Showing posts with label Pemerintahan. Show all posts
Showing posts with label Pemerintahan. Show all posts

Bakamla - Badan Keamanan Laut Indonesia

Bakamla - Badan Keamanan Laut Republik Indonesia - Siapa Eko Susilo, pejabat Bakamla yang ditangkap tangan KPKBadan Keamanan Laut Republik Indonesia (disingkat Bakamla RI atau Bakamla) adalah badan yang bertugas melakukan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia. Bakamla merupakan lembaga pemerintah nonkementerian yang bertanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan. Sebelumnya Bakamla adalah lembaga nonstruktural yang bernama Badan Koordinasi Keamanan Laut Republik Indonesia (disingkat Bakorkamla RI atau Bakorkamla).

Badan Koordinasi Keamanan Laut pada awalnya telah dibentuk tahun 1972 melalui Keputusan Bersama Menteri Pertahanan dan Keamanan/Panglima Angkatan Bersenjata, Menteri Perhubungan, Menteri Keuangan, Menteri Kehakiman, dan Jaksa Agung, Nomor : KEP/B/45/XII/1972; SK/901/M/1972; KEP.779/MK/III/12/1972; J.S.8/72/1;KEP-085/J.A/12/1972 tentang Pembentukan Badan Koordinasi Keamanan di Laut dan Komando Pelaksana Operasi Bersama Keamanan di Laut.

Adanya perubahan tata pemerintahan dan perkembangan lingkungan strategis dewasa ini, Badan Koordinasi Keamanan Laut memerlukan pengaturan kembali dalam rangka meningkatkan koordinasi antar berbagai instansi pemerintah di bidang keamanan laut. Pemikiran tentang perlunya pengaturan kembali Badan Koordinasi Keamanan Laut sebagai penganti Badan yang telah dibentuk sebelumnya (1972), pada tahun 2003 melalui Keputusan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Nomor Kep.05/Menko/Polkam/2/2003 maka dibentuk kelompok Kerja Perencanaan Pembangunan Keamanan dan Penegakan Hukum di Laut.

Melalui serangkaian seminar dan rapat koordinasi lintas sektoral, maka pada tanggal 29 Desember 2005, maka ditetapkan Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2005 tentang Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla) yang menjadi dasar hukum dari Badan Koordinasi Keamanan Laut. Sejak disahkannya Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2014 tentang Kelautan, Bakorkamla resmi berganti nama menjadi Badan Keamanan Laut (Bakamla). Kedudukan Bakamla kemudian diperkuat lagi dengan diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 178 Tahun 2014 tentang Badan Keamanan Laut.
Selengkapnya

Daftar Menteri di Google Tren Rabu 27 Juli 2016

Daftar Menteri di Google Tren Rabu 27 Juli 2016Google Trend Hari ini Rabu 27 Juli 2016 di dominasi dengan pencarian nama-nama menteri baru kabinet Jokowi jilid 2. Siapa saja mereka yang banyak dicari hari ini pada pencarian Google. Berikut hasilnya :

Reshuffle Kabinet - Penelusuran terkait: Reshuffle Kabinet Jokowi Jilid 2, Reshuffle Kabinet Jokowi, Reshuffle, Reshuffle Kabinet Jilid 2, Sudirman Said, Menteri Baru, Kabinet Baru Jokowi, kabinet Jokowi, Kabinet Baru, Reshuffle Kabinet Kerja, Kabinet Kerja, Reshuffle Menteri, Menteri
Inikah Komposisi Baru Kabinet Kerja, Hasil "Reshuffle" Jilid Dua?KOMPAS.com
TRIBUN NEWS / HERUDIN Presiden Joko Widodo memberikan pengarahan kepada seluruh Kepala Kepolisian Daerah dan Kepala Kejaksaan Tinggi, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (19/7/2016). Dalam kesempatan tersebut, Presiden mengevaluasi lima ...

Sri Mulyani - Penelusuran terkait: Sri Mulyani Indrawati, Sri Mulyani Kembali IHSG tembus 5.300: Efek Sri Mulyani?BBC Indonesia
Lucky Bayu, seorang analis Danareksa, mengonfirmasi 'efek Sri Mulyani' di pasar keuangan. Meski demikian, selain faktor Sri Mulyani, ada beberapa unsur kuat lainnya, yaitu harga minyak dunia yang turun, serta respons positif atas kebijakan paket ...

Archandra Tahar - Penelusuran terkait: Arcandra Tahar Siapa Archandra Tahar, Menteri ESDM yang Baru ?KiniNEWS
Jakarta, kini.co.id – Presiden Joko Widodo merombak Kabinet Kerja Jilid II. Detik-detik terakhir penyebutan nama para menteri baru cukup mengejutkan banyak pihak. Munculnya nama Archandra Tahar menggantikan Sudirman Said sebagai Menteri Energi ...

Budi Karya Sumadi - Budi Karya Sumadi, Tokoh di Balik Revitalisasi Waduk Pluit dan Ria ...Pikiran Rakyat
Posisi Ignatius Jonan sebagai Menteri Perhubungan digantikan oleh Budi Karya Sumadi.…

Anies Baswedan - Reshuffle Kabinet: Ini Program Unggulan Anies Baswedan Selama ...Okezone
JAKARTA – Jabatan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) tidak lagi dipega…

Rizal Ramli - Sri Mulyani dan Wiranto masuk kabinet Jokowi; Anies, Jonan, dan ...BBC Indonesia
Sri Mulyani, Archandra Tahar, Budi Karya Sumardhi, dan Wiranto berada di antara sembil…

Enggartiasto Lukita - Enggartiasto LukitaMetro TV News
Enggartiasto Lukita. Pria 63 tahun kelahiran Cirebon ini dikenal sebagai pengusaha prop…

Airlangga Hartarto - Kalah Caketum Golkar, Airlangga Hartarto Jabat MenperinOkezone
JAKARTA - Nama Airlangga Hartarto masuk dalam menteri Kabinet Kerja menggantikan…

Wiranto - Wiranto Jadi Menteri, "Turun Gunungnya" Sang JenderalKOMPAS.com
TRIBUN / DANY PERMANA Ketua Partai Hanura Wiranto (kiri) berjalan menuju Studio Or…

Sofyan Djalil - Sofyan Djalil Gantikan Ferry Jadi Menteri AgrariaOkezone
Sebelumnya, Sofyan pernah menjadi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indones…

Jason Bourne - Kembali Beraksi, Jason Bourne Terus Mencari Jati DirinyaBisnis.com
Bisnis.com, JAKARTA - Mantan agen CIA, Jason Bourne (Matt Damon), mulai mendapat…

Eko Putro Sanjoyo - Profil Eko Putro Sanjoyo Calon Menteri PDT Desa dan Transmigrasi ...Aktualita
Nama yang disebut-sebut akan menggantikan posisi Marwan Jafar adalah Eko Putro Sa…

Thomas Lembong - Thomas Lembong Dikenal Dekat dengan Investor LuarRepublika Online
Pengamat ekonomi Mohammad Faisal mengatakan, sejauh ini Thomas Lembong mem…

Muhadjir Effendy - Penelusuran terkait: Menteri Pendidikan
Ini Sosok Muhadjir Effendy yang akan Gantikan Anies BaswedanRepublika Online
REPUBLIKA.CO.ID, Sosok Muhadjir Effendy dikenal sebagai pendidik dan intelektual multidimensional. Muhadjir disebut-sebut akan menggantikan Anies Baswedan sebagai menteri pendidikan dan kebudayaan. "Insya Allah," begitu Muhadjir merespon ...
Selengkapnya

Daftar Raja yang Berkuasa di Kerajaan Sunda

Daftar Raja Berkuasa di Kerajaan SundaKerajaan Sunda adalah kerajaan yang pernah ada antara tahun 932 dan 1579 Masehi di bagian Barat pulau Jawa (Provinsi Banten, Jakarta, Jawa Barat, dan sebagian Jawa Tengah sekarang). Kerjaan ini bahkan pernah menguasai wilayah bagian selatan Pulau Sumatera. Kerajaan ini bercorak Hindu dan Buddha, kemudian sekitar abad ke-14 diketahui kerajaan ini telah beribukota di Pakuan Pajajaran serta memiliki dua kawasan pelabuhan utama di Kalapa dan Banten.

Tahun-tahun masa pemerintahan para raja Sunda secara lebh terperinci dapat ditemukan pada naskah Pangéran Wangsakerta (waktu berkuasa dalam tahun Masehi):

Tarusbawa (menantu Linggawarman, 669 - 723)
Harisdarma, atawa Sanjaya (menantu Tarusbawa, 723 - 732)
Tamperan Barmawijaya (732 - 739)
Rakeyan Banga (739 - 766)
Rakeyan Medang Prabu Hulukujang (766 - 783)
Prabu Gilingwesi (menantu Rakeyan Medang Prabu Hulukujang, 783 - 795)
Pucukbumi Darmeswara (menantu Prabu Gilingwesi, 795 - 819)
Rakeyan Wuwus Prabu Gajah Kulon (819 - 891)
Prabu Darmaraksa (adik ipar Rakeyan Wuwus, 891 - 895)
Windusakti Prabu Déwageng (895 - 913)
Rakeyan Kamuning Gading Prabu Pucukwesi (913 - 916)
Rakeyan Jayagiri (menantu Rakeyan Kamuning Gading, 916 - 942)
Atmayadarma Hariwangsa (942 - 954)
Limbur Kancana (putera Rakeyan Kamuning Gading, 954 - 964)
Munding Ganawirya (964 - 973)
Rakeyan Wulung Gadung (973 - 989)
Brajawisésa (989 - 1012)
Déwa Sanghyang (1012 - 1019)
Sanghyang Ageng (1019 - 1030)
Sri Jayabupati (Detya Maharaja, 1030 - 1042)
Darmaraja (Sang Mokténg Winduraja, 1042 - 1065)
Langlangbumi (Sang Mokténg Kerta, 1065 - 1155)
Rakeyan Jayagiri Prabu Ménakluhur (1155 - 1157)
Darmakusuma (Sang Mokténg Winduraja, 1157 - 1175)
Darmasiksa Prabu Sanghyang Wisnu (1175 - 1297)
Ragasuci (Sang Mokténg Taman, 1297 - 1303)
Citraganda (Sang Mokténg Tanjung, 1303 - 1311)
Prabu Linggadéwata (1311-1333)
Prabu Ajiguna Linggawisésa (1333-1340)
Prabu Ragamulya Luhurprabawa (1340-1350)
Prabu Maharaja Linggabuanawisésa (yang gugur dalam Perang Bubat, 1350-1357)
Prabu Bunisora (1357-1371)
Prabu Niskala Wastu Kancana (1371-1475)
Prabu Susuktunggal (1475-1482)
Jayadéwata (Sri Baduga Maharaja, 1482-1521)
Prabu Surawisésa (1521-1535)
Prabu Déwatabuanawisésa (1535-1543)
Prabu Sakti (1543-1551)
Prabu Nilakéndra (1551-1567)
Prabu Ragamulya atau Prabu Suryakancana (1567-1579)

Kerajaan Sunda runtuh setelah ibukota kerajaan ditaklukan oleh Maulana Yusuf pada tahun 1579. Sementara sebelumnya kedua pelabuhan utama Kerajaan Sunda itu juga telah dikuasai oleh Kerajaan Demak pada tahun 1527, Kalapa ditaklukan oleh Fatahillah dan Banten ditaklukan oleh Maulana Hasanuddin.

Selengkapnya

Daftar Tokoh Hari Kemerdekaan Indonesia

Biografi Profil Biodata Tokoh Proklamasi Hari Kemerdekaan IndonesiaHari ini kita akan memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 70. Pada peristiwa tersebut banyak tokoh yang berperan penting dalam peristiwa tersebut, salah satunya Bapak Proklamator RI Ir.Soekarno dan ada bebrapa tokoh yang berperang penting dalam proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Ir.Soekarno, Beliau adalah orang yang paling berjasa dalam kemerdekaan republik indonesia. Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno yang biasa dipanggil Bung Karno, lahir di Blitar, Jawa Timur, 6 Juni 1901 dan meninggal di Jakarta, 21 Juni 1970. Bung Karno sebagai tokoh pada masa perjuangan hingga masa kemerdekaan menjadi panutan bagi para pejuang kemerdekaan yang lain. Beberapa peran Bung Karno di antaranya adalah sebagai berikut.
a. Bung Karno menyusun konsep teks proklamasi di rumah Laksamana Tadashi Maeda bersama Bung Hatta dan Mr. Achmad Soebardjo.
b. Bung Karno menandatangani teks Proklamasi atas nama bangsa Indonesia bersama Bung Hatta.
c. Bung Karno membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di kediamannya di jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta.

Dr.(H.C.) Drs. H. Mohammad Hatta (populer sebagai Bung Hatta, lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat (kampung TS ), 12 Agustus 1902 – wafat di Jakarta, 14 Maret 1980 pada umur 77 tahun) adalah pejuang, negarawan, dan juga Wakil Presiden Indonesia yang pertama. Bung Hatta adalah teman seperjuangan Bung Karno. Beberapa peran Bung Hatta dalam Proklamasi Kemerdekaan Indonesia adalah sebagai berikut.
a. Bung Hatta menyusun konsep teks proklamasi di rumah Laksamana Tadashi Maeda bersama Bung Karno dan Mr. Achmad Soebardjo.
b. Bung Hatta menandatangani teks Proklamasi atas nama bangsa Indonesia bersama Bung Karno.

Achmad Soebardjo Djojoadisurjo (lahir di Karawang, Jawa Barat, 23 Maret 1896 – wafat 15 Desember 1978 pada umur 82 tahun) adalah Menteri Luar Negeri Indonesia yang pertama. Mr. Achmad Soebardjo merupakan salah seorang tokoh dari golongan tua yang berperan dalam mempersiapkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Adapun peranan Mr. Achmad Soebardjo adalah sebagai berikut.
a. Mr. Achmad Soebardjo menyusun konsep teks proklamasi di rumah Laksamana Tadashi Maeda bersama Bung Karno dan Bung Hatta.

Laksamana Tadashi Maeda adalah seorang perwira tinggi Angkatan Laut Kekaisaran Jepang di Hindia Belanda pada masa Perang Pasifik. Ia melanggar perintah Sekutu yang melarang para pemimpin Indonesia mempersiapkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Peranannya dalam mempersiapkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia adalah sebagai berikut.
a. Laksamana Tadashi Maeda menyediakan rumahnya untuk tempat penyusunan konsep teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Sukarni (lahir di Blitar, Jawa Timur, 14 Juli 1916 – wafat di Jakarta, 7 Mei 1971 pada umur 54 tahun), yang nama lengkapnya adalah Sukarni Kartodiwirjo, adalah tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia. Sukarni adalah salah seorang tokoh pemuda dan pejuang yang gigih melawan penjajah. Peran Sukarni antara lain sebagai berikut.
a. Sukarni mengusulkan agar yang menandatangani teks Proklamasi adalah Bung Karno dan Bung Hatta atas nama bangsa Indonesia.
b. Sukarni jugalah dan para golongan muda yang mendesak Soekarno & Hatta agar segera mempercepat proklamasi kemerdekaan RI

Fatmawati yang bernama asli Fatimah. Lahir di Bengkulu pada tahun 1923 dan meninggal dunia di Jakarta pada tahun 1980 dan dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta. Fatmawati setia menemani Bung Karno selama masa perjuangan. Peranan Fatmawati dalam Proklamasi Kemerdekaan Indonesia adalah sebagai berikut.
a. Fatmawati menjahit Bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih yang turut dikibarkan pada upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta.

