Showing posts with label Politik. Show all posts
Showing posts with label Politik. Show all posts

Partai Gelora - Gelombang Rakyat Indonesia

Biografi Profil Biodata Fahri Hamzah Partai Gelora - Gelombang RakyatFahri Hamzah adalah Mantan Wakil Ketua DPR RI yang akan segera mendeklarasikan Partai Gelombang Rakyat atau Gelora. Fahri juga telah meluncurkan logo Partai Gelora di media sosial. "Kita main pelan aja. InsyaAllah nanti tanggal 10 kami undang," kata Fahri Hamzah, Senin, 4 November 2019. Fahri mengatakan, struktur partai juga sudah terbentuk sampai ke daerah. Setelah pensiun dari DPR RI pada akhir September 2019, Fahri Hamzah bersama konco-nya di PKS dulu, Anis Matta, fokus dalam pembentukan Partai Gelora.

Banyak yang mengira bahwa partai ini merupakan transformasi dari organisasi kemasyarakatan Gerakan Arah Baru Indonesia atau Ormas Garbi yang juga didirikan Fahri dan Anis Matta pada 2017. Nyatanya, Garbi akan tetap berdiri sebagai ormas, sementara Partai Gelora dibentuk. Fahri mengatakan rencana pembentukan Partai Gelora ini adalah aspirasi teman-temannya di Garbi juga. Mereka berpikir, setelah membuat ormas, apa salahnya juga mendirikan partai politik. "Lalu, muncullah ide-ide (membentuk Partai Gelora) ini. Mudah-mudahan, Oktober akan kami konkretkan di lapangan," ujar Fahri saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan pada Selasa, 10 September 2019.

Nama Partai Gelora atau Gelombang Rakyat ini, ujar Fahri Hamzah, terinsipirasi dari keinginan membangunkan kembali apa yang telah lama tertidur, yakni kejayaan bangsa. "Nah, apakah bangsa kita mampu bergelora, untuk membangun kembali apa yang lama tertidur. Dari sana nama itu muncul." Mantan Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar (Demiz) meninggalkan Partai Demokrat dan bergabung dengan Partai Gelora besutan Anis Matta-Fahri Hamzah. Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) Demokrat Jabar Deddy Mizwar mengisyaratkan bergabung dengan Partai Gelora. Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, mengatakan partainya berterima kasih atas pengabdian Deddy Mizwar selama ini.
Selengkapnya

Isi Tabloid Indonesia Barokah yang Tendensius

Isi Tabloid Indonesia Barokah yang TendensiusTabloid Indonesia Barokah memuat berita mengenai Prabowo, Obor Rakyat, hingga aksi 212. Penerbitnya tak jelas. Salah satu edisi tabloid ini disebut mengusung headline 'Reuni 212: Kepentingan Umat atau Kepentingan Politik?'. Indonesia Barokah diberitakan beredar sejumlah tempat seperti di masjid hingga pesantren di Jawa Tengah dan Jawa Barat. Tabloid itu disebut disebarkan lewat kantor pos. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengklaim telah melaporkan tabloid Indonesia Barokah ke Kepolisian. Direktur Advokasi BPN Sufmi Dasco Ahmad mengatakan pelaporan itu dilakukan lantaran konten pemberitaaan tabloid tersebut tendensius terhadap Prabowo-Sandiaga. Dasco menuturkan peredaran tabloid tersebut berpotensi mengganggu ketertiban dan memecah belah masyarakat. Selain itu, ia berkata tabloid itu tidak jelas penerbitnya.

Politisi Gerindra ini menyampaikan pihaknya juga melaporkan tabloid Indonesia Barokah ke Bawaslu. Sebab, ia menduga tabloid itu diedarkan saat masa kampanye Pilpres. "Pokoknya saat sedang marak-maraknya itu kami laporin. Kalau tidak salah sudah ke Bawaslu dan polisi," ujarnya. Dasco mengatakan tabloid Indonesia Barokah beredar secara masif di sejumlah daerah, seperti di Jawa Tengah dan Jawa Barat. Ia menilai tabloid itu harus dihentikan peredarannya agar tidak menimbulkan polemik negatif di kemudian hari. "Karena dia beredarnya secara masif dan kemudian berpotensi mengganggu ketertiban umum dan keresahan di masyarakat makanya segera kami ambil langkah untuk segera melaporkan," ujar Dasco.

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily menegaskan pihaknya tak tahu menahu soal penerbitan tabloid Indonesia Barokah. Lebih lanjut, Ace menyatakan timses Jokowi-Ma'ruf berkomitmen untuk tak menggunakan kabar bohong (hoaks) pada Pilpres 2019 ini. Ia menegaskan bahwa timses Jokowi-Ma'ruf lebih mengedepankan narasi positif ketimbang yang berbau kontroversi. Politikus Partai Golkar itu lantas memerintahkan kepada para pendukung Jokowi-Ma'ruf untuk menghentikan kampanye seputar berita hoaks tersebut. Meski demikian ia menegaskan penerbitan tabloid Indonesia Barokah itu tak melanggar aturan seperti sudah disampaikan oleh Bawaslu wilayah Blora beberapa waktu lalu.
Selengkapnya

Daftar Kaisar dan Perdana Menteri Jepang

Daftar Kaisar dan Perdana Menteri JepangKaisar Jepang adalah pemimpin Keluarga Kekaisaran dan kepala seremonial negara dari sistem monarki konstitusional Jepang. Berdasarkan konstitusi tahun 1947, kaisar adalah "lambang Negara dan kesatuan bangsa." Menurut sejarah, kaisar juga merupakan penjaga otoritas tertinggi agama Shinto ketika dia dan keluarganya dikatakan sebagai keturunan dari dewi matahari Amaterasu, dan kepentingannya juga menangani urusan keagamaan, termasuk ritual Shinto dan ritual seluruh bangsa. Di Jepang, Kaisar disebut sebagai Tennō (天皇), yang berarti "yang agung". Dalam Bahasa Inggris, secara umum menggunakan istilah Mikado (帝) untuk kaisar, namun sekarang dianggap ketinggalan zaman. Hari Ulang Tahun Kaisar (saat ini dirayakan pada 23 Desember) sebagai hari libur nasional. Berikut Daftar Kaisar Jepang :

1. Jimmu • 2. Suizei • 3. Annei • 4. Itoku • 5. Kōshō • 6. Kōan • 7. Kōrei • 8. Kōgen • 9. Kaika • 10. Sujin • 11. Suinin • 12. Keikō • 13. Seimu • 14. Chūai • 15. Ōjin • 16. Nintoku • 17. Richū • 18. Hanzei • 19. Ingyō • 20. Ankō • 21. Yūryaku • 22. Seinei • 23. Kenzō • 24. Ninken • 25. Buretsu • 26. Keitai • 27. Ankan • 28. Senka • 29. Kimmei • 30. Bidatsu • 31. Yōmei • 32. Sushun • 33. Suiko ♀ • 34. Jomei • 35. Kōgyoku ♀ • 36. Kōtoku • 37. Saimei ♀ • 38. Tenji • 39. Kōbun • 40. Temmu • 41. Jitō ♀ • 42. Mommu • 43. Gemmei ♀ • 44. Genshō ♀ • 45. Shōmu • 46. Kōken ♀ • 47. Junnin • 48. Shōtoku ♀ • 49. Kōnin • 50. Kammu • 51. Heizei • 52. Saga • 53. Junna • 54. Nimmyō • 55. Montoku • 56. Seiwa • 57. Yōzei • 58. Kōkō • 59. Uda • 60. Daigo • 61. Suzaku • 62. Murakami • 63. Reizei • 64. En-yū • 65. Kazan • 66. Ichijō • 67. Sanjō • 68. Go-Ichijō • 69. Go-Suzaku • 70. Go-Reizei • 71. Go-Sanjō • 72. Shirakawa • 73. Horikawa • 74. Toba • 75. Sutoku • 76. Konoe • 77. Go-Shirakawa • 78. Nijō • 79. Rokujō • 80. Takakura • 81. Antoku • 82. Go-Toba • 83. Tsuchimikado • 84. Juntoku • 85. Chūkyō • 86. Go-Horikawa • 87. Shijō • 88. Go-Saga • 89. Go-Fukakusa • 90. Kameyama • 91. Go-Uda • 92. Fushimi • 93. Go-Fushimi • 94. Go-Nijō • 95. Hanazono • 96. Go-Daigo • 97. Go-Murakami • 98. Chōkei • 99. Go-Kameyama • 100 Go-Komatsu • (Dinasti Utara 1. Kōgon • 2. Kōmyō • 3. Sukō • 4. Go-Kōgon • 5. Goen-yū • 6. Go-Komatsu) 101. Shōkō • 102. Go-Hanazono • 103. Go-Tsuchimikado • 104. Go-Kashiwabara • 105. Go-Nara • 106. Ōgimachi • 107. Go-Yōzei • 108. Go-Mizunoo • 109. Meishō ♀ • 110. Go-Kōmyō • 111. Go-Sai • 112. Reigen • 113. Higashiyama • 114. Nakamikado • 115. Sakuramachi • 116. Momozono • 117. Go-Sakuramachi ♀ • 118. Go-Momozono • 119. Kōkaku • 120. Ninkō • 121. Kōmei • 122. Meiji • 123. Taishō • 124. Shōwa • 125. Akihito

