia.

Selain kepribadian dan kemampuan berkomunikasi, 10 finalis juga akan dilihat keluwesannya ketika ‎berhadapan dengan kamera. Penampilan menarik menjadi penilaian karena nantinya pemenang akan menjadi model koleksi terbaru Dian Pelangi dan travel in style Wardah.

Kesepuluh finalis yang terpilih ini mengalahkan 712 peserta yang sudah mendaftar program Dian Pelangi Goes to New York and D.C. Fashion Week. Pendaftaran dilakukan selama dua minggu dan ditutup pada 25 September 2014 lalu. Penyaringan peserta acara yang disponsori oleh Wardah ini dilakukan melalui foto dan hasil tulisannya mengenai fashion dunia. ‎

Berikut 10 finalis yang akan menjalani tahap seleksi hari ini:

1. Karina Ayu Pratiwi
2. Mega Iskanti Putri
3. Mila Karlina Mutia
4. Dewi Udhany
5. Bonita Putri Arinida
6. Rizkia Rasheed
7. Nur Astrida Hoviani
8. Dika Restiani
9. Desy Kartika Indarta
10. Syafina Feriyal

#Sumber: Wolipop

Read More..

Jadwal Lengkap Pertandingan Liga Champions

Fase Grup Berikut ini adalah jadwal pertandingan Liga Champions 2014-2015, seperti dilansir UEFA, Kamis (28/8/2014).

16 September 2014

Olimpiakos Vs Atletico Madrid
Juventus Vs Malmo
Liverpool Vs Ludogorets
Real Madrid Vs FC Basel
AS Monaco Vs Bayer Leverkusen
Benfica Vs Zenit St Petersburg
Galatasaray Vs Anderlecht
Borussia Dortmund Vs Arsenal

17 September 2014

AS Roma Vs CSKA Moskwa
Bayern Muenchen Vs Manchester City
Barcelona Vs APOEL
Ajax Vs Paris Saint-Germain
Chelsea Vs Schalke
NK Maribor Vs Sporting Clube de Portugal
FC Porto Vs BATE Borisov
Athletic Bilbao Vs Shakhtar Donetsk

30 September 2014

Manchester City Vs AS Roma
CSKA Moskwa Vs Bayern Muenchen

Paris Saint-Germain Vs Barcelona

APOEL Vs Ajax
Sporting Clube de Portuga Vs Chelsea
Schalke Vs NK Maribor
Shakhtar Donetsk Vs FC Porto
BATE Borisov Vs Athletic Bilbao

1 Oktober 2014

Malmo Vs Olimpiakos
Atletico Madrid Vs Juventus
FC Basel Vs Liverpool

Ludogorets Vs Real Madrid

Zenit St Petersburg Vs AS Monaco
Bayern Leverkusen Vs Benfica
Arsenal Vs Galatasaray
Anderlecht Vs Borussia Dortmund

21 Oktober 2014

CSKA Moskwa Vs Manchester City
AS Roma Vs Bayern Muenchen

APOEL Vs Paris Saint-Germain
Barcelona Vs Ajax
Schalke Vs Sporting Clube de Portugal
Chelsea Vs NK Maribor
BATE Borisov Vs Shakhtar Donetsk
FC Porto Vs Athletic Bilbao

22 Oktober 2014

Atletico Madrid Vs Malmo
Olimpiakos Vs Juventus
Ludogorets Vs FC Basel
Liverpool Vs Real Madrid

Bayer Leverkusen Vs Zenit St Petersburg
AS Monaco Vs Benfica
Anderlecht Vs Arsenal
Galatasaray Vs Borussia Dortmund

4 November 2014

Malmo Vs Atletico Madrid
Juventus Vs Olimpiakos
FC Basel Vs Ludogorets
Real Madrid
 Vs Liverpool

Zenit St Petersburg Vs Bayer Leverkusen
Benfica Vs AS Monaco
Arsenal Vs Anderlecht
Borussia Dortmund
 Vs Galatasaray

5 November 2014

Manchester City Vs CSKA Moskwa
Bayern Muenchen
 Vs AS Roma
Paris Saint-Germain Vs APOEL
Ajax Vs Barcelona

Sporting Clube de Portugal Vs Schalke
NK Maribor Vs Chelsea
Shakhtar Donetsk Vs BATE Borisov
Athletic Bilbao Vs FC Porto
25 November 2014
CSKA Moskwa Vs AS Roma
Manchester City Vs Bayern Muenchen