Sayuti Melik adalah tokoh pemuda yang juga sangat berperan dalam Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Peran Sayuti Melik adalah sebagai berikut.
a. Sayuti Melik mengetik naskah Proklamasi setelah ia sempurnakan dari tulisan tangan Bung Karno.

Selain tokoh – tokoh di atas, juga terdapat para tokoh-tokoh yang ikut berperan dalam Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Para tokoh-tokoh tersebut adalah sebagai berikut.

1. B.M..Diah
Beliau merupakan tokoh yang berperan sebagai wartawan dalam menyiarkan kabar berita Indonesia Merdeka ke seluruh penjuru tanah air.
2. Latif Hendraningrat, S. Suhud dan Tri Murti
Mereka berperan penting dalam pengibaran bendera merah putih pada acara proklamasi 17-08-1945. Tri Murti sebagai petugas pengibar pemegang baki bendera merah putih.
3. Frans S. Mendur
Beliau seorang wartawan yang menjadi perekam sejarah melalui gambar-gambar hasil bidikannya pada peristiwa-peristiwa perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia bersama kawan-kawannya di Ipphos (Indonesia Press Photo Service).
4. Syahrudin
Adalah seorang telegraphis pada kantor berita Jepang yang mengabarkan berita proklamasi kemerdekaan Negara Indonesia ke seluruh dunia secara sembunyi-sembunyi ketika personil jepang istirahat pada tanggal 17 agustus 1945 jam 4 sore.
5. Soewirjo
Beliau adalah Gubernur Jakarta Raya yang mengusahakan kegiatan upacara proklamasi dan pembacaan proklamasi berjalan aman dan lancar

Selengkapnya

Daftar 194 Calon Pimpinan atau Ketua KPK

Daftar 194 Calon Pimpinan KPK Lolos Seleksi AwalSebanyak 194 pendaftar calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi lolos seleksi tahap awal. Jumlah total pendaftar sampai batas akhir waktu pendaftaran, Jumat (3/7/2015), mencapai 611 orang.

"Kami putuskan berdasarkan hasil pleno bahwa para pendaftar yang lolos tahap pertama sebanyak 194 peserta," kata Ketua Pansel KPK, Destry Damayanti, saat memberikan keterangan pers di Gedung Utama Sekretariat Negara, Jakarta, Sabtu (4/7/2015).

Destry menuturkan, Pansel KPK melakukan dua hal dalam seleksi tahap awal. Pertama, yakni verifikasi kelengkapan dokumen dan ketepatan kualifikasi, serta yang kedua berupa kompetensi pendaftar yang dianggap cocok menjadi pimpinan KPK.

Dari 194 orang yang lolos seleksi tahap awal, 23 di antaranya perempuan dan 171 orang lainnya adalah laki-laki. Para pendaftar mewakili hampir semua kota atau provinsi di Indonesia.

"Dari latar belakang profesi, profesi terbanyak adalah advokat atau konsultan hukum," ucap Destry.

Nama-nama pendaftar calon pimpinan KPK yang lolos seleksi tahap awal diumumkan di situs web Sekretariat Negara.

Masyarakat diberi kesempatan untuk menanggapi nama pendaftar yang lolos seleksi administrasi mulai 4 Juli hingga 3 Agustus 2015. Setelah itu, para calon pimpinan KPK diwajibkan membuat makalah tentang diri pendaftar dan kompetensi yang dilakukan pada 8 Juli.

Hasil tes pembuatan makalah itu akan diumumkan pada 15 Juli. Pansel akan melakukan asessment kepada para pendaftar pada 27-28 Juli. Pengumuman daftar pendek calon pimpinan KPK akan disampaikan pada 12 Agustus. Tes kesehatan dilakukan pada 18 Agustus.

Adapun wawancara dilakukan pada 24-27 Agustus, dan laporan akan disampaikan oleh Pansel kepada Presiden Joko Widodo pada 31 Agustus 2015.
Selengkapnya

Daftar Calon Kapolri di Tangan Kompolnas

Daftar Calon Baru Kapolri di Tangan KompolnasKomisi Kepolisian Nasional menerima berbagai usulan nama calon Kapolri dari masyarakat. Deretan bakal calon tersebut dianggap layak menjadi pengganti Komisaris Jenderal Budi Gunawan yang tengah menjalani praperadilan.

"Banyak usulan dari masyarakat yang dikirimkan via email ke Kompolnas. Mereka nilai calon-calon pantas berdasar pangkat, jabatan, dan kiprahnya," kata Komisioner Kompolnas Edi Hasibuan saat dihubungi Tempo, Ahad, 1 Februari 2015. (Baca:Posisi Budi Gunawan Dinilai Mirip Calon Berzina)

Edi menyebutkan beberapa nama perwira bintang tiga dan bintang dua rekomendasi masyarakat. Mereka yaitu Kepala Badan Pemelihara Keamanan Komisaris Jenderal Putut Eko Bayuseno, Komjen Badrodin Haiti, Kapolda Jawa Timur Inspektur Jenderal Anas Yusuf, Kapolda Jawa Barat Inspektur Jender M. Iriawan, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Unggung Cahyono.

Selain itu, Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Anang Iskandar, Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional Komisaris Jenderal Suhardi Alius dan Kabareskrim Inspektur Jenderal Budi Waseso masuk dalam pilihan masyarakat.

"Idealnya Kapolri itu perwira bintang tiga. Tapi presiden bisa saja mengangkat yang bintang dua secara langsung," kata Edi. (Baca: Konflik KPK Polri, Jokowi Diminta Bertindak Tegas)

Beberapa bakal calon, kata Edi, dinilai berpengalaman dan memiliki masa kerja yang masih panjang. Meski begitu, Edi tak memastikan apakah Kompolnas akan menyeleksi seluruh bakal calon Kapolri.

"Kami tunggu keputusan presiden dan hasil gugatan praperadilan Budi Gunawan. Kita kan tak tahu apakah dia menang atau kalah," kata Edi. Ia mengaku tak ingin salah langkah lagi merekomendasikan calon orang nomor satu di kepolisian kepada presiden. (Baca:KPK Diserang, UGM Dorong Jokowi Lebih Berani)

Calon Kapolri Komisaris Jenderal Budi Gunawan ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi. Tak terima, ia mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Sidang pertama digelar besok, Senin, 2 Februari 2015 dengan agenda pembacaan permohonan dari kuasa hukum Budi Gunawan. - Tempo
Selengkapnya

Daftar 48 Instansi Pengumuman CPNS 2014

Daftar 48 Instansi Pengumuman CPNS 2014Hingga kini Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) telah merilis daftar peserta yang lolos seleksi CPNS di 48 instansi pusat dan daerah. Pada tahun 2014, Pemerintah membuka lowongan 100 ribu formasi, yang terdiri dari 65 ribu CPNS, dan 35 ribu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Untuk pembagian pusat dan daerah, sebanyak 25 ribu formasi CPNS disiapkan untuk instansi pemerintah pusat. Sedangkan 40 ribu formasi CPNS untuk pemerintah daerah. Sementara untuk PPPK terdiri dari 10 ribu lowongan untuk pemerintah pusat dan 25 ribu untuk pemerintah daerah.

Lengkapnya, berikut hasil tes CPNS di 48 instansi pusat dan daerah:

Pemerintah Pusat

1. Pengumuman CPNS 2014 – Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg)
2. Pengumuman CPNS 2014 – Sekretariat Mahkamah Konstitusi
3. Pengumuman CPNS 2014 - Kemenko Kesra
4. Pengumuman CPNS 2014 – Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla)
5. Pengumuman CPNS 2014 – Badan Narkotika Nasional (BNN)

Pemerintah Provinsi

1. Pengumuman CPNS 2014 – Pemprov Sumatera Barat
2. Pengumuman CPNS 2014 – Pemprov Kalimantan Barat
3. Pengumuman CPNS 2014 – Pemprov Kalimantan Tengah
4. Pengumuman CPNS 2014 – Pemprov Sulawesi Tenggara
5. Pengumuman CPNS 2014 – Pemprov Bengkulu
6. Pengumuman CPNS 2014 – Pemprov Bangka Belitung
7. Pengumuman CPNS 2014 – Pemprov Maluku Utara

Pemerintah Kabupaten/Kota

1. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Sampang
2. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Belitung
3. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Pangkal Pinang
4. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkot Ternate
5. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkot Kendari

6. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Kaur
7. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Kepulauan Sangihe
8. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Bangka Tengah
9. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Indramayu
10. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Belitung Timur

11. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Tanggamus
12. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkot Binjai
13. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Gunung Mas
14. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkot Tidore Kepulauan
15. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Jabung Barat

16. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Kulon Progo
17. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Sleman
18. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Blitar
19. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkot Balikpapan
20. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkot Makassar

21. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Sintang
22. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Bangka
23. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Bangka Selatan
24. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Dharmasraya
25. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Hulu Sungai Tengah

26. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Hulu Sungai Selatan
27. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Muko-muko
28. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Seluma
29. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkot Yogyakarta
30. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkot Padang

31. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkot Samarinda
32. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkot Cimahi
33. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Empat Lawang
34. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Pontianak
35. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Mamuju

36. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Bogor

Untuk mendownload pengumuman tiap instansi/pemerintah daerah dapat mengungjungi link downloadnya di laman Liputan6.com
Selengkapnya

Daftar Riwayat Hidup Para Menteri Kabinet Jokowi

Profil Biodata Lengkap 34 Menteri Kabinet Kerja Jokowi-JKPresiden Joko Widodo akhirnya mengumumkan kabinet pemerintahannya di Istana Negara, Jakarta, Ahad, 26 Oktober 2014. Dalam kabinet yang dinamai Kabinet Kerja itu, ada 34 nama yang dipilih. "Pengumuman ini lebih cepat delapan hari dari batas maksimal yang diamanatkan oleh Undang-Undang Kementerian Negara," kata Jokowi sebelum membacakan nama-nama menteri itu. Berikut ini susunan Kabinet Kerja Presiden Jokowi-Jusuf Kalla periode 2014-2019.

1. Menteri Sekretaris Negara: Pratikno

Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc., (lahir di Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia, 13 Februari 1962; umur 52 tahun) merupakan rektor Universitas Gadjah Mada yang ke 14. Sebelumnya ia menjabat sebagai dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM. Pada tahun 2009 silam, ia mendapat kepercayaan KPU untuk menjadi salah satu pemandu Debat Calon Presiden 2009.

2. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Bappenas: Andrinof Chaniago

Andrinof Achir Chaniago (lahir di Padang, Sumatera Barat, 3 November 1962; umur 51 tahun) adalah seorang akademisi, peneliti, dan pengamat kebijakan publik asal Indonesia. Ia merupakan ketua umum Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia dan pendiri sekaligus direktur eksekutif Cirus Surveyors Group. Andrinof juga seorang penggagas Visi Indonesia 2033, yang menawarkan konsep pembangunan Indonesia menuju negara maju pada tahun 2033 mendatang. Saat ini ia juga menjadi dosen Pascasarjana FISIP Universitas Indonesia.

3. Menteri Koordinator Kemaritiman: Indroyono Soesilo

Indroyono Soesilo, lahir di Bandung, Jawa Barat, 27 Maret 1955; umur 59 tahun adalah seorang Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dalam Kabinet Kerja 2014-2019. Sebelumnya ia menjabat sebagai Kepala Badan Riset Kelautan dan Perikanan Departemen Kelautan dan Perikanan dan Direktur Sumber Daya Perikanan dan Aquakultur FAO, PBB

4. Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan: Tedjo Edy Purdjianto

Laksamana (Purn.) Tedjo Edhy Purdijatno (lahir di Magelang, Jawa Tengah, 20 September 1952; umur 62 tahun) adalah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia yang menjabat sejak 27 Oktober 2014. Tedjo juga pernah menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Laut periode 2008-2009. Setelah Sri Sultan Hamengkubuwono X mengundurkan diri dari organisasi massa (ormas) Nasional Demokrat (Nasdem) sebagai Ketua Dewan Pembina (Wanbin), Tedjo Edhy Purdijatno ditunjuk untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Sri Sultan Hamengkubuwono X. Selanjutnya ia ditunjuk sebagai Pejabat Sementara Ketua Umum organisasi massa (ormas) Nasional Demokrat (Nasdem)

5. Menteri Koordinator Perekonomian: Sofyan Djalil

Dr. Sofyan A. Djalil, SH, MA, MALD (lahir di Aceh Timur, Aceh, Indonesia, 23 September 1953; umur 61 tahun) adalah Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Indonesia pada Kabinet Indonesia Bersatu. Sebelumnya dari Oktober 2004 hingga Mei 2007 ia menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika dalam kabinet yang sama. Pada 26 Oktober 2014, ia dipilih menjadi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia di Kabinet Kerja Periode 2014-2019 oleh Presiden Jokowi

6. Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Puan Maharani

Puan Maharani (lahir 6 September 1973; umur 41 tahun) adalah politikus Indonesia. Puan menjabat sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI untuk periode masa bakti 2009 - 2014. Di DPR, Puan Maharani berada di Komisi VI yang mengawasi BUMN, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, serta anggota badan kelengkapan dewan BKSAP (Badan Kerjasama Antar Parlemen), dan juga sebagai Ketua I Fraksi PDI Perjuangan di DPR mengantikan Tjahjo Kumolo yang sebelumnya sudah menjabat selama sembilan tahun. Puan sudah mengenal dunia politik sejak usia sangat muda. Ia merupakan Sarjana Ilmu Komunikasi lulusan Universitas Indonesia dan ia meneruskan tradisi politik dalam keluarga Soekarno.

7. Menteri Perhubungan: Ignatius Jonan

Ignasius Jonan (lahir di Singapura, 21 Juni 1963; umur 51 tahun) adalah Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) tahun 2009 s.d. sekarang. Ignasius Jonan menjabat sebagai Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) sesuai dengan penugasan pemerintah melalui Kementerian BUMN yang dipimpin oleh Menteri BUMN Sofyan Djalil, menggantikan Ronny Wahyudi yang menjabat sejak September 2005 yang kemudian Ronny diangkat kembali oleh pemerintah sebagai anggota Dewan Komisaris PT Industri Kereta Api (Inka). Jonan diangkat pada tanggal 25 Februari 2009 Ignasius Jonan terpilih kembali pada tahun 2013 oleh Dahlan Iskan. Pada 26 Oktober 2014, Ia diangkat menjadi Menteri Perhubungan dalam Susunan Kabinet Kerja Joko Widodo.