Daftar Kaisar dan Perdana Menteri JepangPerdana Menteri Jepang (内閣総理大臣 Naikaku sōri daijin) adalah pemimpin pemerintahan Jepang. Sang Perdana Menteri dilantik oleh sang Kaisar setelah dipilih oleh parlemen Jepang dari anggotanya, dan harus terus mempunyai kepercayaan Badan Penasehat agar dapat tetap menjabat. Dia juga adalah ketua kabinet Jepang dan melantik dan memecat para menteri. Perdana Menteri Jepang ke-62 adalah Yoshihiko Noda yang menjabat sejak 30 Agustus 2011. Berikut adalah daftar perdana menteri Jepang :

A - Shinzō Abe, Mikio Aoki
F - Fukuda Yasuo, Yasuo Fukuda, Fumio Goto
H - Hara Takashi, Ryutaro Hashimoto, Yukio Hatoyama, Kiichiro Hiranuma, Hitoshi Ashida
I - Ichiro Hatoyama, Ikeda Hayato, Inukai Tsuyoshi, Ito Hirobumi
K - Kato Takaaki, Kato Tomosaburo, Katsura Taro, Keisuke Okada, Kiichi Miyazawa, Kijuro Shidehara, Kiyoura Keigo, Junichiro Koizumi, Koki Hirota, Konoe Fumimaro, Kuniaki Koiso, Kuroda Kiyotaka
M - Masayoshi Ito, Matsukata Masayoshi, Mitsumasa Yonai, Yoshiro Mori, Morihiro Hosokawa, Tomiichi Murayama
N - Yasuhiro Nakasone, Naoto Kan, Noboru Takeshita, Nobusuke Kishi, Nobuyuki Abe
O - Keizo Obuchi, Masayoshi Ohira, Osachi Hamaguchi
P - Pangeran Naruhiko Higashikuni, Perdana Menteri Jepang
S - Kinmochi Saionji, Saito Makoto, Sanjo Sanetomi, Eisaku Satō, Senjuro Hayashi, Shigeru Yoshida, Sosuke Uno, Kantaro Suzuki, Zenko Suzuki
T - Takahashi Korekiyo, Takeo Fukuda, Takeo Miki, Tanaka Giichi, Kakuei Tanaka, Tanzan Ishibashi, Taro Aso, Terauchi Masatake, Tetsu Katayama, Hideki Tojo, Toshiki Kaifu, Tsutomu Hata
U - Uchida Kosai
W - Wakatsuki Reijiro
Y - Yamagata Aritomo, Gonnohyoe Yamamoto, Yoshihiko Noda
Ō - Ōkuma Shigenobu

Perdana Menteri Jepang (内閣総理大臣 Naikaku sōri daijin?) adalah kepala pemerintahan Jepang. Perdana Menteri ditunjuk oleh Kaisar Jepang setelah ditunjuk oleh Diet di antara anggotanya dan harus mendapatkan kepercayaan dari DPR untuk memegang jabatan. Perdana Menteri adalah kepala Kabinet dan mengangkat serta memperhentikan Menteri Negara; terjemahan harfiah dari nama Jepang untuk kantor adalah Menteri Admintrasi Umum untuk Kabinet. Jabatan itu diciptakan pada tahun 1885, empat tahun sebelum diberlakukannya Konstitusi Meiji. Bentuk sekarang mengadopsi dari konstitusi saat ini pada tahun 1947. Perdana Menteri saat ini adalah Yoshihiko Noda, yang meraih jabatan itu pada tanggal 2 September 2011.
Selengkapnya

14 Pokok Perkara Dugaan Pelanggaran Etik KPU

Komisioner KPU disidang dugaaan pelanggaran etik oleh DKPP. - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang kode etik kedua dengan teradu Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu di kantor Kementerian Agama, Jalan Thamrin Nomor 6, Jakarta, Senin 11 Agustus 2014. Sidang dipimpin oleh Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie.

Pada sidang kali ini, petinggi kedua lembaga tersebut tampak hadir, yaitu Ketua KPU, Husni Kamil Manik, anggota KPU Sigit Pamungkas, Ferry Kurni Rizkiyansyah dan Hadar Nafis Gumay.

Sedangkan tiga anggota KPU lainnya, yakni Arief Budiman, Ida Budhiati, dan Juri Ardiantoro, menghadiri sidang di Mahkamah Konstitusi.

Kemudian, Ketua Bawaslu Muhammad, anggota Bawaslu Daniel Zuchron, Nasrullah, Endang Wihdaningtyas turut hadir di sidang DKPP. Sedangkan anggota Bawaslu lainnya, Nelson Simanjuntak, menghadiri sidang di Mahkamah Konstitusi.

Tak hanya itu, mereka juga menyertakan para komisioner di daerah yang berkompeten seperti DKI Jakarta Jawa Timur, Jawa Tengah, Maluku Utara, Papua, dan sejumlah kabupaten di wilayah tersebut.

Sementara itu, kubu Prabowo-Hatta diwakili oleh tim advokasi mereka, antara lain, Muhammad Mahendradata, Razman Nasution, dan Eggi Sudjana.

Sidang hari ini mengagendakan pendalaman terhadap aduan dari pengadu yakni pihak Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa. Sebanyak 14 materi aduan atau pokok perkara yang akan dibahas dalam persidangan.

Ditemui sebelum persidangan, Husni Kamil Manik menyatakan kesiapan lembaganya dalam menghadapi proses sidang baik di DKPP maupun di MK. Dia sudah menyiapkan jawaban atas pengadu.

"Majelis pemeriksa etik memberi kesempatan perbaikan. Kami mencermati apa pertambahan materi pengaduan," jelasnya.

Untuk sidang di MK, Husni mengatakan akan menghadirkan saksi yaitu para komisioner KPU di daerah. Terkait saksi ahli, dia belum mempersiapkan karena belum diagendakan.

"Ya 25, sebagaimana diatur oleh ketua majelis, kami diberi kesempatan mengajukan saksi," tuturnya. (ita) Sumber © VIVA.co.id

Selengkapnya

Hasil Pilpres 33 Provinsi dan Luar Negeri

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat telah menyelesaikan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pilpres 2014 di 33 provinsi di Indonesia dan di luar negeri.

Rekapitulasi suara selesai pukul 17.30 WIB dan diskors hingga pukul 20.00 WIB untuk pengesahan hasil Pilpres 2014.