APOEL Vs Barcelona

Paris Saint-Germain Vs Ajax
Schalke Vs Chelsea
Sporting Clube de Portugal Vs NK Maribor
BATE Borisov Vs FC Porto
Shakhtar Donetsk Vs Athletic Bilbao

26 November 2014

Atletico Madrid Vs Olimpiakos
Malmo Vs Juventus
Ludogorets Vs Liverpool

FC Basel Vs Real Madrid

Bayer Leverkusen Vs AS Monaco
Zenit St Petersburg Vs Benfica
Anderlecht Vs Galatasaray
Arsenal Vs Borussia Dortmund

9 Desember 2014

Olimpiakos Vs Malmo
Juventus Vs Atletico Madrid
Liverpool Vs FC Basel
Real Madrid Vs Ludogorets
AS Monaco Vs Zenit St Petersburg
Benfica Vs Bayer Leverkusen
Galatasaray Vs Arsenal
Borussia Dortmund Vs Anderlecht

10 Desember 2014

AS Roma Vs Manchester City
Bayern Muenchen Vs CSKA Moskwa
Barcelona Vs Paris Saint-Germain
Ajax Vs APOEL
Chelsea Vs Sporting Clube de Portugal
NK Maribor Vs Schalke
FC Porto Vs Shakhtar Donetsk
Athletic Bilbao Vs BATE Borisov

Read More..

Pembagian Grup Liga Champions 2014 - 2015

Hasil Drawing Liga Champions 2014-2015 – Malam ini, Kamis, UEFA sebagai badan otoritas tertinggi yang menaungi kompetisi sepakbola Benua Biru, menggelar drawing atau pengundian grup Liga Champions untuk musim 2014-2015.

Sebanyak 32 tim terbaik Eropa, bakal memanaskan persaingan untuk memperebutkan trofi The Big Earatau Si Kuping Besar yang musim lalu diraih klub asal Spanyol, Real Madrid, di mana trofi tersebut menjadi pencapaian La Decima atau trofi ke-10 sepanjang sejarah.

Berikut Hasil Pengundian Grup atau Drawing Liga Champions 2014-2015:

Grup A: 
Atletico Madrid (Spanyol)
Juventus (Italia)
Olympiakos (Yunani)
FF Malmo (Swedia)

Grup B:
Real Madrid (Spanyol)
FC Basel (Swiss)
Liverpool (Inggris)
Ludogorets (Bulgaria)

Grup C:
Benfica (Portugal)
Zenit St Petersburg (Rusia)
Bayer Leverkusen (Jerman)
AS Monaco (Prancis)

Grup D:
Arsenal (Inggris)
Borussia Dortmund (Jerman)
Galatasaray (Turki)
Anderlecht (Belgia)

Grup E: 
Bayern Munich (Jerman)
Manchester City (Inggris)
CSKA Moskow (Rusia)
AS Roma (Italia)

Grup F:
Barcelona (Spanyol)
Paris Saint Germain (Prancis)
Ajax Amsterdam (Belanda)
APOEL (Siprus)

Grup G:
Chelsea (Inggris)
Schalke 04 (Jerman)
Sporting Lisbon (Portugal)
Maribor (Slovenia)

Grup H:
FC Porto (Portugal)
Shakhtar Donetsk (Ukraina)
Athletic Bilbao (Spanyol)
BATE (Belarusia)

Read More..

Daftar 32 Tim yang Lolos Fase Grup Liga Champions

Babak playoff Liga Champions sudah rampung pada Kamis (28/8/2014) dinihari. 10 tim yang memenangi playoff berhak lolos ke babak utama. Total ada 32 klub yang akan berlaga di fase grup Liga Champions.

UEFA akan menggelar undian fase grup pada Kamis (28/8/2014) di Monaco. Inggris, Spanyol dan Jerman sama-sama menempatkan empat wakil di fase grup. 

Nasib tragis dialami Italia yang cuma bisa menggirim dua wakil yakni Juventus dan AS Roma. Napoli gagal menemani kedua klub tersebut setelah disingkirkan Athletic Bilbao di playoff.

Berikut daftar 32 klub peserta Liga Champions 2014/2015:

1. Real Madrid
2. Barcelona
3. Bayern Muenchen
4. Chelsea
5. Benfica
6. Atletico Madrid
7. FC Porto
8. Schalke 04
9. Borussia Dortmund
10. Juventus
11. Paris Saint Germain
12. Shakhtar Donetsk 
13. Basel
14. Zenit
15. Manchester City
16. Olympiakos
17. CSKA Moskow
18. Ajax Amsterdam
19. Liverpool
20. Sporting Lisbon
21. Galatasaray
22. Anderlecht
23. AS Roma
24. APOEL
25. BATE Borisov
26. Maribor
27. Monaco
28. Bayer Leverkusen
29. Arsenal
30. Athletic Bilbao
31. Malmo
32. Ludogorets

#Sumber: Liputan6

Read More..