8. Menteri Kelautan dan Perikanan: Susi Pudjiastuti

Susi Pudjiastuti (lahir di Pangandaran, 15 Januari 1965; umur 49 tahun) adalah seorang Menteri Kelautan dan Perikanan dari Kabinet Kerja 2014-2019 yang juga pengusaha pemilik dan Presdir PT ASI Pudjiastuti Marine Product, eksportir hasil-hasil perikanan dan PT ASI Pudjiastuti Aviation atau penerbangan Susi Air dari Jawa Barat. Hingga awal tahun 2012, Susi Air mengoperasikan 50 pesawat dengan berbagai tipe seperti 32 Cessna Grand Caravan, 9 Pilatus PC-6 Porter dan 3 Piaggio P180 Avanti. Susi Air mempekerjakan 180 pilot, dengan 175 di antaranya merupakan pilot asing. Tahun 2012 Susi Air menerima pendapatan Rp300 miliar dan melayani 200 penerbangan perintis.

9. Menteri Pariwisata: Arief Yahya

Ir. Arief Yahya, M.Sc. (lahir di Banyuwangi, 2 Maret 1961; umur 53 tahun) adalah Menteri Pariwisata Indonesia yang menjabat dari 27 Oktober 2014 pada Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. Sebelumnya ia menjabat sebagai CEO PT Telekomunikasi Indonesia sejak 11 Mei 2012. Ia menggantikan posisi Rinaldi Firmansyah. Ia melanjutkan pendidikan doktoral di Universitas Padjadjaran.

10. Menteri ESDM: Sudirman Said

Sudirman Said (lahir di Brebes, 16 April 1963), adalah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia terpilih untuk Kabinet Kerja Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Ia dikenal sebagai tokoh anti korupsi, pekerja rehabilitasi kawasan bencana, serta eksekutif di industri minyak dan gas serta direktur utama perusahaan senjata nasional.

11. Menteri Dalam Negeri: Tjahjo Kumolo

Tjahjo Kumolo, (lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 1 Desember 1957; umur 56 tahun), adalah Menteri Dalam Negeri Indonesia yang menjabat dari 27 Oktober 2014 pada Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. Ia juga merupakan salah seorang politikus Indonesia, dan terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia periode 2009–2014 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dengan wilayah pemilihan Jawa Tengah I dan sekaligus menjadi Ketua Fraksi PDI-P di DPR RI dan juga menjadi anggota Komisi I yang membidangi pertahanan, luar negeri, dan informasi di DPR RI.

12. Menteri Luar Negeri: Retno Lestari Priansari Marsudi

Retno Lestari Priansari Marsudi (lahir di Semarang, Jawa Tengah, 27 November 1962; umur 51 tahun) adalah Menteri Luar Negeri perempuan pertama Indonesia yang menjabat dari 27 Oktober 2014 dalam Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. Sebelumnya dia menjabat sebagai Duta besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda di Den Haag.

13. Menteri Pertahanan: Ryamizard Ryacudu

Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu (lahir di Palembang, Sumatera Selatan, 21 April 1950; umur 64 tahun) adalah Menteri Pertahanan pada Kabinet Kerja bentukan Presiden Joko Widodo yang mulai menjabat sejak 27 Oktober 2014. Mantan perwira tinggi militer TNI AD ini juga pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat dari tahun 2002 hingga 2005.[1] Ryamizard adalah menantu dari mantan Wakil Presiden, Try Sutrisno, ia dikenal sebagai jenderal lurus dan tegas. Kariernya mulai cemerlang setelah dia memangku jabatan Pangdam V Brawijaya, yang kemudian diteruskan menjadi Pangdam Jaya.

14. Menteri Hukum dan HAM: Yasonna H. Laoly

Yasonna Hamonangan Laoly, lahir di Sorkam, Tapanuli Tengah, 27 Mei 1953; umur 61 tahun, adalah Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam Kabinet Kerja 2014-2019 yang sebelumnya juga duduk sebagai wakil rakyat di Komisi II DPR RI periode 2004 – 2009 dari PDI-P dari Nias, atau daerah pemilihan Sumatera Utara 2. Ia berlatar belakang sebagai aktivis organisasi, akademisi, intelektual dan pimpinan di perguruan tinggi.

15. Menteri Kominfo: Rudiantara

Rudiantara (lahir di Bogor, 3 Mei 1959; umur 55 tahun) adalah Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia pada Kabinet Kerja (2014–2019). Ia merupakan profesional di bidang telekomunikasi dan pernah berkarier di Indosat, Telkomsel, Excelcomindo (kini XL Axiata), dan Telkom. Pada saat ditunjuk menjadi menteri, ia menjabat sebagai anggota komisaris di Indosat.

16. Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Yuddy Chrisnandi

Yuddy Chrisnandi (lahir di Bandung, 29 Mei 1968; umur 46 tahun) adalah Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia pada Kabinet Kerja (2014–2019). Sebagai politikus, ia pernah menjabat sebagai anggota DPR pada periode 2004–2009 dari Partai Golongan Karya dan periode 2009–2014 dari Partai Hati Nurani Rakyat

17. Menteri Keuangan: Bambang Brodjonegoro

Bambang Brodjonegoro, atau lengkapnya Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro (lahir 3 Oktober 1966; umur 48 tahun) adalah Menteri Keuangan Republik Indonesia pada Kabinet Kerja Jokowi-JK yang menjabat sejak tanggal 27 Oktober 2014. Sebelumnya ia merupakan Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia pada Kabinet Indonesia Bersatu II.

18. Menteri Negara BUMN: Rini M. Soemarno

Rini Mariani Soemarno Soewandi (lahir di Maryland, Amerika Serikat, 9 Juni 1958; umur 56 tahun) adalah Menteri Perindustrian dan Perdagangan pada Kabinet Gotong Royong. Sarjana Ekonomi lulusan 1981 dari Wellesley College, Massachusetts, Amerika Serikat ini adalah termasuk salah seorang menteri yang diangkat dari kalangan profesional. Pada 26 Oktober 2014, ia dipilih menjadi Menteri Badan Usaha Milik Negara dalam Kabinet periode 2014-2019 oleh Presiden Jokowi

19. Menteri Koperasi dan UMKM: A.A. Gusti Ngurah Puspayoga

Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga (lahir di Denpasar, Bali, 7 Juli 1965; umur 49 tahun) adalah Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Indonesia saat ini. Ia juga adalah Wakil Gubernur Bali periode 2008-2013. Ia menyelesaikan studi S1 di Universitas Ngurah Rai, Denpasar pada tahun 1991. Sebelumnya ia, menjadi Wali Kota Denpasar untuk periode 2000-2005 dan 2005-2008. Pada tahun 2013, ia mencalonkan diri sebagai calon gubernur Bali periode 2013-2018 yang diusung oleh PDI Perjuangan didampingi oleh Dewa Nyoman Sukrawan yang merupakan Ketua DPRD Kabupaten Buleleng 2009-2014. Sejak 27 Oktober 2014, ia menjabat sebagai Menteri Koperasi dan UMKM di era pemerintahan Jokowi - JK pada Kabinet Kerja.

20. Menteri Perindustrian: Saleh Husin

Saleh Husin, SE, M.Si. (lahir di Rote, 16 September 1963; umur 51 tahun) adalah Menteri Perindustrian dalam Kabinet Kerja 2014 - 2019. Pengalaman Kerja : Direktur PT Shelbi Pratama (1989), Komisaris PT Ades Alfindo Putra Setia, Tbk (1993), Anggota DPR RI untuk periode 2009-2014. Pengalaman Organisasi Politik : Wakil sekretaris Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hari Nurani Rakyat (HANURA)

21. Menteri Perdagangan: Rahmat Gobel

Rachmat Gobel (lahir di Jakarta, 3 September 1962; umur 52 tahun[1]) adalah pengusaha Indonesia. Ia merupakan generasi kedua dari keluarga Gobel yang mengendalikan perusahaan National Gobel Group yang sekarang bernama Panasonic Gobel Group. Pada 26 Oktober 2014, ia ditunjuk oleh Presiden Jokowi untuk menjadi Menteri Perdagangan dalam Kabinet Kerja Periode 2014 - 2019.

22. Menteri Pertanian: Amran Sulaiman

DR. IR. H. Andi Amran Sulaiman, MP (lahir di Bone, 27 April 1968; umur 46 tahun)[1] adalah Menteri Pertanian dalam Kabinet Kerja 2014 - 2019.

23. Menteri Ketenagakerjaan: Hanif Dhakiri

Muhammad Hanif Dhakiri (lahir di Brebes, 1 Maret 1961; umur 53 tahun) adalah anggota DPR RI periode 2009-2014 dari PKB mewakili Jawa Tengah khususnya wilayah Kabupaten Batang, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan dan Kabupaten Pemalang. Ia bertugas Komisi X DPR RI yang mengurusi masalah Pendidikan, Olahraga, Pariwisata, Kesenian dan Kebudayaan. Muhammad Hanif Dhakiri adalah seorang politisi muda Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa yang mengabdi untuk partai tersebut sejak tahun 1998. Hanif juga pernah aktif di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan dipercaya untuk menjadi Wakil Ketua Umum Dewan Koordinasi Nasional gerakan Pemuda Partai Kebangkitan Bangsa (DKN Garda Bangsa) Periode 2006-2011.

24. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadimuljono

Dr. Ir M. Basuki Hadimuljono, M.Sc (lahir di Surakarta, 5 November 1954; umur 59 tahun)[1] adalah Menteri PU dan Perumahan Rakyat pada Kabinet Kerja 2014 - 2019

25. Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup: Siti Nurbaja

Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc. (lahir di Jakarta, Indonesia, 28 Juli 1965; umur 49 tahun) adalah Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam Kabinet Kerja 2014 - 2019. Riwayat Pendidikan: Institut Pertanian Bogor, 1975-1979. Pengalaman Organisasi: Ketua Bidang Otonomi Daerah Partai Nasional Demokrat. Pengalaman Kerja : Penata muda di Pemerintah Provinsi Lampung, 1979. Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri dan Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, 2006

26. Menteri Agraria dan Tata Ruang: Ferry Musyidan Baldan

Drs. Ferry Mursyidan Baldan (lahir di Jakarta, 16 Juni 1961; umur 53 tahun) adalah Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional yang menjabat dari 27 Oktober 2014 pada Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. Sebelumnya ia adalah anggota Komisi II DPR RI untuk periode 2004-2009 sekaligus Ketua Pansus Rancangan Undang-Undang Pemilu.

27. Menteri Agama: Lukman Hakim Saifudin

Lukman Hakim Saifuddin (lahir di Jakarta, 25 November 1962; umur 51 tahun) adalah Menteri Agama Indonesia yang menjabat sejak 9 Juni 2014 di Kabinet Indonesia II dan kembali menjadi menteri di Kabinet Kerja pada 26 Oktober 2014. Ia pernah menjadi anggota DPR RI periode 1999-2004, 2004-2009 dan 2009-2014 dari Partai Persatuan Pembangunan mewakili Jawa Tengah. Ia juga pernah menjabat Wakil Ketua MPR RI periode 2009-2014. Lukman Hakim merupakan tokoh NU dan menjabat sebagai Wakil Sekretaris Pimpinan Pusat Lembaga Kemaslahatan Keluarga NU (LKKNU) 1985-1988.

28. Menteri Kesehatan: Nila F. Moeloek

Nila Djuwita Anfasa Moeloek (lahir di Jakarta, 11 April 1949; umur 65 tahun) adalah Menteri Kesehatan Indonesia yang menjabat dari 27 Oktober 2014 pada Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. Ia juga seorang ahli oftalmologi (ilmu penyakit mata) dan guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Ia adalah ketua umum Dharma Wanita Persatuan Pusat periode 2004-2009 dan istri dari Farid Anfasa Moeloek, Menteri Kesehatan pada Kabinet Reformasi Pembangunan. I

29. Menteri Sosial: Khofifah Indar Parawansa

Dra. Khofifah Indar Parawansa (lahir di Surabaya, Jawa Timur, 19 Mei 1965; umur 49 tahun) adalah Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan pada Kabinet Persatuan Nasional. Ia meraih gelar sarjana pada tahun 1990 dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Airlangga, Surabaya.

30. Menteri Peranan Wanita: Yohanan Yambise

Yohana Susana Yembise (lahir di Manokwari, Nugini Belanda, 1 Oktober 1958; umur 56 tahun adalah Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam Kabinet Kerja 2014-2019. Ia menjadi sangat dikenal karena menjadi menteri dan guru besar perempuan pertama dari Papua. Sebelum diangkat menjadi menteri, ia adalah seorang profesor di Universitas Cenderawasih.

31. Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah: Anies Baswedan

Anies Rasyid Baswedan Ph.D., (lahir di Kuningan, Jawa Barat, 7 Mei 1969; umur 45 tahun[1]) adalah Menteri Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia ke-25. Ia adalah seorang intelektual dan akademisi asal Indonesia. Cucu dari pejuang kemerdekaan Abdurrahman Baswedan, ia menginisiasi gerakan Indonesia Mengajar dan menjadi rektor termuda yang pernah dilantik oleh sebuah perguruan tinggi di Indonesia pada tahun 2007, saat menjadi rektor Universitas Paramadina pada usia 38 tahun. Menjelang pemilihan umum presiden Indonesia 2014, ia ikut mencalonkan diri menjadi calon presiden lewat konvensi Partai Demokrat.

32. Menteri Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi: M. Nasir

Muhammad Nasir (lahir di Ngawi, 27 Juni 1960; umur 54 tahun) adalah Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi pada Kabinet Kerja (2014–2019). Ia adalah rektor Universitas Diponegoro, Semarang untuk periode 2014–2018, dan Guru besar di bidang Behavioral Accounting dan Management Accounting, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah.

33. Menteri Pemuda dan Olahraga: Imam Nahrawi

H. Imam Nahrawi, S.Ag. (lahir di Bangkalan, Jawa Timur, 8 Juli 1973; umur 41 tahun) adalah seorang politikus Indonesia yang kini menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga sejak 27 Oktober 2014, pada Kabinet Kerja bentukan Presiden Joko Widodo.

34. Menteri Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi: Marwan Ja'far

H. Marwan Jafar, SE, SH, BBA (lahir di Pati, Jawa Tengah, 12 Maret 1971; umur 43 tahun) adalah anggota DPR RI dari PKB mewakili Jawa Tengah. Marwan Jafar ditugaskan di Komisi V DPR RI yang menangani Kementerian Pekerjaan Umum Indonesia, Kementerian Perumahan Rakyat Indonesia, Kementerian Perhubungan Indonesia dan Badan SAR Nasional. Marwan Ja'far merupakan Ketua Fraksi PKB DPR 2009-2014. Sebelumnya dia menjabat sebagai sekretaris fraksi partai PKB.

#Untuk Biografi Lengkapnya lihat : Biografi Lengkap 34 Menteri Kabinet Kerja Jokowi-JK
Selengkapnya

Susunan 34 Nama Menteri Kabinet Kerja Jokowi

Presiden Jokowi didampingi Wakil Presiden Jusuf kalla sudah mengumumkan 34 orang menterinya di halaman belakang Istana Negara, Jakarta Pusat, Minggu (26/10/2014) pukul 17.20 WIB. Dalam sambutannya, Jokowi menamakan kabinetnya sebagai Kabinet Kerja. Hampir semua calon menteri yang dipanggil mengenakan kemeja putih seperti dikenakan Jokowi-JK. Berikut nama-nama mereka.