"Rekapitulasi perhitungan suara dalam dan luar negeri telah selesai. Kita membutuhkan perlengkapan administrasi agar sesuai dengan yang dicermati, angka yang masuk adalah angka yang sudah dipaparkan dan kita bahas," kata Ketua KPU Husni Kamil di Gedung KPU, Jakarta, Selasa sore.

Berikut hasil lengkap rekapitulasi suara dari 33 provinsi dan luar negeri:

1. Kalimantan Barat: Prabowo-Hatta 1.032.354; Jokowi-JK 1.573.046

2. Nusa Tenggara Barat: Prabowo-Hatta 1.844.178; JOkowi-JK 701.238

3. Aceh: Prabowo-Hatta 1.089.290; Jokowi-JK 913.309

4. Sumatera Selatan: Prabowo-Hatta 2.132.163; Jokowi-JK 2.027.049

5. Kalimantan Selatan: Prabowo-Hatta 941.809; Jokowi-JK 939.748

6. Kepulauan Riau: Prabowo-Hatta 332.908; Jokowi-JK 491.819

7. Jambi: Prabowo-Hatta 871.316; Jokowi-JK 897.787

8. Bangka Belitung: Prabowo-Hatta 200.706; Jokowi-JK 412.359

9. Daerah Istimewa Yogyakarta: Prabowo-Hatta 977.342; Jokowi-JK 1.234.249

10. Bengkulu: Prabowo-Hatta 433.173; Jokowi-JK 523.669

11. Sulawesi Barat: Prabowo-Hatta 165.494; Jokowi-JK 456.021

12. Kalimantan Tengah: Prabowo-Hatta 468.277; Jokowi-JK 696.199

13. Sulawesi Tenggara: Prabowo-Hatta 511.134; Jokowi-JK 622.217

14. Gorontalo: Prabowo-Hatta 378.735; Jokowi-JK 221.497

15. Sumatera Barat: Prabowo-Hatta 1.797.505 ; Jokowi-JK 539.308

16. Bali: Prabowo-Hatta 614.241; Jokowi-JK 1.535.110

17. Riau: Prabowo-Hatta 1.349.338; Jokowi-JK 1.342.817

18. Maluku: Prabowo-Hatta 433.981; Jokowi-JK 443.040

19. Sulawesi Tengah: Prabowo-Hatta 632.009; JOkowi-JK 767.151

20. Jawa Tengah: Prabowo-Hatta 6.485.720; Jokowi-JK 12.959.540

21. Jawa Barat: Prabowo-Hatta 14.167.381; Jokowi-JK 9.530.315

22. Lampung: Prabowo-Hatta 2.033.924; Jokowi-JK 2.299.889

23. Sulawesi Utara : Prabowo-Hatta 620.095; Jokowi-JK 724.553

24. Kalimantan Timur : Prabowo Hatta 687.734 ; Jokowi-JK 1.190.156

25. Papua Barat : Prabowo-Hatta 172.528 ; Jokowi-JK 360.379

26. Banten : Prabowo-Hatta 3.192.671 ; Jokowi-JK 2.398.631

27. NTT : Prabowo-Hatta 769.391 ; Jokowi-JK 1.488.076

28. Sulawesi Selatan : Prabowo-Hatta 1.214.857 ; Jokowi-JK 3.037.026.

29. Maluku Utara : Prabowo-Hatta 306.792 ; Jokowi-JK 256.601

30. DKI Jakarta : Prabowo-Hatta 2.528.064 ; Jokowi-JK 2.859.894

31. Jawa Timur : Prabowo-Hatta 10.277.088 ; Jokowi-JK 11.669.313

32. Papua : Prabowo-Hatta 769.132 ; Jokowi-JK 2.026.735

33. Sumatera Utara : Prabowo-Hatta 2.831.514 ; Jokowi-JK 3.494.835

Rekapitulasi suara untuk luar negeri : Prabowo-Hatta 313.600 ; Jokowi-JK 364.257. (Antara)

Selengkapnya

Pengumuman Hasil Rekapitulasi Suara KPU

Dari seluruh provinsi yang ada KPU saat ini telah merampungkan rekapitulasi suara dari 21 Provinsi. Provinsi yang suaranya telah direkap adalah

1. Kalimantan Barat, Prabowo-Hatta: 1.032.354 suara, Jokowi-JK: 1.573.046 suara.

2. Nusa Tenggara Barat, Prabowo-Hatta: 1.844.178 suara, Jokowi-JK: 701.238 suara.

3. Aceh, Prabowo-Hatta: 1.089.290 suara, Jokowi-JK: 913.309 suara.

4. Sumatera Selatan, Prabowo-Hatta: 2.132.163 suara, Jokowi-JK: 2.027.049 suara.

5. Kalimantan Selatan, Prabowo-Hatta: 941.809 suara, Jokowi-JK: 939.748 suara.

6. Kepulauan Riau, Prabowo-Hatta: 332.908 suara, Jokowi-JK: 491.819 suara.

7. Jambi, Prabowo-Hatta: 871.316 suara, Jokowi-JK: 897.787 suara.

8. Bangka Belitung, Prabowo-Hatta: 200.706 suara, Jokowi-JK: 412.359 suara.

9. Daerah Istimewa Yogyakarta, Prabowo-Hatta: 977.342 suara, Jokowi-JK: 1.234.249 suara.

10. Bengkulu, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, 433.173 suara, Jokowi-JK 523.669 suara.

11. Sulawesi Barat, Prabowo-Hatta, 165.494 suara, Jokowi-JK 456.021 suara.

12. Kalimantan Tengah, Prabowo-Hatta, 468.277 suara, Jokowi-JK:  696.199 suara.

13. Gorontalo, Prabowo-Hatta, 378.735 suara, Jokowi-JK : 221.497 suara.

14. Sulawesi Tenggara, Prabowo-Hatta, 511.134 suara, Jokowi-JK: 622.217 suara.

15. Sumatera Barat, Prabowo-Hatta, 1.797.505 suara, Jokowi-JK 539.308 suara.

16. Bali, Prabowo-Hatta 614.241 suara, Jokowi-JK 1.535.110 suara.

17. Riau, Prabowo-Hatta, 1.349.338 suara, Jokowi-JK, 1.342.817.

18. Maluku, Prabowo-Hatta 433.981 suara, Jokowi-JK 443.040.

19. Sulawesi Tengah, Prabowo-Hatta  632.009, Jokowi-JK 767.151.

20. Jawa Tengah, Prabowo-Hatta 6.485.720 suara, Jokowi-JK 12. 959.540.

21. Jawa Barat, Prabowo-Hatta 14.167.381 suara, Jokowi-JK 9.530.315 suara

#Komisi Pemilihan Umum (KPU) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengumumkan hasil rekapitulasi suara pemilihan presiden dan wakil presiden Selasa 22 Juli 2014, pukul 16.00 WIB.

Hal itu diungkapkan oleh komisioner KPU, Arief Budiman saat jeda rekapitulasi di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Senin (21/7/2014) kemarin.

"Besok (22/7) sesuai rencana apabila semuanya lancar Insya Allah jam empat sore akan diumumkan hasilnya," ujar Arief.

Arief mengatakan saat ini KPU telah berusaha untuk secepat mungkin merampungkan rekapitulasi suara dari seluruh provinsi di Indonesia.

"Kami telah berusaha secepat mungkin menyelesaikannya, doakan saja semoga lancar," ujar Arief.

Sementara itu di tempat yang sama, hal senada diungkapkan oleh Komisioner lainnya, Hadar Nafiz Gumay. Hadar mengatakan gugatan yang dilayangkan kepada KPU tidak akan mempengaruhi rencana untuk mengumumkan hasil rekapitulasi.

"Tidak akan mengganggu, sesuai rencana pengumuman akan dilakukan besok. Kita akan rampungkan ini, jika begadang kita siap begadang," ujar Hadar. - Sumber: TribunNews

Selengkapnya

Daerah Pemungutan Suara Ulang Pilpres

Anggota Komisi Pemilihan Umum Hadar Nafis Gumay mengatakan terdapat 11 tempat pemungutan suara di 6 Provinsi harus melakukan pemilu ulang disebabkan oleh adanya berbagai kecurangan. "Pemilu ulang akan dilakukan sesegera mungkin, supaya mereka tidak ketinggalan proses rekapitulasi," ujar Hadar di kantornya, Sabtu, 12 Juli 2014.