Sepatu Dahlan - Buku Novel Biografi Dahlan Iskan

Sepatu Dahlan, Kisah Kemiskinan yang Menginspirasi - Dahlan, tokoh dalam Sepatu Dahlan menjalani kemiskinannya. Dahlan menuliskan kesannya terhadap kemiskinan yang dialaminya:

Aku takkan bersedih lagi. Kemiskinan bukan untuk ditangisi. Hidup bagi orang miskin sepertiku harus dijalani apa adanya.

Kita bisa membayangkan bagaimana seorang anak remaja dengan ibu yang sakit (kemudian meninggal) dan ayah yang hanya kerja serabutan menjalani hidupnya.

Boleh dikatakan, inilah kemiskinan yang benar-benar miskin. Hampir-hampir tidak memiliki apa-apa, baju dan celana hanya satu, selain itu sarung, tanpa sandal dan sepatu.

Namun apa yang bisa kita lihat dari tokoh Dahlan ini adalah semangat bahwa kemiskinan harus dijalani apa adanya, tiada ada waktu untuk mengeluh.

Seluruh kisah dalam Novel Sepatu Dahlan yang ditulis oleh Khrisna Pabichara ini merupakan inspirasi kisah nyata Menteri Negara BUMN, Dahlan Iskan. Membaca novel ini adalah membaca kisah Dahlan Iskan sewaktu kecil, hidup miskin di kampung yang jauh dari kota.

Hidup bersama dengan banyak orang miskin lainnya sehingga tekanan kemiskinan tersebut bisa dibagi bersama.

Novel setebal 392 halaman ini dimulai dengan Prolog: 18 Jam Kematian dan diakhiri dengan Epilog:

Mimpi Baru. Di antara Prolog dan Epilog tersebut terdapat 32 kisah haru biru mengenai sang tokoh, Dahlan. Sungguh sebuah kisah panjang yang enak untuk ditelusuri dengan segala romansa yang diselubungi oleh kemiskinan.

Potret kemiskinan terasa benar dalam Novel Sepatu Dahlan ini. Dahlan sendiri tidak memiliki sepatu sampai dengan akhir tahun kelas dua Aliyah, itu pun sepatu bekas yang harus ia rawat agar bisa cukup tahan dipakai.

Sangat banyak kata-kata yang menasihati kita agar tidak jatuh dalam meratapi kemiskinan yang kita alami. Novel Sepatu Dahlan ini membekaskan  lebih jauh agar kita, semiskin apapun, masih ada harapan untuk bisa lebih baik di suatu saat kelak.

“Kita boleh miskin harta, Dik, tapi ndak boleh miskin iman. Ingat semiskin apa pun kita, Bapak dan Ibu ndak rela kalau kita meminta-minta belas kasihan tetangga, keluarga atau siapa saja.”

Betapa saya tersentak dengan kalimat di atas. Betapa dalam, dan sungguh kemiskinan tidak bisa kita jadikan alasan untuk mengemis. Kita diperlengkapi oleh Yang Maha Kuasa dua tangan, dua kaki, mulut untuk berbicara, otak untuk berpikir, sehingga ketika kita miskin kita sebenarnya tidak layak untuk memiskinkan hati kita, memiskinkan iman kita dengan menjadi peminta-minta dan meminta belas kasihan orang lain.

Masih banyak lagi kisah lain di Novel Sepatu Dahlan ini yang akan memberikan inspirasi bagi kita untuk tetap bersemangat menjalani kehidupan, meskipun dilanda kemiskinan. Novel yang merupakan Trilogi ini akan bersambung dengan bagian kedua Surat Dahlan dan bagian ketiga Kursi Dahlan.

Mungkin kita sudah tahu ujung cerita kisah ini. Namun akan sangat bermanfaat menelusuri kisah-kisah menuju ujung cerita tersebut. Sebagaimana yang dituliskan oleh A. Fuadi (penulis Negeri 5 Menara), Novel Sepatu Dahlan ini jenis buku yang bikin candu. Ia tak mampu berhenti membalik halaman sampai tamat.

Read More..