1. Sekretaris Negara, Pratikno
2. Kepala Bappenas, Andrinof Chaniago
3. Menteri Kemaritiman, Indroyono Soesilo
4. Menteri Perhubungan, Ignatius Jonan
5. Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti
6. Menteri Pariwisata, M Yahya
7. Menteri ESDM, Sudirman Said
8. Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Tedjo Edy Purdjianto
9. Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo
10. Menteri Luar Negeri, Retno Lestari Priansari Marsudi
11. Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu
12. Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly
13. Menteri Komunikasi dan Informatikan, Rudiantara
14. Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Crisnandi
15. Menteri Koordinator Perekonomian, Sofyan Djalil
16. Menteri Keuangan, Bambang Sumantri Brodjonegoro
17. Menteri BUMN, Rini M Soemarno
18. Menteri Koperasi dan UMKM, AA Ngurah Puspayoga
19. Menteri Perindustrian, Saleh Husin
20. Menteri Perdagangan, Rahmat Gobel
21. Menteri Pertanian, Amran Sulaiman
22. Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dakhiri
23. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rayat, Basuki Hadimuljono
24. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaja
25. Menteri Agraria dan Tata Ruang, Ferry Musyidan Baldan
26. Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani
27. Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin
28. Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek
29. Menteri Sosial, Khofifah Indra Parawansa
30. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise
31. Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar Menengah, Anies Baswedan
32. Menteri Ristek dan Dikti, M Nasir
33. Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nachrawi
34. Menteri PDT dan Transmigrasi, Marwan Jafar


Biografi Lengkap 34 Menteri Kabinet Kerja Jokowi-JK


Presiden Joko Widodo memberi nama kabinetnya dengan sebutan Kabinet Kerja. Menurut Jokowi, pembentukan susunan menteri lebih cepat delapan hari dari waktu yang diatur dalam undang-undang, yaitu 14 hari. "Saya bersama Pak JK (Wakil Presiden Jusuf Kalla) sangat berhati-hati dalam memilih menteri," kata Jokowi di Istana hari ini, Ahad, 26 Oktober 2014.

Pengumuman Kabinet Kerja dimulai pukul 17.20 WIB. Semua calon menteri sudah lebih dulu hadir dengan berpakaian putih dan celana hitam. Jumlah menteri sebanyak 34. Presiden dan Wakil Presiden juga memakai baju yang sama. 

Dalam menentukan calon menteri, Jokowi menggunakan cara baru untuk menyaring mereka. Di antaranya, melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan untuk melihat rekam jejak calon menteri. Jokowi ingin orang-orang di kabinetnya nanti bersih dari masalah hukum.

Selengkapnya

Daftar 34 Nama Menteri Kabinet Jokowi

Jokowi-JK memastikan 34 nama tokoh yang akan menjabat menteri. Sebanyak 34 nama itu termasuk beberapa tokoh yang dalam beberapa hari dipanggil ke Istana. Namun tak semua yang datang merupakan calon menteri.

Beberapa hanya diajak berdiskusi soal pemerintahan dan hukum. Andi sendiri mengklaim tak tahu persis nama tokoh yang masuk dalam kabinet Jokowi-JK. Mulai esok, takakan ada lagi pemanggilan tokoh-tokoh ke Istana. Semua nama tersebut tak akan berubah kecuali terjadi hal-hal khusus.

Soal nama baru yang diserahkan kepada Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad juga sudah jelas. Jokowi-JK sudah memiliki gambaran soal penelusuran KPK serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan.

Pemanggilan sendiri sudah dimulai Jokowi sejak hari kedua dirinya menjabat sebagai presiden setelah dilantik pada Senin, 20 Oktober 2014. Ada sejumlah perubahan nama kementerian jika dibandingkan dengan Kabinet Indonesia Bersatu II.

Dari daftar tersebut, masih ada empat kementerian yang belum terisi, yakni Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Berikut proyeksi susunan kabinet tersebut.

1. Wiranto diprediksi menjadi Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan
2. Ryamizard Ryacudu dicalonkan menjadi Menteri Pertahanan
3. Tjahjo Kumolo dipersiapkan menjadi Menteri Dalam Negeri
4. Retno Marsudi diprediksi menjadi Menteri Luar Negeri
5. Niken Widiastuti diproyeksikan menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika
6. Saldi Isra diperkirakan menjadi Hukum dan Hak Asasi Manusia/Menteri Luar Negeri
7. Puan Maharani diproyeksikan menjadi Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat
8. Ferry Mursidan diproyeksikan menjadi Menteri Agraria dan Pertanahan
9. Siti Nurbaya dicalonkan menjadi Menteri Kehutanan/Lingkungan
10. Yuddy Chrisnandi diproyeksikan menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga
11. Din Syamsudin diproyeksikan menjadi Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
12. Lukman Hakim dicalonkan menjadi Menteri Agama
13. Komarudin Hidayat diproyeksikan menjadi Menteri Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah
14. Sudharto diproyeksikan menjadi Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi
15. Marwan Ja'far diproyeksikan menjadi Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal
16. Hanif Dhakiri diproyeksikan menjadi Menteri Tenaga Kerja, Desa Tertinggal, dan Transmigrasi/Kepala BNPTKI
17. Sofyan Djalil diproyeksikan menjadi Menteri Koordinator Perekenomian
18. Rini Soemarno dicalonkan menjadi Menteri Badan Usaha Milik Negara
19. Khofifah Indar Parawansa diperkirakan menjadi Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah
20. Bambang Brojonegoro dipersiapkan menjadi Menteri Keuangan
21. Rahmat Gobel diproyeksikan menjadi Menteri Perindustrian dan Perdagangan
22. Kuntoro Mangkusbroto diproyeksikan menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
23. Ignatius Jonan diproyeksikan menjadi Menteri Transportasi
24. Basuki Hadimuljono diproyeksikan menjadi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
25. Agus Suhartono diproyeksikan menjadi Menteri Maritim
26. Indroyono Soesilo dipersiapkan menjadi Menteri Agraria/Kedaulatan Pangan
27. Susi Pudjiastuti diproyeksikan menjadi Kementerian Pariwisata
28. Hasto Kristiyanto diproyeksikan menjadi Menteri Sekretaris Negara
29. Pramono Anung diproyeksikan menjadi Sekretaris Kabinet
30. HM Prasetyo diproyeksikan menjadi Jaksa Agung

Selain itu, ada beberapa tokoh yang diproyeksi akan menduduki posisi penting untuk membantu Jokowi, yakni:

- Luhut Binsar Panjaitan diproyeksikan menjadi Kepala Staf Kepresidenan
- Anis Baswedan dicalonkan menjadi Staf Kepresidenan
- Putra Nababan dipersiapkan menjadi Staf Kepresidenan
- Andi Wijayanto diperkirakan menjadi Staf Sekretaris Negara
- Mirza Adityaswara diproyeksikan menjadi Gubernur BI/Direktur Jenderal Pajak

Sumber : Tribunnews

Selengkapnya

Daftar Nama Menteri dan Struktur Kabinet Jokowi-JK

Hingga Selasa (21/10/2014) malam, Presiden Joko Widodo belum juga mengumumkan struktur kabinet ataupun nama-nama menterinya. Tidak ada secuil informasi pun yang disampaikan oleh Jokowi ataupun Tim Transisi yang membantunya membuat postur kabinet tersebut.

Kompas.com memotret Rini Soemarno, Ketua Tim Transisi Jokowi-Jusuf Kalla, ketika ia datang ke Istana Kepresidenan, Selasa. Saat itu, ada selembar kertas yang memperlihatkan sebuah bagan, diduga merupakan struktur kabinet Jokowi.

Bagan itu terdiri dari empat bagian yang diberi warna berbeda. Di atas tiap-tiap bagian terdapat tulisan kementerian koordinator dan diikuti kementerian-kementerian yang berada di bawahnya. Berikut ini daftar bagan yang terlihat dalam foto yang diabadikan Kompas.com tersebut.

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (6 kementerian)
1. Kementerian Dalam Negeri
2. Kementerian Luar Negeri
3. Kementerian Pertahanan
4. Kementerian Hukum dan HAM
5. Kementerian Komunikasi dan Informatika
6. Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi

Di samping bagan tersebut terdapat empat pos, yakni Badan Intelijen Negara, TNI, Polri, dan satu pos lagi yang tidak jelas terbaca.

Kementerian Koordinator Kemaritiman (4 kementerian)
1. Kementerian Perhubungan
2. Kementerian Kelautan dan Perikanan
3. Kementerian Pariwisata
4. Kementerian ESDM

Tidak terlihat (10 kementerian)
1. Tidak terlihat
2. Kementerian BUMN
3. Kementerian Koperasi dan UKM
4. Kementerian Perindustrian
5. Kementerian Perdagangan
6. Kementerian Pertanian
7. Kementerian Ketenagakerjaan
8. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
9. Kementerian Kehutanan
10. Kementerian Agraria dan Tata Ruang

Kementerian Koordinator Pembangunan ... (tidak terbaca dengan jelas, membawahi 8 kementerian)
1. Kementerian Agama
2. Kementerian Kesehatan
3. Kementerian Sosial
4. Kementerian Pemberdayaan Perempuan
5. Kementerian Kebudayaan, Pendidikan Dasar, dan Menengah (Budikdasmen)
6. Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristek Dikti)
7. Kementerian Pemuda dan Olahraga
8. Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi

Di samping bagan kementerian itu, terdapat empat pos, yakni BKPM, Badan Ekonomi Kreatif, Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN), dan TNP2K.

Hingga berita ini ditayangkan, Kompas.com masih mengupayakan konfirmasi terhadap bagan-bagan di kertas tersebut. - KOMPAS
Selengkapnya

Daftar Nama Calon Menteri pada Kabinet Jokowi

Beredar bocoran nama calon menteri Jokowi yang disetor ke KPK. Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla akan dilantik hari ini oleh MPR. Setelah dilantik, Jokowi akan segera mengumumkan siapa saja yang akan duduk sebagai menteri di kabinetnya yang rencananya berjumlah 34 kementerian itu.

Sebelumnya, Jokowi sudah meminta bantuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk melakukan pelacakan harta kekayaan terhadap para calon menterinya. Jokowi mengaku sudah menyerahkan 43 nama calon menteri ke KPK.

"43 Nama. Sudah diserahkan," kata Jokowi di Balai Kota Jakarta, Jumat (17/10).

Berdasarkan bocoran yang diperoleh merdeka.com, Senin (20/10), hingga Kamis (16/10), Jokowi sudah menyerahkan 25 nama calon menteri kepada KPK dan PPATK. 25 orang itu berasal dari perwakilan partai politik dan kalangan profesional.

Berikut 25 nama calon menteri yang telah diserahkan Jokowi ke KPK dan PPATK;

1. Mensesneg: Andi Wijayanto (Tim Transisi)
2. Menseskab: Anis Baswedan (Tim Transisi)
3. Menteri BUMN : Rini Sumarno (Tim Transisi)
4. Mendagri : Tjahjo Kumolo (PDIP)
5. Menko Ekuin: Sri Mulyani (profesional)
6. Menko Kesra: Muhaimin Iskandar (PKB)
7. Menko Polhukam: Luhut Panjaitan
8. Menhan: Budiman (mantan KSAD)
9. Menkeu: Chatib Basri
10. Menteri ESDM: Kuntoro Mangkusubroto
11. Mendag: Rahmat Gobel
12. Menperin: Dwi Sucipto (Semen Indonesia)
13. Menteri UKM: Khofifah Indar (Muslimat NU)
14. Menteri Ekonomi Kreatif: Triawan Munaf (PDIP)
15. Menkumham: Hikmahanto Juwana (hukum internasional)
16. Menteri PAN RB: Siti Nurbaya (NasDem)
17. Menhub: Rusdi Kirana ( Lion Air-PKB)
18. Menkominfo: Niken Widiastuti (PDIP-dir RRI)
19. Menteri Perumahan Rakyat: Budi Karya Sumadi (PT Jaya Ancol)
20. Menristek Dikti: Ilham Habibie
21. Mendik Das: Fahmi Idris (Ketua IDI)
22. Menteri Agama: Lukman Hakim Saifuddin (PPP)
23. Menpora: Nusron Wahid (Ansor/NU/Golkar)
24. Mensos: Eva Kusuma Sundari (PDIP)
25. Menteri Pariwisata: Ngurah Puspayoga (PDIP).

[merdeka]
Selengkapnya

Daftar Negara yang Akan Hadir pada Pelantikan Jokowi

Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) mengaku tidak mengundang perwakilan negara sahabat dalam pelantikan Presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) pada hari ini, Senin 20 Oktober 2014. Meski tak mengundang, MPR mendapat pemberitahuan sejumlah negara akan datang dalam acara pelantikan Jokowi-JK. “ Sekitar 17 perwakilan Negara tetangga dan utusan khusus dipastikan hadir” kata Ketua MPR Zulkifli Hasan di MPR, Jakarta, Sabtu 18 Oktober 2014.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal MPR Edi Siregar menyebutkan satu per satu perwakilan negara-negara yang akan menghadiri pelantikan Jokowi-JK. "Ada Sultan Brunei, PM Singapura, PM Malaysia, PM Timor Leste, PM Papua Niugini, Presiden Iran, PM Haiti, Wakil PM Thailand, PM Australia, dan satu orang mantan PM Jepang," ujar Edi. Selain itu, kata Edi, beberapa perwakilan dan utusan khusus negara lain juga akan datang, yaitu Menteri Luar Negeri (Menlu) AS, Menlu Inggris, Menlu Selandia Baru, Menteri Federasi Rusia, utusan Vietnam, utusan RRT, serta utusan Belanda.

Adik kandung Megawati Soekarnoputri, Rachmawati Soekarnoputri menuding Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) mempermalukan Bangsa Indonesia. Menurut dia, pelantikan Jokowi yang akan dihadiri perwakilan negara sahabat sebagai bentuk kepentingan pihak asing. "Apa pentingnya pelantikan Jokowi untuk mereka (bangsa asing), ini pasti ada kepentingannya, pasti pihak asing merongrong untuk meminta aset negara ke Jokowi," ujar Rachmawati saat menggelar konferensi pers di kediamannya di Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (15/10)

Rachmawati menduga, Jokowi memiliki koneksi dengan bangsa asing, terutama dalam pengerukan kekayaan alam di tanah air. Akibat kekhawatirannya ini, putri dari Presiden pertama Indonesia, Soekarno itu berharap agar DPR mempertimbangkan untuk melantik Jokowi sebagai Presiden. "Saya berharap agar DPR mempertimbangkan untuk pelantikan Jokowi, karena mempermalukan bangsa sudah banyak bermain dengan bangsa asing," pungkasnya. - merdeka

Mereka yang sudah memberikan konfirmasi kehadiran antara lain:

Presiden Timor Leste Taur Matan Ruak
Perdana Menteri Brunei Darussalam HM Sultan Haji Hassanal Bolkiah
Perdana Menteri Papua Nugin Peter O'Nieill
Perdana Menteri Australia Tony Abbott
Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong
Perdana Menteri Malaysia Dato' Sri Mohd Najib bin Tun Abdul Razak
Perdana Menteri Haiti Laurent Salvador Lamonthe
Utusan khusus Jepang mantan Perdana Menteri Yasuo Fukuda.
Deputi Ketua Parlemen China Yan Junqi
Kepala Kantor Pemerintah Viet Nam Vu Duc Ndu
Menteri Luar Negeri Selandia Baru Murray McCully
Utusan Khusus Republik Korea Kim Tae-whan dan Ham Jin-kyu.
Deputi PM/Menlu Thailand Tanasak Patimapragorn
Utusan khusus Belanda Dr Tjeek Willink
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry
Menteri Luar Negeri Inggris Philip Hammond
Menteri Perindustrian Rusia Denis Valentinovich.