Adapun, 11 TPS tersebut terdapat di Halmahera Tengah, Maluku Utara sebanyak 1 TPS, Ambon, Maluku (1), Buton , Sulawesi Tenggara (1), Indramayu (1), Cianjur (4), Majalengka (1), Jawa Barat, Bukittinggi, Sumatera Barat (1), dan Kulonprogo, DI Yogyakarta (1).

Penyebab pemilu ulang, kata Hadar, beragam. Misalnya, ditemukan jumlah surat suara melebihi jumlah pemilih. Jumlah pemilih hanya 300 orang, sedangkan surat suaranya 302. "Kemungkinan ada yang memiliki surat suara lebih dan dimasukkan sekalian ke kotak suara," kata Hadar.

Selain itu, ada juga pemilih yang mencoblos lebih dari satu surat suara dengan alasan mewakili keluarganya. Di Halmahera Tengah, sisa surat suara dibagi oleh Ketua KPPS kepada saksi salah satu pasangan calon. "Petugas yang seperti ini akan langsung diproses," kata dia.

Meskipun harus dilaksanakan pemilu ulang di sejumlah daerah, Hadar mengklaim pelaksanaan pemilu presiden dan wakil presiden jauh lebih baik dibanding pemilu legislatif. "Dari sekitar 470 ribu TPS, hanya 11 yang diulang. Saya rasa ini cukup bagus," katanya. - Tempo

Selengkapnya

Hasil Resmi KPU dan KPUD tiap Provinsi

Pengumuman Hasil Penghitungan Resmi Suara Pilpres oleh KPU Pusat tanggal 22 Juli 2014. Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengumumkan hasil resmi rekapitulasi penghitungan suara pemilihan umum presiden dan wakil presiden pada 22 Juli 2014.

Menurut Ferry, penghitungan suara akan berlangsung di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS) usai pencoblosan atau usai pukul 13.00 waktu setempat.

Selanjutnya dilakukan rekapitulasi perolehan suara secara berjenjang mulai dari tingkat desa-kelurahan yang dilakukan oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) selama tiga hari, mulai Kamis (10/7/2014) hingga Sabtu (12/7/2014).

Kemudian tahapan dilanjutkan rekapitulasi di tingkat kecamatan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pada 13 - 15 Juli, di tingkat kabupaten-kota oleh KPU setempat mulai 16 - 17 dan di KPU provinsi pada 18 - 19 Juli.

Tahapan terakhir rekapitulasi penghitungan perolehan suara di tingkat Pusat selama tiga hari mulai 20 - 22 Juli.

Terkait rilis berbagai hasil hitung cepat lembaga survei, Ferry mengatakan itu bukanlah hasil penghitungan secara resmi.

Selengkapnya

Hasil Quick Count Pilpres per Provinsi

Jokowi-JK meraih suara terbanyak berdasarkan hitung cepat (quick count) Radio Republik Indonesia (RRI). Berdasarkan sampel 98,50 persen suara yang sah, pasangan nomor urut 2 itu mengumpulkan 52,54 persen suara. Adapun, pasangan Prabowo-Hatta mendapatkan 47,46 persen suara.

Dari 33 provinsi, Prabowo-Hatta menang di 11 provinsi, termasuk Aceh, Sumbar, Jabar, dan dan Banten. Sedangkan, Jokowi-JK unggul di 22 provinsi, di antaranya Sumut, DKI Jakarta, Jateng, Jatim, dan Bali, yang merupakan basis PDIP.

Seperti diketahui, hitung cepat RRI merupakan yang terakurat dan paling presisi di Pileg 9 April lalu. 

Direktur Utama RRI Rosalita Niken Widiastuti mengatakan, hasil di pileg lalu,margin of error dari hitung cepat RRI dibanding KPU adalah 0,41 persen.

"Ternyata angka ini lebih kecil dibanding perkiraan kami sebesar 1 persen. Target kami pada pemilihan presiden nanti, angkanya bisa lebih kecil lagi atau minimal sama dengan Pileg,” ujarnya belum lama ini.

Metode yang digunakan RRI adalah metode kuantitatif dengan multy stage random sampling. Dengan sistem ini, RRI menentukan 2 ribu TPS amatan yang dipilih dengan pertimbangan paling merepresentasikan suara pemilih.

Kali ini, RRI akan menerjunkan 2 ribu timnya ke 2 ribu TPS amatan tersebut dengan satu orang bertugas di satu TPS. Komposisi timnya adalah 60 persen merupakan karyawan RRI dan 40 persen relawan dari kalangan pelajar, mahasiswa, maupun pendengar setia RRI.

Berikut hasilnya:

Nama         Sampel        Partisipasi     Sah         Prabowo-Hatta     Jokowi-JK

Aceh         100.00 %     62.47 %     96.85 %    52.48 %     47.52 %
Sumut         100.00 %     65.71 %     99.35 %     42.38 %     57.62 %
Sumbar         100.00 %     66.07 %     99.07 %    77.58 %     22.42 %
Sumsel         100.00 %     72.42 %     99.29 %    51.50 %     48.50 %
Jambi         100.00 %     72.48 %     97.55 %     48.47 %     51.53 %
Riau         100.00 %     69.98 %     99.49 %    50.16 %     49.84 %
Kep.         100.00 %     55.42 %     98.27 %     44.46 %     55.54 %
Kep. Babel     100.00 %     69.55 %     98.75 %     34.64 %     65.36 %
Bengkulu     100.00 %     76.29 %     99.50 %     39.59 %     60.41 %
Lampung     98.33 %     73.13 %     99.29 %    50.54 %     49.46 %
Banten         100.00 %     69.83 %     98.32 %    56.93 %     43.07 %
DKI Jakarta     98.39 %     82.41 %     98.99 %     48.31 %     51.69 %
DI Yogyakarta     100.00 %     80.38 %     98.17 %     43.80 %     56.20 %
Jawa Barat     95.20 %     73.95 %     98.58 %    59.46 %     40.54 %
Jawa Tengah     99.30 %     72.53 %     98.66 %     34.34 %     65.66 %
Jawa Timur     100.00 %     73.29 %     98.80 %     47.30 %     52.70 %
Bali         100.00 %     76.58 %     99.27 %     30.83 %     69.17 %
NTB         97.73 %     73.01 %     99.04 %    71.77 %     28.23 %
NTT         97.50 %     70.97 %     99.11 %     32.37 %     67.63 %
Kalbar         91.11 %     77.59 %     99.11 %     45.90 %     54.10 %
Kalsel         100.00 %     66.70 %     98.12 %     47.61 %     52.39 %
Kalteng     100.00 %     69.99 %     99.08 %    50.92 %     49.08 %
Kaltim         93.94 %     65.45 %     99.26 %     35.93 %     64.07 %
Sulbar         100.00 %     80.97 %     99.48 %     17.46 %     82.54 %
Sulsel         100.00 %     72.14 %     98.27 %     31.74 %     68.26 %
Sulteng     100.00 %     73.58 %     99.29 %     45.16 %     54.84 %
Sultra         100.00 %     64.13 %     99.28 %     38.87 %     61.13 %
Sulut         100.00 %     74.67 %     98.04 %     48.89 %     51.11 %
Gorontalo     100.00 %     72.80 %     99.50 %    60.62 %     39.38 %
Maluku         100.00 %     82.65 %     99.53 %    53.07 %     46.93 %
Maluku Utara     100.00 %     67.19 %     99.51 %     48.50 %     51.50 %
Papua Barat     100.00 %     65.41 %     99.08 %     48.07 %     51.93 %
Papua         91.18 %     83.53 %     98.99 %     32.80 %     67.20 %

*Sumber: Republika

Selengkapnya

Hasil Hitung Cepat Pilpres 11 Lembaga Survei

Quick count atau perhitungan cepat suara Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 masih berlangsung. Namun suara yang masuk di seluruh lembaga penghitung suara cepat telah mencapai lebih dari 90%.