Kepala Protokol Negara Kementerian Luar Negeri Ahmad Rusdi mengatakan, para kepala negara dan pemerintahan akan mendapatkan pelayanan seperti tamu negara, mulai dari keprotokolan, pengaturan pengamanan, fasilitas transportasi, maupun courtesy. Baik dalam penyambutan di bandara maupun saat menghadiri upacara pelantikan.

“Pada upacara pelantikan ketika tiba mereka akan disambut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Setelah pelantikan mereka akan menghadiri resepsi yang diselenggarakan Presiden baru, Joko Widodo,” papar dia.

Beberapa kepala negara akan langsung bertolak kembali ke negaranya usai acara. Namun ada pula yang mengatakan kunjungan kehormatan, baik kepada Presiden baru maupun mitra atau koleganya.

Selain kepala negara/pemerintahan serta utusan khusus, seluruh duta besar dan perwakilan organisasi internasional yang ada di Jakarta telah memastikan kehadiran mereka. Jumlahnya sekitar 90 orang.
Selengkapnya

Daftar Nama Calon Ketua MPR Republik Indonesia

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mendesak pemilihan pimpinan MPR dilakukan secara musyawarah mufakat. Usulan ini merupakan upaya untuk menghindari mekenisme voting dalam pemilihan pimpinan MPR sehingga tidak ada kelompok yang merasa menang dan kalah, tetapi semuanya terakomodasi.

Hal ini disampaikan Ketua Kelompok DPD di MPR, Bambang Sadono dalam konferensi pers di Palza Crowne, Jalan Gatot Subroto, Jakarta pada Minggu (5/10). Selain Bambang, hadir juga Sekretaris Kelompok DPD di MPR, Asri Anas, dan tiga anggotanya, yakni Nurmawati Bantilan, Hana Hasanah Fadel Muhammad, dan Diah Ratu Ganefi.

“Kami mengusulkan agar pemilihan MPR ini sedapat mungkin menghindari voting. Kami dorong pemilihan pimpinan MPR dilakukan musyarawah untuk mencapai mufakat sehingga semua kelompok terakomodasi dalam unsur pimpinan MPR,” ujar Bambang dalan konferensi pers tersebut.

Bambang menilai jika mekanismenya dilakukan voting, hanya kelompok tertentu yang mendominasi pimpinan MPR dan ada kelompok merasa kalah dan menang. Konsekuensinya, pimpinan MPR pun hanya mengakomodasi kepentingan politik kelompok tertentu.

“Seperti yang kita ketahui sekarang, terjadi polarisasi antara kelompok Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dan Koalisi Merah Putih (KMP) di parlemen. KMP sudah menguasai pimpinan DPR. Kita tidak mengharapkan pimpinan MPR dikuasai kelompok tertentu, apakah KIH atau KMP,” tuturnya.
DPR, lanjutnya mengusulkan agar dilakukan perubahan Tata Terbit Pemilihan MPR sehingga jumlah pimpinan MPR ditambah agar bisa mengakomodasi semua kelompok. Menurutnya, DPD siap menginisiasikan perubahan Tata Tertib mengenai jumlah pimpinan MPR tersebut.

“Bisa saja formulasinya, 3 unsur pimpinan MPR dari KMP, 3 dari KIH dan 3 dari DPD. Jumlah pimpinan MPR ditambah dari 5 menjadi 9 sehingga semua kelompok masuk dalam unsur pimpinan,” contohnya.

Jika semua terwakili, menurut Bambang, suasana politik kita menjadi kondusif sehingga kita semua bisa fokus membangun bangsa dan mensejahteraan rakyat.

“Energi bangsa kita tidak habis hanya untuk kepentingan politik kelompok tertentu,” tandanya.
Bambang juga mengakui bahwa sampai saat ini mereka belum menentukan posisi apakah akan duduk sebagai ketua atau wakil MPR, tetapi mereka sudah mengusulkan sembilan nama mewakil tiga wilayah, yakni Indonesia bagian Barat, Timur, dan Tengah untuk menduduki kursi pimpinan MPR.

“Kami akan mengusulkan sembilan nama kepada semua fraksi. Silakan nama mana yang akan dipilih dan berapa kursi yang akan diberikan. Tetapi semuanya tergantung keputusan fraksi,” katanya.

Berikut ini nama calon ketua MPR yang diusulkan DPD:

Wilayah Barat

1. Asmawati (Sumatera Selatan).
2. Abdul Gafar Usman (Riau).
3. Hudarni Rani (Bangka Belitung).

Wilayah Tengah

1. Oesman Sapta (Kalimantan Barat).
2. AM Fatwa (DKI Jakarta).
3. Ahmad Muqowam (Jawa Tengah).

Wilayah Timur

1. John Peris (Maluku).
2. Hana Hasanah Fadel Muhammad (Gorontalo).
3. Ajib Padindang (Sulawesi Selatan).

Sumber:Suara Pembaruan

Selengkapnya

Daftar Kandidat Anggota Kabinet Jokowi-JK

Daftar 42 kandidat calon anggota kabinet dengan keterpilihan tertinggi:

1. Menteri Pendidikan Nasional: Anies Baswedan dengan 3.032 pemilih.
2. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Poltak Sitanggang dengan 2.753 pemilih.
3. Menteri Perindustrian: Dahlan Iskan dengan 2.604 pemilih.
4. Jaksa Agung: Abraham Samad dengan 2.559 pemilih.
5. Menteri Sekretaris Negara: Maruarar Sirait 2.534 pemilih.
6. Menteri Kesehatan: Ribka Tjibtaning 2.379 pemilih.
7. Menteri Negara Lingkungan Hidup: Erwin Usman dengan 2.369 pemilih.
8. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Najwa Shihab dengan 2.346 pemilih.
9. Menteri Luar Negeri: Hikmahanto Juwana dengan 2.195 pemilih.
10. Kepala BNP2TKI: Anis Hidayah dengan 2.155 dengan pemilih.
11. Menteri Sosial: Khofifah Indar Parawansa dengan 2.127 pemilih.
12. Menteri Agama: Komarudin Hidayat dengan 2.111 pemilih.
13. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Rieke Diah Pitaloka dengan 2.109 pemilih.
14. Menteri Perumahan Rakyat: Mohammad Jehansyah Siregar dengan 2.102 pemilih.
15. Menteri Dalam Negeri: Basuki Tjahaja Purnama dengan 2.091 pemilih.
16. Menteri Perhubungan: Ignasius Jonan dengan 2.087 pemilih.
17. Menteri Riset dan Teknologi: Yohanes Surya dengan 2.067 pemilih.
18. Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat: Tri Rismaharini dengan 2.035 pemilih.
19. Menteri Pemuda dan Olahraga: Adian Napitupulu dengan 1.966 pemilih.
20. Menteri Komunikasi dan Informatika: Onno W Purba dengan 1.966 pemilih.
21. Menteri Koordinator Perekonomian: Faisal Basri dengan 1.897 pemilih.
22. Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal: Indra J Piliang dengan 1.894 pemilih.
23. Menteri Pertanian: Dwi Adreas Santosa dengan jumlah 1.888 pemilih.
24. Kepala Badan Pertanahan Negara (BPN): Usep Setiawan dengan 1.880 pemilih.
25. Menteri Hukum dan HAM: Zainal Arifin Muchtar dengan 1.863 pemilih.
26. Menteri Kelautan dan Perikanan: Hugua dengan 1.859 pemilih.
27. Menteri Pembangunan Perencanaan Negara/Bappenas: Agus Suhartono dengan 1.830 pemilih.
28. Menteri Perdagangan: Marie Elka Pangestu dengan 1.822 pemilih.
29. Menteri Keuangan: Hendrawan Supratikno dengan 1.777 pemilih.
30. Menteri Pekerjaan Umum: Marwan Jafar dengan 1.762 pemilih.
31. Menteri Pertahanan: Mayjen (Purn) TNI TB Hasanuddin dengan 1.759 pemilih.
32. Kepala Badan Intelijen Negara: As'ad Said Ali dengan 1.747 pemilih.
33. Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah: Budiman Sudjatmiko dengan 1.743 pemilih.
34. Kepala BKPM: Ichsanoodin Noorsy dengan jumlah 1.634 pemilih.
35. Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan: TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan dengan 1.624 pemilih.
36. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak: Wanda Hamidah dengan 1.584 pemilih.
37. Menteri Badan Usaha Milik Negara: Edwin H Sukowati dengan 1.567 pemilih.
38. Menteri Kehutanan: Chalid Muhammad dengan 1.493 pemilih.
39. Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Komarudin Watubun dengan 1.315 pemilih.
40. Sekretaris Kabinet: Pramono Anung Wibowo dengan 1.152 pemilih.
41. Ketua Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan: Budi Arie Setiadi dengan 928 pemilih.
42. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB): Eko Teguh Paripurno dengan 720 pemilih.

Berdasarkan statistik terhadap hasil jajak pendapat tersebut, kandidat menteri yang beragama Islam sebanyak 92 orang dan non-Muslim sebanyak 31 orang.

Berdasarkan usia, kandidat menteri yang memiliki usia 60 tahun ke atas sebanyak 11 orang, usia 50-59 tahun sebanyak 42 orang, usia 40-49 tahun sebanyak 48 orang, dan usia 30-39 tahun sebanyak 22 orang.

Dilihat dari latar belakang partai atau nonpartai, sebanyak 71 orang tidak berafiliasi dengan partai politik dan 51 orang berafiliasi dengan partai politik. Sebanyak 32 orang asal PDI-P, 13 orang dari Partai Nasdem, 6 orang dari PKB, dan satu orang asal Partai Hanura.

Jajak pendapat tersebut dimulai sejak 27 Juli 2014 pukul 03.00 WIB hingga 4 September 2014 pukul 00.01 WIB. Jajak pendapat digelar dengan metode satu akun Facebook untuk satu pos kementerian.

Polling memberikan ruang bagi masyarakat memilih usulan di luar daftar yang ditampilkan. Tercatat, jumlah kunjungan ke situs tersebut sebanyak 606.400 akun. Sebanyak 162.788 akun di antaranya memberikan pilihan.

Dari jumlah pemilih itu, sebanyak 105.812 pemilih berasal dari Indonesia. Sementara itu, sisanya berasal dari luar negeri, antara lain Malaysia, Singapura, Taiwan, Inggris, Amerika Serikat, Mesir, dan Arab Saudi.

Menurut Rahman polling kandidat menteri bagi kabinet Jokowi-JK merupakan bentuk partisipasi rakyat dalam membentuk pemerintahan.

"Jokowi berkali-kali minta agar seluruh rakyat Indonesia memberikan masukan, baik nama, kriteria, maupun arsitektur kabinet. Polling ini menjawab apa yang diminta Jokowi," ujar dia. Sumber: Kompas

Selengkapnya

Lembaga Kementerian Membuka CPNS 2013

Info CPNS Lembaga Kementerian 2013Pemerintah akan melakukan seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mulai September mendatang untuk merekrut sekitar 60 ribu pegawai baru. Dari total 60 ribu CPNS baru itu, sebanyak 20 ribu CPNS direkrut oleh instansi pusat dan 40 ribu CPNS akan direkrut oleh pemerintah daerah.

Melansir situs Setkab, Sabtu (20/7/2013), Deputi SDM Aparatur Kementerian PAN-RB Setiawan Wangsaatmaja menjelaskan, Sebanyak 29 kementerian dan 36 lembaga akan melakukan seleksi CPNS Tahun Anggaran 2013 ini. Berikut Kementerian Lembaga (K/L) yang membuka lowongan CPNS untuk Tahun Anggaran 2013 Kementerian/Lembaga :

1. Kementerian Koordinator Bidang Polhukam.
2. Kementerian Koordinator Bidang Kesra.
3. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
4. Kementerian Dalam Negeri.
5. Kementerian Luar Negeri.
6. Kementerian Pertahanan.
7. Kementerian Hukum dan HAM.
8. Kementerian Keuangan.
9. Kementerian ESDM.
10. Kementerian Perindustrian.

11. Kementerian Perdagangan.
12. Kementerian Pertanian.
13. Kementerian Kehutanan.
14. Kementerian Perhubungan.
15. Kementerian Kelautan dan Perikanan.
16. Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
17. Kementerian Kesehatan.
18. Kementerian Pekerjaan Umum.
19. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
20. Kementerian Sosial.

21. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
22. Kementerian Lingkungan Hidup.
23. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
24. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional.
25. Kementerian PANRB
26. Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal.
27. Kementerian Perumahan Rakyat.
28. Kementerian Pemuda dan Olahraga.
29. Kementerian Sekretariat Negara.
30. Arsip Nasional RI (ANRI).

31. Lembaga Administrasi Negara (LAN).
32. Badan Kepegawaian Negara (BKN).
33. Perpustakaan Nasional (PERPUSNAS).
34. Badan Pusat Statistik (BPS).
35. Badan Inteljen Negara (BIN).
36. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
37. Lembaga Penerbangan Antariksa Nasional (LAPAN).
38. Badan Informasi Geospasial (BIG).
39. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
40. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

41. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).
42. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
43. Badan Pertanahan Nasional (BPN).
44. Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).
45. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
46. Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI).
47. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
48. Lembaga Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
49. Badan SAR Nasional.
50. Badan Narkotika Nasional (BNN).

51. Badan Standarisasi Nasional (BSN).
52. Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN).
53. Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN).
54. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme RI (BNPT).
55. Kejaksaan Agung.
56. Sekretariat Kabinet.
57. Sekretariat Jenderal BPK.
58. Sekretariat Jenderal DPR.
59. Sekretariat Mahkamah Agung.
60. Sekretariat Mahkamah Konstitusi.

61. Sekretariat Komisi Yudisial.
62. Sekretariat Komisi Nasional HAM.
63. Sekretariat KPU.
64. Badan Koordinasi Keamanan Laut (BAKORKAMLA).
65. Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

#INFO CPNS BUMN 2013 · Situs Setkab -
#Lihat Pula : Penerimaan CPNS 2013 Pemerintahan Daerah Kabupaten Kota dan Provinsi.
Selengkapnya

Daftar Pemerintahan Daerah Membuka CPNS

Info CPNS 2013Daftar nama pemerintahan daerah yang membuka lowongan CPNS 2013 memang banyak dicari-cari seluruh calon Pegawai Negeri Sipil di Indonesia, khususnya wilayah Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng), Jawa Timur (Jatim), Jogyakarta, DKI Jakarta, Banten, dan lain-lainnya.

Informasi semua berita lowongan CPNS dapat anda saksikan disini, semua info lowongan penerimaan CPNS didapatkan dari berbagai sumber situs website info CPNS 2013. Mengingat soal CPNS menggunakan sistem CAT (Computer Assisted Test) kali, dengan dimulainya sistem baru di tahun 2013 ini. Banyak lowongan kerja CPNS 2013 terbaru daripada tahun kemarin. Seluruh pemda provinsi, pemda kabupaten dan pemkot kota menerima lowongan CPNS di daerah tertentu, berikut ini daftar lengkapnya.

Penerimaann CPNS 2013 Pemerintahan Provinsi Pemprov :

1. Provinsi NAD Nanggroe Aceh Darussalam - 2 Provinsi Sumatera Utara - 3 Provinsi Sumatera Barat - 4 Provinsi Bangka Belitung - 5 Provinsi Bengkulu - 6 Provinsi Lampung - 7 Provinsi DKI Jakarta - 8 Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta - 9 Provinsi Kalimantan Tengah - 10 Provinsi Kalimantan Barat - 11 Provinsi Kalimantan Selatan - 12 Provinsi Sulawesi Selatan - 13 Provinsi Sulawesi Tengah - 14 Provinsi Sulawesi Barat - 15 Provinsi Nusa Tenggara Barat - 16 Provinsi Nusa Tenggara Timur - 17 Provinsi Maluku - 18 Provinsi Maluku Utara - 19 Provinsi Papua Barat

Penerimaann CPNS 2013 Pemerintahan Kabupaten/Kota Pemkab/Pemkot :

Kab. Gayo Lues Kab. Aceh Barat Daya Kab. Aceh Selatan Kab. Aceh Singkil Kab. Aceh Tamiang Kab. Aceh Tenggara Kab. Pidie Jaya Kab. Batu Bara Kab. Nias Kab. Nias Barat Kab. Nias Selatan Kab. Nias Utara Kab. Padang Lawas Kab. Padang Lawas Utara Kab. Deli Serdang Kab. Labuhan Batu Utara Kab. Tapanuli Tengah Kab. Tapanuli Utara Kab. Sibolga

Kab. Kepulauan Mentawai Kab. Solok Selatan Kab. Pasaman Kota Padang Panjang Kab. Indragiri Hilir Kab. Kepulauan Meranti Kab. Kuantan Singingi Kab. Pelalawan Kab. Rokan Hilir Kab. Siak Kota Pekanbaru Kab. Batanghari Kab. Kerinci Kab. Sarolangun Kab. Tebo Kota Sungai Penuh Kab. Bungo Kab. Banyuasin Kab. Muara Enim Kab. Musi Banyuasin Kab. Musi Rawas Kab. Ogan Ilir Kab. Ogan Komering Ilir Kab. Ogan Komering Ulu Kota Pagar Alam Kota Prabumulih Kab. Lahat Kab. Ogan Komering Ulu Selatan Kota Lubuk Linggau

Kab. Bangka Barat Kab. Bangka Selatan Kab. Bangka Tengah Kab. Belitung Kab. Belitung Timur Kab. Bangka
Kab. Bengkulu Tengah Kab. Kepahiang Kab. Lebong Kab. Rejang Lebong Kab. Seluma Kab. Mesuji Kab. Pesisir Barat Kab. Pesawaran Kab. Tanggamus Kab. Way Kanan Kab. Metro Kab. Kep. Anambas Kab. Lingga Kab. Natuna

Kab. Bogor Kota Bandung Kota Depok Kota Bogor Kota Tangerang Selatan Kota Serang Kota Cilegon Kab. Cilacap Kab. Kedal Kab. Kudus Kab. Purblingga Kab. Semarang Kab. Wonosobo Kota Magelang Kota Pekalongan Kota Salatiga Kota Semarang Kota Surakarta Kab. Jember Pemkab Kab. Sidoarjo Kota Mojokerto Kab. Mojokerto Pemkot Kota Surabaya Kab. Mojokerto Kab. Pamekasan Kab. Tuban Kota Blitar Kota Kediri Kota Malang Kota Probolinggo

Kab. Barito Kab. Katingan Kab. Lamandau Kab. Pulang Pisau Kab. Barito Timur Kab. Kotawaringin Timur Kab. Kapuas Hulu Kab. Kayong Utara Kab. Ketapang Kab. Kubu Raya Kab. Landak Kab. Melawai Kab. Sanggau Kab. Sekadau Kab. Sintang Kab. Pontianak Kab. Sambas Kota Pontianak Kota Singkawang Kab. Balangan Kab. Kota Baru Kab. Tabalong Kab. Tanah Bumbu Kab. Tapin Kab. Banjar Kab. Barito Kuala Kab. Hulu Sungai Tengah Kab. Hulu Sungai Utara Kota Banjar Baru Kota Banjarmasin Kab. Bulungan Kab. Kutai Barat Kab. Kutai Timur Kab. Malinau Kab. Nunukan Kab. Paser Kab. Penajam Paser Utara Kab. Tana Tidung Kota Bontang

Kab. Bolaang Mongondow Selatan Kab. Bolaang Mongondow Timur Kab. Bolaang Mongondow Utara Kab. Kepulauan Siau Togulandang Biaro Kab. Minahasa Tenggara Kab. Bolaang Mangondow Kota Tomohon Kab. Gorontalo Utara Kab. Pohuwato Kab. Luwu Timur Kab. Bantaeng Kab. Enrekang Kab. Pinrang Kab. Toraja Utara Kota Pare Pare Kab. Tojo Una-Una Kab. Bombana Kab. Buton Utara Kab. Kolaka Utara Kab. Konawe Utara Kab. Wakatobi

Kab. Jembrana Kab. Karangasem Kota Denpasar Kab. Lombok Utara Kab. Sumbawa Barat Kab. Mangarai Barat Kab. Manggarai Timur Kab. Sabu Raijua Kab. Sumba Barat Kab. Sumba Barat Daya Kab. Sumba Tengah Kab. Ende Kab. Flores Timur Kab. Manggarai Kab. Nagekeo Kab. Rote Ndao Kab. Sikka Kab. Timor Tengah Utara

Kab. Buru Selatan Kab. Maluku Barat Daya Kab. Maluku Tenggara Kota Tual Kab. Maluku Tenggara Barat Kab. Seram Bagian Barat Kab. Halmahera Tengah Kab. Halmahera Timur Kab. Pulau Morotai Kab. Halmahera Barat Kota Ternate Kota Tidore Kepulauan Kab. Asmat Kab. Deiyai Kab. Dogiyai Kab. Intan Jaya Kab. Jayawijaya Kab. Keerom Kab. Lanny Jaya Kab. Memberamo Raya Kab. Mappi Kab. Paniai Kab. Puncak Kab. Puncak Jaya Kab. Tolikara Kab. Yalimo Kab. Biak Numfor Kab. Kepulauan Yapen Kab. Fak Fak Kab. Maybrat Kab. Raja Ampat

# Untuk Informasi Lembaga pemerintahan yang membuka lowongan CPNS 2013 untuk pelamar umum tahun ini dapat anda lihat klik disini : Penerimaan CPNS 2013 Lembaga Kementerian
Selengkapnya

Daftar Nama Lagu Kebangsaan Negara Dunia

Nama Lagu Kebangsaan Negara di DuniaLagu kebangsaan adalah suatu lagu yang diakui menjadi suatu lagu resmi dan menjadi simbol suatu negara atau daerah. Lagu kebangsaan dapat membentuk identitas nasional suatu negara dan dapat digunakan sebagai ekspresi dalam menunjukkan nasionalisme dan patriotisme. Lagu kebangsaan bisa diakui oleh konstitusi, undang-undang, ataupun tanpa hukum resmi dari pemerintah yang mengatur dan hanya berdasar pada konsesi masyarakat saja. Perbedaan antara lagu kebangsaan dengan lagu patriotik adalah bahwa lagu kebangsaan ditetapkan secara resmi menjadi simbol suatu bangsa. Selain itu, lagu kebangsaan biasanya merupakan satu-satunya lagu resmi suatu negara atau daerah yang menjadi ciri khasnya. Berikut Nama Negara dan Lagu kebangsaannya, Tahun diadopsi dan Pencipta Lirik serta Musiknya.

Afganistan Sououd-e-Melli 2006 Abdul Bari Jahani Babrak Wassa
Afrika Selatan Lagu kebangsaan Afrika Selatan 1994 Enoch Sontonga dan Cornelius Jacob Langenhoven Enoch Sontonga dan Lourens de Villiers
Albania Hymni i Flamurit 1912 Aleksander Stavre Drenova Ciprian Porumbescu
Aljazair Qassaman 1962 Moufdi Zakaria Mohamed Fawzi
Amerika Serikat The Star-Spangled Banner 1931 Francis Scott Key John Stafford Smith
Andorra El Gran Carlemany 1914 Enric Marfany Bons Juan Benlloch y Vivó
Angola Angola Avante 1975 Manuel Rui Alves Monteiro Rui Alberto Vieira Dias Mingas
Antigua dan Barbuda Fair Antigua, We Salute Thee 1981 Novelle Hamilton Richards Walter Garnet Picart Chambers
Antillen Belanda Beautiful Islands
Arab Saudi Aash Al Maleek 1950 Ibrahim Khafaji Abdul Rahman Al-Khateeb
Argentina Oid, Mortales 1813 Vicente López y Planes Blas Parera
Armenia Mer Hayrenik 1918, 1991 Mikael Nalbandian Barsegh Kanachyan
Aruba Aruba Dushi Tera
Australia Advance Australia Fair 1984 Peter Dodds McCormick Peter Dodds McCormick
Austria Land der Berge, Land am Strome 1947 Paula von Preradović Wolfgang Amadeus Mozart/Johann Holzer
Azerbaijan Azərbaycan marşı 1992 Ahmed Javad Uzeyir Hajibeyov

Bahama March On, Bahamaland 1973 Timothy Gibson Timothy Gibson
Bahrain Bahrainona 1971 Mohamed Sudqi Ayyash tidak diketahui
Kepulauan Balear La Balanguera
Bangladesh Amar Sonar Bangla 1972 Rabindranath Tagore Rabindranath Tagore
Barbados In Plenty and In Time of Need 1966 Irving Burgie C. Van Roland Edwards
Basque Eusko Abendaren Ereserkia
Belanda Wilhelmus van Nassouwe 1932 tidak diketahui Adrianus Valerius
Belarus My Belarusy 1955 Michael Klimovich Nestar Sakalowski
Belgia La Brabançonne 1830 Louis-Alexandre Dechet François Van Campenhout
Belize Land of the Free 1981 Samuel Alfred Haynes Selwyn Walford Young
Benin L'Aube Nouvelle 1960 Gilbert Jean Dagnon Gilbert Jean Dagnon
Bhutan Druk tsendhen 1953 Dasho Gyaldun Thinley Aku Tongmi
Bolivia Bolivianos, el hado propicio 1852 José Ignacio de Sanjinés Leopoldo Benedetto Vincenti
Bosnia-Herzegovina Intermeco 1999 Dušan Šestić
Botswana Fatshe leno la rona 1966 Kgalemang Tumedisco Motsete Kgalemang Tumedisco Motsete
Brasil Hino Nacional Brasileiro 1822 Joaquim Osório Duque Estrada Francisco Manuel da Silva
Britania Raya God Save the Queen 1745 tidak diketahui tidak diketahui
Brunei Allah Peliharakan Sultan 1951 Pengiran Haji Mohamed Yusuf bin Abdurrahman Awang Haji Besar bin Sangap
Bulgaria Mila Rodino 1964 Tsvetan Radoslavov Tsvetan Radoslavov
Burkina Faso Une Seule Nuit 1984 Thomas Sankara Thomas Sankara
Burundi Burundi bwacu 1962 Jean-Baptiste Ntahokaja Marc Barengayabo

Kepulauan Cayman Beloved Isles Cayman
Republik Ceko Kde domov můj? 1918 Josef Kajetán Tyl František Škroup
Chad La Tchadienne 1960 Louis Gidrol Paul Villard
Chili Himno Nacional de Chile 1828 Eusebio Lillo Ramón Carnicer
Republik Rakyat Cina Barisan Para Sukarelawan (义勇军进行曲) 1982 (resmi)
2004 (konstitusional) Tian Han Nie Er

Denmark Der er et Yndigt Land 1835 Adam Oehlenschläger Hans Ernst Krøyer
Djibouti Lagu kebangsaan Djibouti 1977 Aden Elmi Abdi Robleh
Dominika Isle of Beauty, Isle of Splendour 1978 Wilfred Oscar Morgan Pond Lemuel McPherson Christian

Ekuador Salve, Oh Patria 1948 Juan León Mera Antonio Neumane
El Salvador Saludemos la Patria orgullosos 1879 Juan José Cañas Juan Aberle
Estonia Mu isamaa, mu õnn ja rõõm 1920 Johann Voldemar Jannsen Fredrik Pacius
Ethiopia Whedefit Gesgeshi Woude Henate Ethiopia 1992 Dereje Melaku Mengesha Solomon Lulu Mitiku

Kepulauan Faroe Tú alfagra land mitt
Fiji God Bless Fiji 1970 Michael Francis Alexander Prescott Charles Austin Miles
Filipina Lupang Hinirang 1898 José Palma Julián Felipe
Finlandia Maamme/Vårt land 1867 Johan Runeberg Fredrik Pacius

Gabon La Concorde 1960 Georges Aleka Damas Georges Aleka Damas
Gambia For The Gambia Our Homeland 1965 Virginia Julie Howe Jeremy Frederick Howe
Georgia Tavisupleba 2004 David Magradze Zakaria Paliashvili
Ghana God Bless Our Homeland Ghana 1957 Michael Kwame Gbordzoe Philip Gbeho
Grenada Hail Grenada 1974 Irva Merle Baptiste Louis Arnold Masanto
Guatemala Guatemala Feliz 1896 José Joaquín Palma Rafael Álvarez Ovalle
Guinea Liberté 1958 tidak diketahui Kodofo Moussa
Guinea-Bissau Esta é a Nossa Pátrai Bem Amada 1974 Amílcar Cabral Xiao He
Guinea Ekuatorial Caminemos Pisando la Senda de Nuestra Inmensa Felicidad 1968 Atanasio Ndongo Miyone Atanasio Ndongo Miyone
Guyana Dear Land of Guyana, of Rivers and Plains 1966 Archibald Leonard Luker Robert Cyril Gladstone Potter

Haiti La Dessalinienne 1904 Justin Lhérisson Nicolas Geffrard
Honduras Tu bandera es un lampo de cielo 1915 Augusto Constancio Coello Carlos Hartling
Hungaria Himnusz 1844 Ferenc Kölcsey Ferenc Erkel