Berdasarkan data yang dihimpun Liputan6.com, Rabu (9/7/2014), ada 7 dari 11 lembaga survei yang menyatakan pasangan capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) sebagai pemenang Pilpres. Sedangkan 4 lembaga survei lainnya menyatakan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang unggul.
Berikut rinciannya:

Pertama, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menyebutkan, dari 98,05% suara yang masuk, Prabowo-Hatta memperoleh 46,7% dan Jokowi-JK meraih 53,3%.

Kedua, Center for Strategic and International Studies (CSIS)-Cyrus Newtwork menyebutkan, dari 99,90% suara yang masuk, Prabowo-Hatta memperoleh 48,1% dan Jokowi-JK meraih 51,9%.

Ketiga, Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) menyebutkan, dari 99,3% suara masuk, Prabowo-Hatta memperoleh 47,09% dan Jokowi-JK meraih 52,91%.

Keempat, Survei Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kompas menyebutkan, dari 100% suara masuk,  Prabowo-Hatta memperoleh 47,66 dan Jokowi-JK meraih 52,34%.

Kelima, Indikator Politik menyebutkan, dari 99,5% masuk, Prabowo-Hatta memperoleh 47,06% dan Jokowi-JK meraih 52,94%.

Keenam, Survei Radio Republik Indonesia (RRI) menyebutkan, dari 97% suara masuk, Prabowo-Hatta memperoleh 47,40% dan Jokowi-JK meraih 52,60%.

Ketujuh, Populi Center menyebutkan, dari 98,95% suara masuk, Prabowo-Hatta memperoleh 49,06% Jokowi-JK meraih 50,94%.

Kedelapan, Jaringan Suara Indonesia (JSI) menyebutkan, dari 91,35% suara masuk, Prabowo-Hatta memperoleh 50,16% dan Jokowi-JK meraih 49,84%.

Kesembilan, Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) menyebutkan, dari 93,41% suara masuk, Prabowo-Hatta memperoleh 52,05% dan Jokowi-JK meraih 47,95%

Kesepuluh, Lembaga Survei Nasional (LSN) menyebutkan, dari 96,51% suara masuk, Prabowo-Hatta memperoleh 50,56% dan Jokowi meraih 49,44%
Kesebelas, Indonesia Research Centre (IRC) menyebutkan, dari 100% suara masuk, Prabowo-Hatta memperoleh 51,11% dan Jokowi meraih 48,89%.

Sumber: liputan6

Selengkapnya

Lembaga Survei - Quick Count Pilpres 2014

Hasil Quick Count Pilpres 2014 Lembaga Survei - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyetujui kehadiran 56 lembaga survei yang mungkin juga melakukan dan melansir hasil quick count Pilpres 2014.

Adapun 56 lembaga survei dan lembaga quick count berdasar data dari KPU adalah:

  * 1. PT Lingkaran Survei Kebijakan Publik
  * 2. PT Citra Komunikasi LSI
  * 3. PT Konsultan Citra Indonesia
  * 4. Media Survei Nasional
  * 5. PT Citra Publik Indonesia
  * 6. PT Indikator Politik Indonesia
  * 7PT Data Lembaga Survei Indonesia (LSI)
  * 8. PT Lingkaran Survei Indonesia (LSI)
  * 9. PT Roy Morgan Research
  * 10. Lembaga Jaringan Isu Publik
  * 11. PT Cyrus Nusantara
  * 12. PT Citra Publik
  * 13. PT Media Survei Indonesia
  * 14. Saiful Mujani Research and Consulting
  * 15. CIRUS Surveyors Group
  * 16. Lembaga Survei Nasional
  * 17. Pusat Data Bersatu
  * 18. Lembaga Survei Jakarta
  * 19. Pol-Tracking Indonesia
  * 20. Indopoling Network Research, Strategy and Consulting
  * 21. Political Communication Institute
  * 22. Markplus Insight
  * 23. Indonesia Research Centre (PT Pusat Riset Indonesia)
  * 24. Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis)
  * 25. PT Indo Barometer
  * 26. Charta Politika Indonesia
  * 27. Polmark Indonesia
  * 28. Jaringan Suara Indonesia (JSI)
  * 29. Studi Suara Rakyat (SSR)
  * 30. Lentera Data Riset
  * 31. Lembaga Polling Indonesia (LPI)
  * 32. Political Weather Station
  * 33. Lembaga Klimatologi Politik
  * 34. New Indonesia (Yayasan Lembaga Survei Publik Bekasi)
  * 35. Puslitbang Diklat LPP RRI
  * 36. PT Kompas Media Nusantara
  * 37. Institute for Strategic and Development Studies
  * 38. PT Alvara Strategi Indonesia
  * 39. Politicawev.com (PT Tridaya Nusantara Internasional)
  * 40. Lembaga Survei Independen Nusantara (LSIN)
  * 41. PT Premiere Epsilon Indonesia
  * 42. Soegeng Sarjadi School of Government (Yayasan Indonesia Cerdas Soegeng Sarjadi)
  * 43. Indonesia Research and Survey (IRES)
  * 44. Citra Survei Indonesia (CSI)
  * 45. PT Indo Survey dan Data Strategy (ISS)
  * 46. PT Tylor Nelson Sofres Indonesia
  * 47. Populi Center
  * 48. Lembaga Real Count Nusantara
  * 49. Nurjaman Center For Indonesian Democrazy (NCID)
  * 50. Lembaga Pemilih Indonesia
  * 51. Survei dan Polling Indonesia (SPIN)
  * 52. Indonesia Survey Center (JSC)
  * 53. Founding Father House (Graha Bapak Pendiri Bangsa)
  * 54. Litbang Koran SINDO (PT. Media Nusantara Indonesia)
  * 55. Riset Kebijakan dan Otonomi Daerah (Rekode)
  * 56. Losta Institute

Untuk mengetahui nama penanggung jawab dan alamat lembaga survei dan hitung cepat di atas bisa dilihat melalui situs resmi KPU sebagai sumber artikel.

Selengkapnya

Update Hasil Quick Count Pilpres di Luar Negeri

Hasil Quick Count Pilpres di Luar Negeri - Pemungutan suara WNI di luar negeri telah berlangsung mulai hari ini. Mulai banyak klaim dan gosip mengenai hasil perolehan Pilpres, atau Quick Qount. Berikut adalah hasil Quick Count dari akun twitter intelijen @TM2000back atau TrioMacan2000.

1. TAIWAN 

Prabowo Hatta 76%
Jokowi JK 24%

2. ARAB SAUDI

Prabowo Hatta 46%
Jokowi JK 54%

3. MALAYSIA

Prabowo Hatta 75%
Jokowi JK. 25%

4. JEPANG :

Prabowo Hatta 77%
Jokowi JK 23%

5. RRC / CHINA

Prabowo Hatta : 45%
Jokowi Jk. : 55%

6. SINGAPORE

Prabowo hatta : 52%
Jokowi Jk. : 48%7.

7. YAMAN :

Prabowo Hatta : 66%
Jokowi Jk. : 34%

Demikian sekilas Info hasil Quick Count Pilpres yang sudah masuk.

Catatan : Bukan Hasil Resmi berdasarkan ketentuan UU/KPU
Hanya hasil Hitung Cepat jaringan akun tersebut. - Kompasiana

Selengkapnya

Jadwal Pilpres Kota-Kota di Luar Negeri

Jadwal pelaksanaan pemungutan suara telah ditetapkan dalam Surat Keputusan KPU Nomor 462/2014. Jumat 4 Juli 2014. Pemungutan suara dilakukan di 130 panitia pemilihan luar negeri (PPLN) hingga Minggu 6 Juli 2014.

Berikut jadwal pemungutan suara di 130 Perwakilan Indonesia di luar negeri:

Jumat 4 Juli

1. Abu Dhabi
2. Addis Ababa
3. Alger
4. Amman
5. Dhaka
6. Doha
7. Dubai
8. Havana
9. Jeddah
10. Khartoum
11. Kuwait
12. Kyiv
13. Manama
14. Maputo
15. Moskow
16. Muscat
17. Riyadh
18. Sana'a
19. Teheran

Sabtu 5 Juli

1. Lagos
2. Ankara
3. Antananarivo
4. Astana
5. Baghdad
6. Baku
7. Bangkok
8. Beograd
9. Berlin
10. Bern
11. Bogota
12. Bratislava
13. Brussel
14. Bucharest
15. Budapest
16. Buenos Aires
17. Canberra
18. Cape Town
19. Caracas
20. Colombo
21. Dakar
22. Darwin
23. Davao City
24. Den Haag
25. Dili
26. Frankfurt
27. Hamburg
28. Helsinki
29. Houston
30. Istanbul
31. Johor Baru
32. Kaboul
33. Kairo
34. Karachi
35. Kopenhagen
36. Kuala Lumpur
37. Lima
38. London
39. Los Angeles
40. Melbourne
41. Mumbai
42. Nairobi
43. New Delhi
44. New York
45. Oslo
46. Ottawa
47. Panama City
48. Paramaribo
49. Praha
50. Pretoria
51. Rabat
52. San Fransisco
53. Santiago
54. Sarajevo
55. Sofia
56. Songkhia
57. Stockholm
58. Suva
59. Sydney
60. Tashkent
61. Toronto
62. Tripoli
63. Tunis
64. Vancouver
65. Vanimo
66. Vientianne
67. Warsawa
68. Washington DC
69. Wellington
70. Wina
71. Windhoek
72. Zagreb

Minggu 6 Juli

1. Athena
2. Beijing
3. Beirut
4. Brasil
5. BS Begawan
6. Chicago
7. Damascus
8. Dar Es Salam
9. Guangzhou
10. Hanoi
11. Harare
12. Ho Chi Minh
13. Hong Kong
14. Islamabad
15. Kota Kinabalu
16. Kuching
17. Lisabon
18. Madrid
19. Manila
20. Marseille
21. Mexico City
22. Noumea
23. Osaka
24. Paris
25. Penang
26. Perth
27. Phnom Penh
28. Port Moresby
29. Pyong Yang
30. Quito
31. Roma
32. Seoul
33. Shanghai
34. Singapura
35. Taiwan
36. Tawau
37. Tokyo
38. Vatikan.

Sumber © VIVA.co.id - Hasil Quick Count Pilpres di Luar Negeri

Selengkapnya

Hasil Hitung Cepat Pilpres di Provinsi

Hasil Hitung Cepat Pilpres di Provinsi

Dua Pasangan calon bertarung dalam Pemiihan Presiden atau Pilpres yang diselenggarakan tanggal 9 Juli 2014. Dua pasang calon tersebut tersebut adalah nomor 1. Prabowo-Hatta dan nomor 2. Jokowi-JK.

Banyaknya lembaga survei yang akan menyelenggarakan Quick Count atau Hitung Cepat turut meramaikan pesta demokrasi ini. Namun hasil resmi penghitungan dan perolehan suara adalah hasil penghitungan dan keputusan KPU.

Hasil Quick Count atau Hitung Cepat dari berbagai Lembaga Survei di Indonesia akan menjadi acuan sementara perolehan suara dari dua pasang calon yang bertarung di Pilpres 2014.

Selain penghitungan keseluruhan secara nasional, hasil penghitungan tiap daerah pun menarik untuk dipantau. Berikut kami persiapkan Daftar hasil perolehan suara pilpres di tiap provinsi lengkap yang mungkin bisa anda jadikan sebagai bahan menambah pengetahuan.

Perlu diketahui Indonesia memiliki banyak pulau mulai dari sabang sampai merauke. Pulau-pulau ini masuk dalam daftaran provinsi dari masing-masing pulau besar. Dibawah ini ada 34 Nama Provinsi di Indonesia mulai dari sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi hingga papua. Dan berikut ini daftarnya :

Daftar Hasil Perolehan Suara Sementara Pilpres tiap Provinsi Di Indonesia

1. Provinsi Nanggro Aceh Darussalam Ibukota nya adalah Banda Aceh
2. Provinsi Sumatera Utara Ibukota nya adalah Medan
3. Provinsi Sumatera Barat Ibukota nya adalah Padang
4. Provinsi Riau Ibukota nya adalah Pekan Baru
5. Provinsi Kepulauan Riau Ibukota nya adalah Tanjung Pinang
6. Provinsi Jambi Ibukota nya adalah Jambi
7. Provinsi Sumatera Selatan Ibukota nya adalah Palembang
8. Provinsi Bangka Belitung Ibukota nya adalah Pangkal Pinang
9. Provinsi Bengkulu Ibukota nya adalah Bengkulu
10. Provinsi Lampung Ibukota nya adalah Bandar Lampung

11. Provinsi DKI Jakarta Ibukota nya adalah Jakarta
12. Provinsi Jawa Barat Ibukota nya adalah Bandung
13. Provinsi Banten Ibukota nya adalah Serang
14. Provinsi Jawa Tengah Ibukota nya adalah Semarang
15. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Ibukota nya adalah Yogyakarta
16. Provinsi Jawa Timur Ibukota nya adalah Surabaya

17. Provinsi Bali Ibukota nya adalah Denpasar
18. Provinsi Nusa Tenggara Barat Ibukota nya adalah Mataram
19. Provinsi Nusa Tenggara Timur Ibukota nya adalah Kupang

20. Provinsi Kalimantan Barat Ibukota nya adalah Pontianak
21. Provinsi Kalimantan Tengah Ibukota nya adalah Palangkaraya
22. Provinsi Kalimantan Selatan Ibukota nya adalah Banjarmasin
23. Provinsi Kalimantan Timur Ibukota nya adalah Samarinda

24. Provinsi Sulawesi Utara Ibukota nya adalah Manado
25. Provinsi Sulawesi Barat Ibukota nya adalah Kota Mamuju
26. Provinsi Sulawesi Tengah Ibukota nya adalah Palu
27. Provinsi Sulawesi Tenggara Ibukota nya adalah Kendari
28. Provinsi Sulawesi Selatan Ibukota nya adalah Makassar
29. Provinsi Gorontalo Ibukota nya adalah Gorontalo

30. Provinsi Maluku Ibukota nya adalah Ambon
31. Provinsi Maluku Utara Ibukota nya adalah Ternate
32. Provinsi Papua Barat Ibukota nya adalah Kota Manokwari
33. Provinsi Papua Ibukota nya adalah Jayapura
34. Provinsi Kalimantan Utara ibukota nya adalah tanjung selor

Demikian Hasil Quick Count Pilpres tiap Provinsi Di Indonesia yang sementara masih menunggu update pada waktunya tanggal 9 Juli 2014. Hasil Quick Count Pilpres tiap Provinsi dari Lembaga Survei bukan hasil Resmi dari KPU sebagai Lembaga Resmi penyelenggara Pemilihan Umum Presiden 2014.

Selengkapnya

Daftar Jendral Pendukung Pasangan Capres 2014

Sejumlah purnawirawan TNI dalam Pilpres 2014 turut serta dalam tim pemenangan 2 calon presiden dan wakil presiden. Para Jenderal purnawiran itu pun terpecah.

Namun, mantan Panglima ABRI Wiranto menyatakan perbedaan dukungan tersebut tidak perlu diperdebatkan. Sebab, seorang prajurit TNI yang telah habis masa dinasnya atau pensiun mempunyai hak turut serta dalam pemilu.

Ketua Umum Partai Hanura itu menegaskan, seluruh prajurit TNI tidak terpecah belah sebagai TNI seutuhnya. Menurut Wiranto, dukungan jenderal purnawiran yang seakan tidak sama dalam Pilpres 2014 ini bukan hal yang harus dipersoalkan.