Islandia Lofsöngur 1944 Matthías Jochumsson Sveinbjörn Sveinbjörnsson
India Jana-Gana-Mana (जन गण मन) 1950 Rabindranath Tagore Rabindranath Tagore
Indonesia Indonesia Raya 1945 Wage Rudolf Supratman Wage Rudolf Supratman
Iran Sorood-e Jomhoori-e Eslami 1990 kolektif Hassan Riyahi
Irak Mawtini 2004 Ibrahim Touqan Mohammed Flayfel
Irlandia Amhrán na bhFiann 1926 Peadar Kearney dan Liam Ó Rinn Peadar Kearney and Patrick Heeney
Israel Hatikvah 1948 (de facto)
2004 (de jure) Naftali Herz Imber Samuel Cohen
Italia Inno di Mameli 1946 (de facto) Goffredo Mameli Michele Novaro

Jamaika Jamaica, Land We Love 1962 Hugh Braham Sherlock Robert Charles Lightbourne
Jepang Kimigayo (君が代) 1999 (de jure) Hiromori Hayashi
Jerman Das Lied der Deutschen 1922 August Heinrich Hoffmann von Fallersleben Joseph Haydn

Kamboja Nokoreach 1941 Samdach Chuon Nat F. Perruchot dan J. Jekyll
Kamerun Chant de Ralliement 1957 René Djam Afame, Samuel Minkio Bamba, Moïse Nyatte Nko'o dan Dr Benard Nsokika Fonlon René Djam Afame
Kanada O Canada 1980 Adolphe-Basile Routhier dan Robert Stanley Weir Calixa Lavallée
Kazakhstan Meniñ Qazaqstanım 2006 Zhumeken Nazhimedenov (lalu dimodifikasi oleh Nursultan Nazarbayev) Shamshi Kaldayakov
Kenya Ee Mungu Nguvu Yetu 1963 Graham Hyslop, G. W. Senoga-Zake, Thomas Kalume, Peter Kibukosya, dan Washington Omondi Komisi lagu kebangsaan
Kiribati Teirake kaini Kiribati 1979 Urium Tamuera Ioteba Urium Tamuera Ioteba
Kolombia Oh Gloria inmarcesible 1886 Rafael Núñez Oreste Sindici
Komoros Udzima wa ya Masiwa 1978 Said Hachim Sidi Abderemane Said Hachim Sidi Abderemane dan Kamildine Abdallah
Kongo La Congolaise 1959, 1991 Jacques Tondra dan Georges Kibanghi Jean Royer dan Joseph Spadilière
Korea Selatan Aegukga (애국가) 1947 Ahn Eak-tae
Korea Utara Aegukka (Korea Utara) 1948 Pak Seyŏng Kim Wŏn'gyun
Kosta Rika Noble patria, tu hermosa bandera 1853 José María Zeledón Brenes Manuel María Gutiérrez
Kroasia Lijepa nasa domovino 1972 Antun Mihanovic Josip Runjanin
Kuba La Bayamesa 1902 Perucho Figueredo Perucho Figueredo

Laos Pheng Xat Lao 1947 Sisana Sisane Thongdy Sounthonevichit
Latvia Dievs, Sveti Latviju 1920 Kārlis Baumanis Kārlis Baumanis
Lebanon Lagu kebangsaan Lebanon 1927 Rashid Nakhle Wadih Sabra
Lesotho Lesotho Fatse La Bontata Rona 1966 François Coillard Ferdinand-Samuel Laur
Liberia All Hail, Liberia Hail 1847 Daniel Bashiel Warner Olmstead Luca
Libya Libya, Libya, Libya 2011 Al Bashir Al Arebi Mohammed Abdel Wahab
Liechtenstein Oben am jungen Rhein 1963 Jakob Josef Jauch tidak diketahui
Lithuania Tautiska Giesme 1919 Vincas Kudirka Vincas Kudirka
Luxemburg Ons Hémécht 1895 Michel Lentz Jean Antoine Zinnen

Makedonia Denes nad Makedonija 1992 Vlado Maleski Todor Skalovski
Madagaskar Ry Tanindraza nay malala ô 1958 Pasteur Rahajason Norbert Raharisoa
Malawi Mlungu salitsani Malawi 1964 Michael-Fredrick Paul Sauka Michael-Fredrick Paul Sauka
Maladewa Gaumee Salaam 1972 Muhammad Jameel Didi Pandit Wannakuwattawaduge Don Amaradeva
Malaysia Negaraku 1957 kolektif French Pierre Jean de Beranger (dari lagu Allah Lanjutkan Usia Sultan)
Mali Pour L'Afriquue et pour toi, Mali 1962 Seydou Badian Kouyate Banzumana Sissoko
Malta L-Innu Malti 1964 Dun Karm Psaila Robert Samut
Kepulauan Marshall Forever Marshall Islands 1991 Amata Kabua Amata Kabua
Mauritius Motherland 1968 Jean Georges Prosper Philippe Gentil
Meksiko Lagu kebangsaan Meksiko 1943 Francisco González Bocanegra Jaime Nunó
Mesir Biladi, Biladi, Biladi (بلادى بلادى بلادى) 1979 Sayed Darwish Sayed Darwish
Mikronesia Patriots of Micronesia 1991 tidak diketahui dari lagu tradisional Jerman, Ich hab' mich ergeben
Moldova Limba noastră 1994 Alexei Mateevici Alexandru Cristea
Monako Hymne Monégasque 1848 Louis Notari Charles Albrecht
Mongolia Lagu kebangsaan Mongolia 1950 Tsendiin Damdinsüren Bilegiin Damdinsüren
Luvsanjyamts Murdorj
Montenegro Oj, svijetla majska zoro 2004 lagu tradisional Žarko Mirković
Maroko Hymne Cherifien 1956 Ali Squalli Houssaini Léo Morgan
Mozambik Pátria Amada 2002 Salomão J. Manhiça tidak diketahui
Myanmar Kaba Ma Kyei 1948 Saya Tin Saya Tin

Namibia Namibia, Land of the Brave 1991 Axali Doëseb Axali Doëseb
Nauru Nauru Bwiema 1968 Margaret Hendrie Laurence Henry Hicks
Nepal Sayaun Thunga Phool Ka 2007 Byakul Maila Amber Gurung
Nikaragua Salve a ti, Nicaragua 1918 Salomón Ibarra Mayorga Luis A. Delgadillo
Niger La Nigerienne 1961 Maurice Albert Thiriet Robert Jacquet dan Nicolas Abel François Frionnet
Nigeria Arise Oh Compatriots, Nigeria's Call Obey 1978 John A. Ilechukwu, Eme Etim Akpan, B. A. Ogunnaike, Sotu Omoigui, dan P. O. Aderibighe Band Polisi Nigeria dibawah kepemimpinan B. E. Odiase
Norwegia Ja, vi elsker dette landet Bjørnstjerne Bjørnson Rikard Nordraak

Oman The Sultan's Anthem 1932 Rashid bin Uzayyiz Al Khusaidi James Frederick Mills

Pakistan Qaumi tarana 1954 Hafeez Jullundhri Ahmed Ghulamali Chagla
Pantai Gading L'Abidjanaise
Panama Himno Istemño (Hymne Isthmus) 1925 Jeronimo de la Ossa Santos Jorge
Papua Nugini O Arise, All You Sons 1975 Tom Shacklady Tom Shacklady
Paraguay Paraguayos, República o Muerte 1933 Francisco Acuña de Figueroa Francisco José Debali
Perancis La Marseillaise 1795 Claude Joseph Rouget de Lisle Claude Joseph Rouget de Lisle
Peru Somos libres, seámoslo siempre 1821 José de la Torre Ugarte y Alarcón Jose Bernardo Alcedo
Kepulauan Pitcairn God Save The Queen
Polandia Mazurek Dabrowskiego 1926 Józef Wybicki tidak diketahui
Portugal A Portuguesa 1911 Henrique Lopes de Mendonça Alfredo Keil
Puerto Riko La Borinqueña

Republik Afrika Tengah La Renaissance 1960 Barthélémy Boganda Herbert Pepper
Republik Demokrasi Kongo Debout Kongolaise 1960, 1997 Joseph Lutumba Simon-Pierre Boka di Mpasi Londi
Republik Dominika Quisqueyanos valientes 1934 Emilio Prud'Homme Jose Rufino Reyes Siancas
Rumania Deşteaptă-te, române (Bangunlah, Orang Romania) 1989 Andrei Mureșanu Gheorghe Ucenescu
Rusia Lagu kebangsaan Rusia 2000 Sergey Mikhalkov Alexander Vasilyevich Alexandrov
Rwanda Rwanda rwacu 2002 Faustin Murigo Jean-Bosco Hashakimana

St. Kitts and Nevis Oh Land of Beauty 1983 Kenrick Georges Kenrick Georges
St. Lucia Sons and Daughters of St. Lucia 1979 Charles Jesse Leton Felix Thomas
St. Vincent and the Grenadines St Vincent Land So Beautiful 1979 Phyllis Punnett
Samoa The Banner of Freedom 1962 Sauni Iiga Kuresa Sauni Iiga Kuresa
Samoa Amerika Amerika Samoa
Sao Tomé and Principe Independência total 1975 Alda Neves da Graça do Espírito Santo Manuel dos Santos Barreto de Sousa e Almeida
Skotlandia Tidak ada secara resmi. The Flower of Scotland, Scotland the Brave, dan Scots Wha Hae merupakan beberapa yang dapat digunakan jika perlu.
Selandia Baru God Defend New Zealand 1977 Thomas Bracken dan Thomas H. Smith John Joseph Woods
Senegal Pincez Tous vos Koras, Frappez les Balafons (Renggut Korasmu, Gempur Si Balafon) 1960 Léopold Sédar Senghor Herbert Pepper
Serbia Boze Pravde 1882 (de facto)
2006 (de jure) Jovan Đorđević Davorin Jenko
Sierra Leone High We Exalt Thee, Realm of the Free 1961 Clifford Nelson Fyle John Akar
Singapura Majulah Singapura 1965 Zubir Said Zubir Said
Siprus Imnos pros tin Eleftherian 1960 Dionýsios Solomós Nikolaos Mantzaros
Slovakia Nad Tatrou sa blyská 1918 Janko Matúška
Slovenia Zdravljica (Sulangan) 1989 France Prešeren Stanko Premrl
Kepulauan Solomon God Save Our Solomon Islands 1978 Panapasa Balekana dan Matila Balekana Panapasa Balekana
Spanyol Marcha Real 1770 tidak memiliki lirik
Sri Lanka Sri Lanka Matha 1951 Ananda Samarakoon Ananda Samarakoon
Sudan Nahnu Djundullah Djndulwatan 1956 Sayyed Ahmed dan Mohammed Salih Ahmed Murjan
Sudan Selatan South Sudan Oyee! 2011 Universtias Juba Universitas Juba
Suriname God zij met ons Suriname 1959 Cornelis Atses Hoekstra dan Henry de Ziel Johannes Corstianus de Puy
Swaziland Oh God, Bestower of the Blessings of the Swazi 1968 Andrease Enoke Fanyana Simelane David Kenneth Rycroft
Swedia Du gamla, Du fria (Engkau purba, Engkau bebas, Engkau utara bergunung-gunung) Abad ke-19 Richard Dybeck folk tune
Swiss Swiss Psalm 1961 (de facto)
1981 (de jure) Leonhard Widmer, Charles Chatelanat, Camillo Valsangiacomo, dan Flurin Camathias Alberich Zwyssig
Suriah Homat el Diyar 1936 Khalil Mardam Bey Mohammed Flayfel and Ahmad Salim Flayfel

Republik Cina Tiga Prinsip Rakyat
Tajikistan Surudi milli 1991 Gulnazar Keldi Suleiman Yudakov
Tanjung Verde Cântico da Liberdade 1996 Amílcar Spencer Lopes Adalberto Higino Tavares Silva
Tanzania Mungu ibariki Afrika 1961 kolektif Enoch Sontonga
Thailand Phleng Chat (เพลงชาติ) 1939 Luang Saranupraphan Peter Feit
Timor Leste Pátria 2002 Francisco Borja da Costa Afonso de Araujo
Togo Salut à toi, pays de nos aïeux 1960 Alex Casimir-Dosseh Alex Casimir-Dosseh
Tonga Koe Fasi Oe Tui Oe Otu Tonga 1875 Uelingatoni Ngū Tupoumalohi Karl Gustavus Schmit
Trinidad dan Tobago Forged From The Love of Liberty 1962 Patrick Castagne Patrick Castagne
Tunisia Himat Al Hima (Penbela Tanah Air) 1987 Mustafa Sadiq Al-Rafi'i dan Aboul-Qacem Echebbi Mohammed Abdelwahab
Turki Istiklâl Marsi 1921 Mehmet Akif Ersoy Osman Zeki Üngör
Turkmenistan Independent, Neutral, Turkmenistan State Anthem 2008 kolektif Veli Mukhatov
Tuvalu Tuvalu mo te Atua 1978 Afaese Manoa Afaese Manoa

Uganda Oh Uganda, Land of Beauty 1962 George Wilberforce Kakoma George Wilberforce Kakoma
Ukraina Shche ne vmerla Ukraina 1917 Pavlo Chubynsky Mykhaylo Verbytsky
Uni Emirat Arab Ishy Bilady 1971 Arif Al Sheikh Abdullah Al Hassan Saad Abdel Wahab
Uruguay Orientales, la Patria o la tumba 1938 Francisco Acuña de Figueroa Francisco José Debali
Uzbekistan O`zbekiston Respublikasining Davlat Madhiyasi 1991 Abdulla Aripov Mutal Burhanov

Vanuatu Yumi, Yumi, Yumi 1980 François Vincent Ayssav François Vincent Ayssav
Vatikan Inno e Marcia Pontificale 1949 Antonio Allegra Charles Gounod
Venezuela Gloria al bravo pueblo 1881 Vicente Salias Juan José Landaeta
Vietnam Tien Quan Ca 1945 Van Cao Van Cao

Yaman United Republic 1990 Abdallah Abdulwahab Noman Ayub Tarish
Yordania As-salam al-malaki al-urdoni
Yunani Imnos pros tin Eleftherian 1865 Dionýsios Solomós Nikolaos Mantzaros

Zambia Stand and Sing of Zambia, Proud and Free 1964 kolektif Enoch Sontonga
Zimbabwe Kalibusiswe Ilizwe leZimbabwe (Diberkatilah Tanah Zimbabwe) 1994 Solomon Mutswairo Fred Changundega
Selengkapnya

Daftar Nama Bendera Beberapa Negara Dunia

Nama Bendera dan Lagu Kebangsaan Negara di DuniaSetiap negara memiliki identitas masing-masing baik itu lambang negara maupun bendera negara, bendera masing-masing negara memiliki nama khusus dan sejarah bagi tersendiri. Bendera suatu negara merupakan perlambang kedaulatan dan kemerdekaan suatu bangsa, hingga beberapa negara memberikan nama spesial untuk benderanya sebagai tanda kehormatan bagi bendera tersebut, berikut diantaranya bendera-bendera di dunia yang memiliki nama.

1. Sang Saka Merah Putih - Indonesia

Sang Saka Merah Putih merupakan julukan kehormatan terhadap bendera Merah Putih negara Indonesia. Pada mulanya sebutan ini ditujukan untuk bendera Merah Putih yang dikibarkan pada tanggal 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta, saat Proklamasi dilaksanakan. Tetapi selanjutnya dalam penggunaan umum, Sang Saka Merah Putih ditujukan kepada setiap bendera Merah Putih yang dikibarkan dalam setiap upacara bendera.