Dari 2 pasangan kandidat, hanya Prabowo Subianto yang berlatar belakang militer. Ia merupakan mantan Komandan Jenderal Kopassus. Sejumlah purnawirawan jenderal pun menjadi tim suksesnya.

Meski Jokowi berlatar belakangan sipil, namun sejumlah purnawirawan jenderal baik TNI maupun Polri juga memberikan dukungan.

Berikut daftar purnawirawan jenderal yang mendukung Jokowi-JK:

1. Jenderal (Purn) Tyasno Sudarto
2. Laks (purn) Bernard Ken Sondakh
3. Letjen (purn) Sumarsono
4. Marsada (purn) Basri Sidehabi
5. Letjen (purn) Sarifudin Tipe
6. Marsada (purn) Pieter Wattimera
7. Mayjen (purn) Yusuf Solikin
8. Laksada (purn) Sosialisman
9. Laksada (purn) A. Malik
10. Mayjen (purn) Bambang Ismoyo
11. Mayjen (purn) M. Lutfi Wetto
12. Laksada (purn) Frnky K
13. Brigjen (purn) Mulyono
14. Brigjen (purn) Djamur
15. Laksma (purn) Songkal
16. Marsma (purn) Yopie Kiriweno
17. Brigjen (purn) Abdul Salam
18. Laksada (purn) Dadi Sunato
19. Brigjen (purn) Farid Z
20. Irjen (purn) Andi M
21. Irjen (purn) Edy K

Berikut daftar purnawirawan jenderal yang menjadi tim sukses Prabowo-Hatta:

1. Jenderal (purn) Joko Santoso
2. Jenderal (purn) Farouk Muhammad Syechbubakar
3. Letjen (purn) M. Yunus Yosfiah
4. Letjen (purn) Syarwan Hamid
5. Letjen (purn) Soeharto
6. Mayjen (purn) Syamsir Siregar
7. Brigjen Pol (purn) Dr. H. Taufiq Effendi, MBA
8. Laksdya TNI (purn) Freddy Numberi
9. Komjen Pol (purn) Adang Darajatun
10. Jenderal (purn) George Toisutta
11. Letjen (purn) Burhanuddin
12. Laksdya (purn) Moekhlas Sidik
13. Mayjen TNI (purn) Sudrajat

Sumber: liputan6

Selengkapnya

Prediksi Anggota Legislatif Sumatera Utara

Dapil Sumut I

1. Leo Nababan                (Golkar)  
2. Meutya Hafid                (Golkar)
3. Irmadi Lubis                     (PDIP)
4. Sofyan Tan                     (PDIP)
5. HR Muh. Syafi'i / Posma Sitompul         (Gerindra)
6. Prananda Surya Paloh  (Nasdem)
7. Nurdin Tampubolon   (Hanura)  
8. Tifatul Sembiring             (PKS)
9. Hasrul Azwar                 (PPP)
10. Ruhut Sitompul      (Demokrat)

Dapil Sumut II

1. Rambe Kamarul Zaman (Golkar)
2. Neil Iskandar Daulay     (Golkar)
3. Trimedya Panjaitan       (PDIP)
4. Yasonna H. Laoly           (PDIP)
5. Jhoni Allen Marbun (Demokrat)
6. Gus Irawan Pasaribu  (Gerindra)
7. Iskan Qolba Lubis         (PKS)
8. Marwan Dasopang          (PKB)
9. Martin Manurung / Edward Sihombing     (Nasdem)
10. Armyn Gulton / Herry Lontung Siregar     (Hanura)

Dapil Sumut III

1. Anthon Sihombing     (Golkar)
2. Ahmad Doli Kurnia     (Golkar)
3. Ali Wongso Sinaga        (Golkar)
4. Tritamtomo                     (PDIP)
5. Sudirman Tarigan/Junimart Girsang         (PDIP)
6. Marthin Hutabarat   (Gerindra)
7. Nasril Bahar                     (PAN)
8. Eddy Ramli Sitanggang/Hinca Panjaitan     (Demokrat)
9. Anshory Siregar / Sigit Pramono Asri     (PKS)
10. Ali Umri / Elman Saragih (Nasdem)

Anggota DPR periode 2009-2014

Dapil Sumut I  

1. Nurdin Tampubolon    (Hanura)
2. M. Idris Luthfi         (PKS)
3. Ibrahim Sakty Batubara     (PAN)
4. Meutya Hafid         (Golkar)
5. Hasrul Azwar         (PPP)
6. Irmadi Lubis         (PDIP)
7. Abdul Wahab Dalimunthe (Demokrat)
8. Sutan Bhatoegana     (Demokrat)
9. Sri Novida             (Demokrat)
10. Jafar Nainggolan     (Demokrat)

Dapil Sumut II

1. Herry Lontung Siregar  (Hanura)
2. Iskan Qolba Lubis        (PKS)
3. Yahdil Abdi Harahap        (PAN)
4. Chairuman Harahap       (Golkar)
5. Neil Iskandar Daulay     (Golkar)
6. Trimedya Panjaitan         (PDIP)
7. Yassonna H. Laoly         (PDIP)
8. Jhoni Allen Marbun (Demokrat)
9. Saidi Butar-Butar (Demokrat)
10. Jonny Buyung Saragih (Demokrat)

Dapil Sumut III

1. Martin Hutabarat        (Gerindra)
2. Ansory Siregar         (PKS)
3. Nasril Bahar             (PAN)
4. Ali Wongso Sinaga         (Golkar)
5. Anthon Sihombing        (Golkar)
6. Maiyasyak Johan         (PPP)
7. Tri Tamtomo            (PDIP)
8. Ruhut Sitompul         (Demokrat)
9. Edi Ramli Sitanggang (Demokrat)
10. Imran Muchtar       (Demokrat)

Selengkapnya

Daftar Kandidat Calon Wakil Presiden PDIP

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akan mempertimbangkan Calon Presiden PDIP Jokowi - Calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Joko Widodo, akan mengumumkan kriteria calon wakil presiden yang akan mendampinginya pekan depan. Ketua DPP PDIP, Maruarar Sirait, mengatakan calon wakil presiden haruslah sosok yang sesuai dengan ideologi dan platform partainya.

"Dia harus bisa membantu Jokowi menyelesaikan masalah bangsa," ujar Maruarar, Jumat, 11 April 2014.

Menurut Maruarar yang akrab disapa Ara, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akan mempertimbangkan nama-nama cawapres yang berkembang di masyarakat. Megawati juga akan berkomunikasi dengan Jokowi terkait sosok cawapres yang tepat.

"Mbak Mega banyak bertemu tokoh masyarakat, tokoh media, tokoh agama, dia juga melihat hasil survei. Jadi keputusan yang diambil tepat dan bijaksana," kata dia.

Berikut kriteria calon wakil presiden untuk Jokowi versi Maruarar:

1. Ahli di bidang hukum: mantan Ketua MK Mahfud MD dan Ketua KPK Abraham Samad.
2. Ahli di bidang ekonomi: Ketua Umum PAN dan Menko Perekonomian Hatta Rajasa.
3. Memiliki jam terbang tinggi: Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
4. Bisa bekerja sama, profesional, dan loyal: Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama.
6. Ahli di bidang keamanan: Panglima TNI Moeldoko, mantan KSAD  Ryamizard Ryacudu dan Luhut Binsar Panjaitan.

Sebelumnya diberitakan, politisi senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Sidharto Danusubroto, mengatakan partainya akan mengumumkan calon wakil presiden untuk Joko Widodo pekan depan. Menurutnya, PDIP telah mengantongi beberapa nama tokoh yang akan mendampingi Jokowi. Partainya secara intensif melakukan komunikasi politik dengan beberapa tokoh partai.

"Ada beberapa (kandidat cawapres), nanti kita ada rapat pimpinan khusus. Ada beberapa tokoh yang dalam penerawangan kita," ujar Sidharto pagi tadi.

Joko Widodo di Jakarta Utara hari ini mengatakan cawapres yang akan dipilihnya sebisa mungkin memiliki latar belakang yang berbeda dengan dirinya. Perbedaan latar belakang tersebut diharapkan akan menjadi penyeimbang dalam kepemimpinannya nanti.

"Kombinasi yang beda. Kekuatan saling melengkapi," ujarnya. -  Sumber © VIVA.co.id

Selengkapnya

Daftar TPS Gelar Pemilu Ulang di Jabar

Jumlah TPS yang Gelar Pemilu Ulang di Jabar Bertambah - Jumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang akan menggelar pemilu ulang di Jawa Barat bertambah. Sebelumnya ada 310 TPS, tapi hari ini jumlahnya menjadi 324 yang berasal dari 21 kabupaten/kota se-Jawa Barat.

"Ada tambahan jumlah TPS yang akan melaksanakan pemilu ulang, jumlahnya jadi 324 TPS," kata Ketua KPU Jawa Barat, Yayat Hidayat, di Kantor KPU Jawa Barat, Kota Bandung, Jumat (11/4/2014).

Itu diketahui setelah data terbaru yang dilaporkan oleh masing-masing KPU kabupaten/kota. Ada beberapa daerah yang jumlah TPS-nya berkurang dan bertambah.

"Ada kemungkinan juga Kota Sukabumi berkurang, Depok bertambah TPS-nya yang akan ikut pemilu ulang. Saat ini masih diklarifikasi," ujar Sekretaris KPU Jawa Barat, Heri Suherman.

Menurutnya, dari 21 kabupaten/kota, 20 di antaranya melaksanakan pemilu ulang. Sedangkan satu daerah, yaitu Kabupaten Bogor, melaksanakan pemilu lanjutan.

Berikut ini rincian jumlah TPS yang akan melaksanakan pemilu ulang dan lanjutan di Jawa Barat:

1. Kabupaten Bogor 22 TPS
2. Kabupaten Sukabumi 4 TPS
3. Kabupaten Cianjur 28 TPS
4. Kabupaten Bandung Barat 9 TPS
5. Kabupaten Cirebon 10 TPS
6. Kota Bekasi 9 April
7. Kabupaten Karawang 3 TPS
8. Kota Bandung 7 TPS
9. Kabupaten Ciamis 2 TPS
10. Kabupaten Purwakarta 14 TPS
11. Kota Cirebon 12 TPS
12. Kabupaten Kuningan 1 TPS
13. Kabupaten Bekasi 2 TPS
14. Kabupaten Subang 17 TPS
15. Kabupaten Bandung 2 TPS
16. Kabupaten Garut 3 TPS
17. Kabupaten Tasikmalaya 3 TPS
18. Kabupaten Indramayu 52 TPS
19. Kota Sukabumi 99 TPS
20. Kota Depok 23 TPS
21. Kabupaten Majalengka 2 TPS

Daerah yang tidak ada pemilu ulang:

1. Kota Banjar
2. Kabupaten Sumedang
3. Kota Bogor
4. Kota Tasikmalaya
5. Kota Cimahi

#Hasil Quick Count Pemilu 2014

Selengkapnya

Jadwal dan Hasil Pemilu 2014 di Luar Negeri

Pemungutan suara pemilu legislatif di daerah pemilihan (dapil) luar negeri sudah rampung beberapa hari sebelum hari pencoblosan di Tanah Air yang berlangsung 9 April 2014.

Di dapil Hongkong yang melaksanakan pemungutan suara pada 30 Maret lalu, dalam sebuah exit poll Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dinyatakan berhasil mengumpulkan suara terbanyak dengan perolehan suara sebanyak 2.153 suara, disusul oleh PDI Perjuangan dengan 501 suara, Golkar 393 suara.

Berikut ini rekapitulasi perolehan suara di dapil Hongkong yang diperolehBisnis.com dari sumber di TPS Hongkong. Hasil ini bukan hasil resmi karena hasil resmi mengacu pada data yang dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Umum.

Perolehan Suara di Hongkong - Parpol - Perolehan suara

PKS : 2.153
PDI-P : 501
Golkar : 393
Demokrat : 259
PAN : 138
PKB : 121
Gerindra : 106
Nasdem : 83
Hanura : 66
PPP : 51
PBB : -
PKPI : 12

 
Jadwal Pemilu Legislatif di Dapil Luar Negeri - Dapil - Waktu Pelaksanaan :

Abu Dhabi - 4 April 2014
Amman - 4 April 2014
Ankara - 6 April 2014
Athena - 6 April 2014
Baghdad - 5 April 2014

Bangkok - 5 April 2014
Beijing - 30 Maret 2014
Beirut - 6 April 2014
Beograd - 5 April 2014
Berlin - 5 April 2014

Bogota - 5 April 2014
Brazilia - 30 Maret 2014
Brussel - 5 April 2014
Bucharest - 5 April 2014
Buenos Aires - 5 April 2014

Canbera - 5 April 2014
Chicago - 5 April 2014
Damascus - 3 April 2014
Darwin - 5 April 2014
Den Haag - 5 April 2014

Dili - 5 April 2014
Dubai - 4 April 2014
Frankfurt - 5 April 2014
Guangzhou - 6 April 2014
Hamburg - 5 April 2014

Hanoi - 6 April 2014
Helsinki - 5 April 2014
Ho Chi Minh - 6 April 2014
Hongkong - 30 Maret 2014
Islamabad - 6 April 2014

Istanbul - 6 April 2014
Jeddah - 5 April 2014
Johor Bahru - 6 April 2014
Kaboul - 31 Maret 2014
Kairo - 5 April 2014

Kopenhagen - 30 Maret 2014
Kota Kinabalu - 6 April 2014
Kuala Lumpur - 6 April 2014
Kuching - 6 April 2014
Kuwait - 4 April 2014

Kyiv - 4 April 2014
Lima - 5 April 2014
Lisabon - 6 April 2014
London - 5 April 2014
Los Angeles - 5 April 2014

Madrid - 6 April 2014
Manila - 6 April 2014
Marseille - 6 April 2014
Melbourne - 5 April 2014
Mexico City - 6 April 2014

Moskow - 4 April 2014
Mumbai - 5 April 2014
New Delhi - 6 April 2014
New York - 5 April 2014
Paris - 6 April 2014

#Sumber: Bisnis

Selengkapnya

Daftar 19 Lembaga Resmi Pemantau Pemilu 2014

Selain akan diramaikan dengan sejumlah hasil hitung cepat, pemilihan legislatif atau Pileg 2014 juga akan diawasi oleh sejumlah lembaga pemantau.

Berdasar data dari KPU Pusat, terdapat 19 lembaga pemantau pemilu legislative pada 9 April 2014 yang sudah terakreditasi.

Adapun 19 lembaga pemantau Pemilu 2014 yang terakreditasi di KPU adalah:

    Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat (JPPR)
    Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPPP)
    Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem)
    Garda Santri Nusantara
    Perhimpunan Indonesia untuk Buruh Migran Berdaulat (Migrant Care)
    Pendiri Yayasan Kemanusiaan Erihatsu Samasuru Lesuri Tapirone
    Perkumpulan Reclassering Indonesia
    Yayasan Pembangunan Kwalitas Bangsa Cq Lembaga Study International Ora Et Labora
    Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES)
    Partnership for Govermance Reform (Kemitraan)
    LSM Pijar Keadilan
    Aliansi Jurnalis Independen (AJI)
    Perkumpulan Badan Eksekutif Litbang dan Advokasi Sosial
    Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI)
    Himpunan Insan Pers Seluruh Indonesia (HIPSI)
    Lembaga Pemantau Penyelenggara Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (LP3-NKRI)
    PT CYRUS Nusantara
    Institute for Democracy, Politics and Human Right (Indepth Indonesia)
    Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI)

Selengkapnya