Bendera pusaka dibuat oleh Ibu Fatmawati, istri Presiden Soekarno, pada tahun 1944. Bendera berbahan katun Jepang (ada juga yang menyebutkan bahan bendera tersebut adalah kain wool dari London yang diperoleh dari seorang Jepang. Bahan ini memang pada saat itu digunakan khusus untuk membuat bendera-bendera negara di dunia karena terkenal dengan keawetannya) berukuran 276 x 200 cm. Sejak tahun 1946 sampai dengan 1968, bendera tersebut hanya dikibarkan pada setiap hari ulang tahun kemerdekaan RI.

Sejak tahun 1969, bendera itu tidak pernah dikibarkan lagi dan sampai saat ini disimpan di Istana Merdeka. Bendera itu sempat sobek di dua ujungnya, ujung berwarna putih sobek sebesar 12 X 42 cm. Ujung berwarna merah sobek sebesar 15x 47 cm. Lalu ada bolong-bolong kecil karena jamur dan gigitan serangga, noda berwarna kecoklatan, hitam, dan putih. Karena terlalu lama dilipat, lipatan-lipatan itu pun sobek dan warna di sekitar lipatannya memudar.

Setelah tahun 1969, yang dikerek dan dikibarkan pada hari ulang tahun kemerdekaan RI adalah bendera duplikatnya yang terbuat dari sutra. Bendera pusaka turut pula dihadirkan namun ia hanya 'menyaksikan' dari dalam kotak penyimpanannya.

2. Union Jack atau Union Flag - Inggris

Britania Raya menggunakan bendera nasional Royal Banner yang umumnya dikenal sebagai Union Flag atau Union Jack. Desain terkini Union Flag berasal dari persatuan Irlandia dan Britania Raya pada 1801. Proporsinya yang betul ialah 1:2. Bagaimanapun, versi yang digunakan secara resmi oleh Pasukan Britania Raya memodifikasinya menjadi 3:5. Sejarah, status terkini, dan nomenklatur Union Flag, dan penggunaannya selain daripada sebagai bendera untuk Britania Raya (contoh, di Australia), diperlakukan secara lengkap di bawah artikel Union Jack.

Ladang biru dengan salib merah Saint George (santo pelindung Inggris) yang diberi pinggit di putih yang dilapiskan ke atas salib merah diagonal Saint Patrick (santo pelindung Irlandia), yang dilapiskan ke atas salib putih Saint Andrew (santo pelindung Skotlandia); biasa dikenal sebagai Union Flag, namun umumnya disebut Union Jack; desain dan warnanya (khususnya Blue Ensign) menjadi dasar untuk sejumlah bendera lain termasuk anggota Commonwealth of Nations dan negara bagian atau provinsi konstituennya, seperti teritori seberang lautan Inggris.

Bendera ini pernah digunakanoleh negara-negara yang berada di dalam Kekaisaran Britania. Kini, selain menjadi bendera kebangsaan Britania Raya, ia juga memiliki status resmi atau separuh resmi di negara-negara dalam Persemakmuran. Ladang biru dengan salib merah Saint George (santo pelindung Inggris) yang diberi pinggit di putih yang dilapiskan ke atas salib merah diagonal Saint Patrick (santo pelindung Irlandia), yang dilapiskan ke atas salib putih Saint Andrew (santo pelindung Skotlandia), biasa dikenal sebagai Union Flag, namun umumnya disebut Union Jack.

3. Trocolore - Perancis

Bendera Perancis diperkenalkan pada 17 Mei 1853 oleh Napoleon Bonaparte. Bendera ini memiliki tiga warna yaitu biru, putih, dan merah. Warna ini diperkenalkan oleh Valéry Gerard d'Esting. Bendera ini dibuat tahun 1789 oleh Revolusi Perancis. Pada Piala Dunia FIFA 1998 di Perancis, Adidas menjadi partai utama dipanggil "tricolore" mirip warna bendera negara ini. Sedangkan tiga warna dalam bendera Perancis menyiratkan liberte, egalite & fraternite (kebebasan, kesejajaran dan persaudaraan)

4. Bundesflagge - Jerman

Bendera Jerman pertama kali diperkenalkan pada tahun 1919. Pada tahun 1949 bendera ini dipakai untuk negara Jerman Barat. Pada 1991 setelah Jerman bersatu bendera ini kembali digunakan. Bendera ini terdiri dari tiga warna yaitu hitam di atas, merah di tengah, dan kuning ("emas"). Terdapat dua teori mengenai asal-usul warna-warna bendera ini. Teori pertama mengatakan bahawa warna bendera diambil dari pakaian seragam yang digunakan oleh Kor Bebas Lutzow yang dianggotai oleh para Mahasiswa, dengan tujuan untuk menentang pendudukan Napoleon di negara Jerman. Teori kedua mengatakan bahawa warna tersebut berasal dari jata diraja Empayar Rom Holy.

5. The Tricolour - Belanda

Bendera Belanda ini dipakai oleh pemerintahan sejak 1572. Desainnya merupakan triwarna horisontal merah, putih, dan biru. Bendera ini merupakan desain bendera triwarna tertua. Bendera Perancis diubah menjadi triwarna vertikal untuk menghindari kebingungan dengan bendera Belanda.

6. The Stars and Stripes - Amerika Serikat

Bendera Amerika Serikat juga disebut the Stars and Stripes artinya Bintang-Bintang dan Garis-Garis. Bentuk bendera Amerika Serikat memang mengalami perubahan variasi dari masa ke masa. Pada awal revolusi kemerdekaan melawan penjajahan Inggris bendera yang dipakai adalah yang disebut Continental Colors atau Grand Union Flag. Bendera ini memiliki 13 strip merah dan putih seperti pada bendera Amerika yang sekarang, tetapi dengan lukisan bendera Inggris atau Union Jack di sudut kiri. Jadi, segi empat yang sekarang ditempati bintang-bintang, pada masa itu ditempati lukisan bendera Inggris. Tigabelas strip merah putih mewakili 13 wilayah jajahan Inggris yang memberontak.

Lukisan bendera Inggris disudut kiri ini dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa ke-13 wilayah jajahan pada mulanya tidaklah bermaksud hendak melepaskan diri sepenuhnya dari Inggris. Ke-13 wilayah jajahan itu adalah New York, Virginia, Maryland, Pennsylvania, Massachusetts, Delaware, New Jersey, New Hampshire, Rhode Island, Connecticut, South Carolina, North Carolina, dan Georgia. Semuanya wilayah di pantai timur yang menghadap ke Samudera Atlantik. Sesudah deklarasi kemerdekaan, lukisan bendera Inggris tidak lagi dianggap layak menghiasi bendera Amerika Serikat. Sebab itu tahun 1777 Kongres memutuskan penggantian gambar bendera Inggris itu dengan 13 bintang yang mewakili negara-negarabagian. Dengan demikian bendera Amerika diubah menjadi 13 strip atau garis-garis merah-putih, dan 13 bintang putih dengan warna dasar biru.

Tahun 1794, setelah dua negarabagian baru bergabung dengan Amerika Serikat, Kongres memutuskan menambahkan dua bintang dan dua strip pada bendera Amerika Serikat. Bintang-bintangnya tersusun dalam lima baris, tiga sebaris. Menjelang tahun 1817, negarabagian Amerika Serikat bertambah lima lagi, tetapi Kongres Amerika tidak suka menambah lima bintang dan lima strip lagi, sebab akan kelihatan terlalu ramai. Seorang wakil negarabagian New York, Peter Wendover, lalu mengusulkan agar jumlah garis atau strip pada bendera Amerika Serikat dikembalikan pada jumlah 13, dan hanya bintangnya yang ditambah sebanyak jumlah negarabagian. Kongres menyetujui usul itu tanggal 4 April 1818. Sekalipun demikian Kongres waktu itu tidak menegaskan bagaimana ke-20 bintang itu harus disusun, sehingga para pembuat bendera membuat berbagai susunan. Ada yang menyusunnya dalam 4 baris, lima bintang sebaris. Tetapi ada pula yang menyusun ke-20 bintang dalam bentuk satu bintang besar. Bendera seperti ini disebut The Great Star Flag.

Pada masa Perang Saudara, sewaktu sejumlah negarabagian selatan memberontak dan membentuk negara sendiri yang disebut The Confederation States of America, mereka juga merancang bendera sendiri. Pada mulanya mereka menggunakan bendera yang disebut Stars and Bars. Bentuknya mirip bendera Amerika Serikat tetapi stripnya hanya tiga. Disudut kiri atas tersusun 7 bintang dalam bentuk lingkaran. Tujuh bintang ini mewakili 7 negarabagian yang mula-mula memberontak dan membentuk konfederasi. Sewaktu jumlah negarabagian yang ikut memberontak bertambah, bendera ini diubah lagi.

Sebaliknya Presiden Abraham Lincoln menolak mengeluarkan bintang-bintang yang mewakili negarabagian yang memberontak dari bendera Amerika Serikat yang selama perang saudara itu disebut pihak Uni. Pasukan Uni bertempur di bawah bendera 33 bintang pada tiga bulan pertama perang, bendera 34 bintang sampai tahun 1863, dan bendera 35 bintang sampai perang berakhir. Tidak ada rancangan yang ditetapkan bagi susunan 46 bintang yang dipakai dari tahun 1908 sampai 1912. Tetapi ketetapan presiden menyeragamkan susunan bagi 48 bintang pada tahun 1912 setelah New Mexico dan Arizona diterima sebagai negarabagian ke-47 dan 48, untuk 49 bintang tahun 1959 setelah Alaska dinyatakan sebagai negarabagian ke-49, dan untuk 50 bintang pada tahun 1960, setelah Hawaii resmi diterima sebagai negarabagian Amerika Serikat yang ke-50.

7. Dannebrog - Denmark

Bendera Denmark (Dannebrog - kain Denmark), adalah bendera merah dengan salib Skandinavia putih. Garis vertikal salib tersebut berada di sisi tiang. Desain bendera Denmark ini ditiru oleh negara Nordik lainnya: Swedia, Norwegia, Finlandia, Islandia. Pada waktu negara Denmark dan Norwegia membentuk persatuan (personal union), Dannebrog tetap menjadi bendera Norwegia hingga Norwegia mengadopsi benderanya sendiri pada 1821.

Dannebrog merupakan bendera nasional tertua di dunia yang masih dipakai saat ini, dengan sumber paling awal berasal dari abad ke-14. Sebelum Dannebrog digunakan, pasukan Denmark diketahui menggunakan bendera gagak.

Bendera Denmark adalah bendera negara tertua yang masih digunakan (abad ke-13). bendera ini, yang disebut Dannebrog itu dan menjadi inspirasi untuk negara-negara Nordik lain yaitu Norwegia, Swedia, Finlandia, Islandia, dan bendera Skandinavia regional untuk Kepulauan Faroe, Åland, Scania dan Bornholm, serta bendera untuk Shetland non-Skandinavia dan Orkney.

8. Aurivende - Brasil

Bendera Brasil ini dipakai oleh pemerintahan sejak tanggal 19 November 1889. Desainnya oleh Raimundo Teixeira Mendes dengan warna latar hijau dengan jajar genjang kuning di tengah-tengahnya. Di tengah-tengah jajar genjang terdapat lingkaran biru dengan bintang putih (memiliki 5 macam ukuran dan melambangkan ke-27 negara bagian Brasil) dan dilingkari pita yang bertuliskan Ordem e Progresso (Keteraturan dan Kemajuan)

9. Hinomaru - Jepang

Bendera Jepang (Hinomaru "cakra surya" dalam bahasa Jepang), memaparkan cakra besar berwarna merah di bahagian tengah di atas bidang warna putih. Legenda mengatakan bahwa bendera ini berasal dari zaman invasi Mongolia ke Jepang pada abad ke-13. Dikatakan bahwa seorang hiksu Buddha, Nichiren, mempersembahkan bendera matahari ini seorang Shogun yang mempunyai upaya untuk mematahkan serangan Mongol.

Lambang matahari ini pernah dijumpai di kipas berlipat yang dibawa oleh para samurai semasa pergelutan kuasa di antara klan Taira dan Minamoto. Ia juga sering digunakan di panji-panji militer semasa Era Sengoku pada abad ke-15 dan abad ke-16. Kerajaan Shogun Tokugawa (1603-1867) menetapkan penggunaan bendera ini untuk kapal-kapalnya sejak awal tahun 1600. Pada pertengahan abad ke-19, kerajaan-kerajaan shogun yang lain mengarahkan semua kapal Jepang untuk membuat perkara yang sama.

Semasa era Pemulihan Meiji pada tahun 1868, bendera ini dianggap sebagai bendera kebangsaan. Walaupun ia telah digunakan di lautan sejak 1870, penggunaannya di darat hanya menjadi resmi pada 13 Agustus 1999. Variasi terkenal bendera ini menunjukkan matahari dengan 16 sinar merah, digunakan oleh angkatan bersenjata Jepang sehingga akhir Perang Dunia II. Bendera ini kini digunakan oleh Angkatan Laut Jepang. Mulai dipakai sebagai bendera nasional pada akhir abad ke-19

10. l'Unifolié - Kanada

Adalah bendera merah dengan sebuah warna putih di tengahnya, menampilkan sebuah ciri khusus daun maple merah. Pada penggunaannya pada tahun1965 yang dianggap sebagai waktu pertama kalinya sebuah bendera nasional secara resmi untuk menggantikan Bendera Britania Raya. Bendera ini sebelumnya yang dikenal dengan nama "Canadian Red Ensign" sudah pergunakan sejak tahun 1890-an dan sudah diresmikan oleh sebuah Order-in-Council pada tahun 1945 untuk dipergunakan pada setiap tempat ataupun acara yang memerlukan untuk mengibarkan sebuah bendera Kanada.

11. Ay Yıldız - Turki

Bendera ini terdiri dari sebuah bulan sabit berwarna putih dan bintang putih pada sebuah latar belakang berwarna merah. Bendera ini disebut Ay Yıldız dalam bahasa Turki yang artinya adalah "bulan bintang".

12. Siniristilippu - Finlandia

Bendera Finlandia (Siniristilippu - Bendera Salib Biru) diadopsi pada tahun 1918. Bendera ini bermotif palang Skandinavia biru dengan latar belakang putih. Warna biru melambangkan langit dan warna putih melambangkan salju dan malam putih pada musim panas di Finlandia.

13. Subz hilali parcham - Pakistan

Bendera Pakistan dirancang oleh Ameer-ud-Din Khidwai dan diresmikan saat Pakistan merdeka pada 14 Agustus 1947. Bagian hijaumelambangkan rakyat yang beragama Islam dan putih melambangkan kaum minoritas bukan Islam. Bulan sabit melambangkan kemajuan danbintang melambangkan cahaya dan ilmu. Sebutan rakyat setempat untuk bendera ini adalah subz hilali parcham (Urdu) untuk "bendera hijau dan bulan sabit".

Sumber: http://id.wikipedia.org
Selengkapnya